The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 181. Memberikan sebuah teror


__ADS_3

Melihat Hao Chen dengan aura merah darah yang menakutkan dan niat membunuh yang sangat mengerikan, membuat orang-orang tersebut merinding ketakutan.


Ditambah lagi pedang yang berwarna merah pekat seakan diwarna oleh darah murni membuat bulu kuduk mereka berdiri karena takut, ditambah dengan niat pedang yang keluar dari pedang yang digunakan oleh Hao Chen.


"Lari! jangan sampai tertangkap!" Ucap salah satu orang yang segera melarikan diri.


Namun Hao Chen hanya diam terpaku menatap mereka yang mulai lari satu persatu, tapi dapat dengan jelas dari matanya jika Hao Chen tidak akan membiarkan salah satu dari mereka hidup.


"Segera hubungi akademi untuk menjemput kalian, kalian tidak perlu khawatir tentang musuh yang mendadak datang sebab pelindung tersebut akan sulit diatasi oleh dewa kelas satu." Ucap Hao Chen yang segera pergi dengan kebencian yang mendalam.


Lalu salah satu dari mereka yang lari dari Hao Chen segera berkata, "Kenapa kita harus lari? bukannya kita dapat mengatasinya dengan mudah, ditambah lagi kita memiliki jumlah yang banyak."


"Kau ini! apakah kau tidak sadar jika orang tadi sangat menakutkan?" kata salah satu dari mereka dengan ekspresi ketakutan.


"Biar pun kita bekerja sama dengan baik untuk mengalahkannya, itu hanya menjadi upaya sia-sia saja, karena kita melihat jika salah satu rekan kita terlihat menderita dan seperti disiksa oleh serang orang tadi." Ucap pemimpin mereka yang memiliki kekuatan yang luar biasa.


Disaat mereka mulai membahas berbagai macam hal, secara tiba-tiba teriakan kesakitan terdengar dengan keras.


"AAAAAAAA...! TOLONG AKU!!!!"


Suara tersebut segera membuat mereka semua kaget, dan membuat mereka segera melihat kebelakang dimana cahaya merah darah yang dipenuhi oleh kebencian yang kuat.


"Satu..!"


Secara tiba-tiba Hao Chen mulai melesat dengan cepat kearah mereka semua dan mulai membunuh mereka satu persatuan tanpa ampun, dimana setiap orang yang kena serangan Hao Chen akan terbakar oleh api hitam legam yang tidak hanya membakar tubuh tapi roh dan jiwa mereka sampai lenyap.

__ADS_1


"Lari! lari secepat mungkin!" perintah pemimpin mereka.


"AAAAAAAA...!"


"Tolong aku...!"


"Pemimpin tolong...!"


Jeritan ketakutan dan suara penderita segera terdengar dengan keras, setiap kali Hao Chen berhasil membunuh satu orang.


Ketakutan yang tak pernah merasakan rasakan segera muncul dihati mereka, sosok Hao Chen bagaikan teror yang menakutkan dan seperti sosok pembunuh berantai.


Satu demi satu semua orang yang terlibat dalam penyerangan terhadap murid akademi langit cerah mulai berkurang dan dihabisi oleh Hao Chen, membunuh tanpa ekspresi dan cara membunuh yang begitu menakutkan membuat orang-orang tersebut semakin takut.


Sampai dimana hanya ada tersisa satu orang yaitu pemimpin orang-orang tadi, dimana dia segera terjatuh karena saking takutnya dia pada Hao Chen yang menghabisi semua orang-orangnya.


"Am-Ampuni aku..." ucap pria itu dengan ekspresi ketakutan.


Lalu Hao Chen segera bertanya dengan tatapan menakutkan, "Sekarang jawab pertanyaanku baik-baik, kenapa kalian mengincar murid-murid akademi langit cerah, Siapa yang memerintah kalian, dan dimana markas orang yang memerintah kalian semuanya. Semakin cepat kau menjawab maka akan semakin cepat hal ini akan berakhir."


