
Setelah kejadian kemarin, keributan besar segera terjadi ditempat para guru.
Tapi dapat dipastikan bahwa mereka berkemungkinan akan mendapatkan hukuman dari guru.
Karena mau bagaimana lagi, semua murid baru benar-benar sangat arogan dan sombong hanya karena lulus dari jalan surgawi.
Walaupun tidak semua dari murid baru yang mendapat hukuman, murid baru itu tidak lain adalah Hao chen dan Su Yao yang telah lebih dahulu menyadari akan terjadi hal yang seperti ini.
Sementara itu disalah satu asrama murid akademi Langit cerah, ada Sosok laki-laki dengan rambut putih keperakan yang merupakan Hao chen yang saat ini sedang siap untuk memulai aktivitas.
"Aku tidak tau apa yang terjadi pada mereka, tapi yah aku tidak peduli juga, karena aku mempunyai kehidupan aku sendiri." Ucap Hao yang segera mulai lari.
Seperti biasa Hao chen akan membantu para pengurus akademi, walaupun hal yang dilakukan oleh Hao chen itu membuang waktu. Tapi Hao chen selalu mendapat pengetahuan dari mereka.
Setelah dia selesai beraktivitas dan kembali kekelas Hao chen selalu melakukan hal seperti biasa, yaitu merenung dan melamun.
Tapi entah mengapa, setelah lama menunggu tidak ada tanda-tanda murid lain datang dan hal ini membuat Hao chen bingung.
Sampai giliran Su Yao datang, tapi dia juga segera terkejut melihat sisi kelas sepi dan hanya ada Hao chen saja.
"Ini...apa yang terjadi kenapa hanya ada kamu saja dikelas?" tanya Su Yao dengan bingung.
"Aku juga tidak tau, bahkan aku telah lama menunggu tidak tanda murid lain datang." Jawab Hao chen sambil mengangkat pundaknya.
Lalu dengan perasaan aneh Su Yao segera berjalan dan duduk ditempatnya biasa, tapi setelah duduk dan menunggu tidak ada tanda-tanda murid lain akan datang.
Sampai guru Yiyi datang kekelas, tapi ada yang aneh dengan tatapannya ketika melihat Su Yao dan Hao chen.
Lalu Yiyi segera berkata dengan kagum" Tidak kusangka bahwa kalian merupakan murid baru yang masih bertahan, bahkan satu-satunya yang mendapat poin."
Tapi Hao chen dan Su Yao hanya diam serta bingung, karena perkataan Yiyi.
"Um...guru Yiyi! bolehkah kami berdua tau kenapa banyak murid tidak datang kekelas?" tanya Hao chen.
"Mereka saat ini akan mengikuti pelajaran khusus hanya untuk mereka saja!" jawab Yiyi dengan senyum menakutkan.
Segera Hao chen dan Su Yao merasa merinding melihat senyum menakutkan Yiyi, lalu tanpa ada pembicaraan lagi mereka segera memulai pelajaran.
__ADS_1
.....
Setelah pelajaran mereka selesai Yiyi tanpa banyak bicara segera pergi, yang segera membuat Hao chen dan Su Yao merasa aneh.
Lalu Hao chen segera berdiri dan berangkat untuk pergi, tapi Su Yao segera menghentikan tindakannya.
"Ada apa?" Tanya Hao chen dengan bingung.
"Bi-Bi-Bi-Bisakah...kau ikut denganku sebentar?" tanya Su Yao dengan wajah memerah.
"Memangnya ada apa sampai kau ada perlu denganku?" tanya Hao chen lagi.
"Ah...! sudah ayo segera ikut aku!" ucap Su Yao yang segera meraih tangan Hao chen dan segera menuntunnya.
Dengan perasaan aneh Hao chen hanya bisa diam dan segera menurut, selama perjalanan mereka berdua hanya sunyi tak berbicara sama sekali.
Sampai mereka tiba disebuah tempat yang sangat unik, dimana energi kehidupan ditempa itu sangat tebal dan murni.