Niat membunuh yang mengerikan membuat pria itu segera merinding dan kesulitan untuk berbicara, berdasarkan padanya Hao Chen lebih mirip seperti Dewa pembunuh yang kejam.


"Akan aku hitung sampai tiga, jika kau tidak menjawab maka kau akan segera berakhir." Ucap Hao Chen dengan dingin.


Pria itu segera berkata sambil mengompol, "Kami telah diperintahkan oleh pemimpin Istana iblis ke-7 kaisar dewa iblis merah untuk mengatasi sebuah misi yang menurutnya kecil, ia tidak ada diplanet ini namun disebuah planet yang telah dia buat sendiri dan kami memiliki sebuah markas yang dekat sekali dari sini, jika kau terus berjalan kedepan."

__ADS_1


"Lalu apakah kalian tau tentang orang yang bernama Hao Tian atau Li Qingchan?" tanya Hao Chen dengan tatapan mata yang penuh dengan kebencian.


"Aku pernah mendengar jika kaisar dewa iblis merah pernah bertarung melawan Hao Tian dan pertarungan tersebut berakhir dengan kemenangan Hao Tian, walaupun kalah kaisar dewa iblis merah malah senang dan bersemangat akan hal tersebut. Untuk saat ini kami tidak tau dimana dia karena ketika kami berusaha untuk menangkapnya, dia berhasil lolos bahkan bisa lari cengkraman kaisar dewa iblis matahari yang merupakan pimpinan istana iblis ke-3." Jawabannya dengan daya hidup yang terus menipis.


"Karena kau telah menjawabnya dengan benar, maka kau dapat mati...!" api hitam legam segera membakar tubuh orang tersebut.


Setelah itu Hao Chen segera melanjutkan tindakannya dan meninggalkan orang itu yang terlihat sangat menderita oleh api hitam Hao Chen, setelah itu dia segera melesat dengan cepat menuju kemarkas yang disebut oleh orang tadi.


"Sepertinya ada salah satu akademi ataupun sekte yang memilik hubungan dengan iblis, dimana mereka meminta agar pengikut iblis untuk mengganggu akademi langit cerah." Batin Hao Chen yang mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres.


Setelah lama berfikir sambil menuju ke tempat markas mereka Hao Chen segera mengelengkan kepalanya, karena dia harus memberi tahu masalah ini pada Xiao Qi dan Yiyi.


"Tapi sebelum itu aku harus membereskan mereka semua...!" ucap Hao Chen dengan aura kebencian yang sangat dalam.


Disaat Hao Chen berhasil menemukan lokasi markas mereka, dia melihat banyaknya manusia yang dimanfaatkan dan disiksa sebagai sumber hiburan, ditambah lagi terdapat banyak tumpukan mayat manusia yang ada ditempat itu.


"Keterlaluan...!"


Dengan penuh amarah Hao Chen segera menyerang semua musuhnya tanpa ampun dan membakar mereka dengan api kesedihan yang berwarna hitam legam, dengan tujuan agar mereka sangat tersiksa.


Tempat tersebut segera hancur lebur dan darah mengalir layaknya sebuah sungai, tumpukan mayat manusia setengah iblis maupun yang merupakan iblis murni menghiasi tempat tersebut.


"Harusnya ini sudah berakhir sekarang." batin Hao Chen yang berdiri ditumpuk mayat iblis dan manusia brengs*k.


"Wah...Wah...Wah, tidak aku sangka jika tempat ini telah menjadi hancur lebur, bahkan tidak ada satu pun dari mereka yang hidup."

__ADS_1


Tapi sebuah suara segera terdengar, dimana suara tersebut berasal dari sebuah mayat yang tiba-tiba bangkit, dimana kekuatan yang keluar dari orang itu benar-benar membuat Hao Chen tertekan.


__ADS_2