Lalu Hao chen segera melihat seorang wanita cantik dengan rambut merah menyala duduk dengan tenang, seakan sudah tau mereka akan datang.
Kemudian ketika mereka berdua telah sampai ditempat wanita itu, Su Yao segera memberi salam padanya.
"Tidak perlu seformal itu, silahkan duduk." Dengan suara lembut dia segera meminta Hao chen dan Su Yao duduk.
Tanpa banyak bicara mereka segera duduk, tapi Hao chen segera merasa aneh ketika dia duduk dengan wanita tersebut.
"Kalau boleh tau kenapa anda memanggil saya?" tanya Hao chen dengan bingung.
"bolehkah aku tau apa Martial soulmu?" tanya guru Su Yao.
"Martial soulku adalah Naga kosong dan pedang Amethyst..." jawab Hao chen yang masih bingung.
"Benarkah? tapi apakah Naga kosongmu memiliki keistimewaan?" tanya guru Su Yao lagi.
"Ah...! keistimewaan khusus yang dimiliki oleh Martial soulku adalah kemampuan kontrol element!" jawab Hao chen.
"Apa elemen yang dapat kau kontrol atau seberapa banyak yang bisa dikontrol olehmu?" tanya guru Su Yao lagi.
__ADS_1
"Um...kenapa aku harus menjawab ini?" tanya Hao chen kembali dengan perasaan aneh.
"Kau tidak berhak untuk tau! kau hanya boleh menjawab pertanyaanku saja!" jawab guru Su Yao yang segera memberikan tekanan.
Tapi sungguh disayangkan guru Su Yao malah terpental jauh dan menabrak pilar besar, oleh cahaya Sembilan warna yang keluar dari tubuh Hao chen.
"Guru...!" dengan perasaan khawatir Su Yao segera menghampiri gurunya yang seperti orang sekarat.
"Huh...! kau berani bertindak seperti itu tanpa alasan yang jelas! kau pikir kau satu-satunya yang terkuat?"
"Yang membuat kau terpental tadi adalah secuil kekuatan ibuku saja!" ucap Hao chen yang masih diselubungi cahaya Sembilan warna.
Guru Su Yao hanya bisa diam dan tak dapat bergerak karena sekarat seperti akan mati.
Kemudian Hao chen dengan kesal segera pergi dengan perasaan marah, lalu ditengah perjalanan pulang Hao chen berkata "Kau terlalu meremehkan kasih sayang seorang ibu...!"
Tanpa melirik kebelakang Hao chen segera pergi dan meninggalkan guru dan murid tersebut.
Ditengah perjalanan pulang keasrama, secara tiba-tiba dia bertemu dengan kakek kebun.
Lalu Kakek kebun itu segera melambaikan tangannya pada Hao chen yang meminta untuk datang padanya.
Walaupun Hao chen sedang kesal dia tetap menghampirinya, lalu Hao chen segera bertanya" ada apa Kakek kebun?"
"Tidak ada aku memintamu untuk santai dan duduk sebentar." jawab Kakek kebun.
Karena ingin menenangkan diri Hao chen pun mau duduk.
"Kau seperti terlihat kesal?" tanya kakek kebun.
"Ya...guru Su Yao tadi membuat aku kesal!" jawab Hao chen yang masih marah.
"Oh...apa yang terjadi sampai dia membuatmu kesal?" tanya Kakek kebun.
"Hah...dia bersifat arogan, jika dia ingin bertanya atau memiliki pertanyaan lakukan baik-baik. Tapi dia segera memberikan tekanan padaku, hanya karena aku bertanya apa tujuannya! tapi dia segera dihajar oleh kekuatan ibuku!" jawab Hao chen yang perlahan mulai tenang.
"Oh...pantas saja aku merasakan kekuatan yang luar biasa, ternyata darimu!" ucap Kakek kebun itu.
__ADS_1
"Oh...ya, kalau boleh tau siapa anda sebenarnya? sampai bisa memasuki tempat ini, dimana hanya orang-orang penting dari akademi langit cerah saja yang bisa masuk?" tanya Hao chen dengan perasaan aneh.