
Wilayah kerajaan bunga api, dikenal sebagai kerajaan yang sangat kuat dan memiliki harga diri yang tinggi, memiliki kekuatan militer yang mengerikan, serta teknologi perang yang cukup menakutkan.
Tapi yang membuat kerajaan bunga api sangat kuat adalah, kemampuan para kultivator elemen api yang sangat terkenal di kekaisaran manusia, dimana kerajaan tingkat rendah akan pikir-pikir dulu sebelum menyingung kerajaan ini.
Namun kerajaan ini ada dalam posisi terpuruk dan menyedihkan, sebab raja mereka saat ini Yan Guanzi telah melakukan hubungan kerjasama dengan sekte iblis, dan hal tersebut membuat kerajaan ini akan bisa diserang kapan saja, baik itu dari kerajaan lain atau sekte dan akademi besar yang memiliki kebencian terhadap sekte iblis.
Sebenarnya Yan Guanzi tidak menjabat sebagai raja tahun ini, tapi karena ambisinya. Dia telah menjatuhkan ayahnya sendiri yang merupakan raja sebenarnya dari kerajaan bunga api, bahkan dia tidak segan-segan menggunakan cara kotor, dan buruknya lagi dia telah bekerjasama dengan sekte iblis untuk memperkuat posisinya sebagai raja.
Karena hal itu untuk memasuki kerajaan bunga api sangat sulit untuk sekarang, terutama untuk Hao Chen dan teman-temannya yang ingin menuju ke tempat keluarga Qian.
"Sepertinya kita akan mendekati perairan laut kerajaan bunga api." Ucap Ling Feng sambil melihat peta.
"Kita harus menyusun rencana, sebab aku mendengar jika kerajaan bunga api sulit diakses, jika kita salah sedikit. Kita yang akan mendapatkan masalah." Zhou Yuan segera memberikan saran.
"Baiklah aku setuju, tapi dimana Hao Chen?" Ling Feng bertanya.
Mereka segera melirik kearah Su Yao dengan tatapan aneh, dan ia hanya mengangkat pundaknya.
"Dia berada dikamar, aku juga tidak tau kenapa dia terus berada dikamar setelah kita pergi dari kota bulan es. Jika kau ingin bertemu dengannya, panggil saja dia." Ucap Su Yao dengan acuh.
"Ah...ya, biar aku memanggilnya." Xie Yu segera berinisiatif untuk memanggil Hao Chen.
Tapi Zhou Yuan dan lainnya terus menatap kearah Su Yao dengan curiga, "sepertinya terjadi sesuatu pada mereka berdua." itulah yang mereka pikirkan.
"Hump! dia sama sekali tidak keluar dari kamarnya, dan juga kenapa ketika aku memanggilnya dia tidak membukakan pintu?" batin Su Yao sambil cemberut.
Beberapa saat kemudian Xie Yu dan Hao Chen segera datang, tapi mereka merasakan keanehan pada Hao Chen. Sebab dia terlihat sangat senang, entah apa yang terjadi padanya, tapi ia seperti mendapatkan sesuatu yang bagus.
"Baiklah aku disini, kita bisa membicarakan rencanannya." UcapĀ Hao Chen segera.
"Apa kau tidak perlu penjelasan tentang apa yang terjadi?" tanya Qi Zijing.
"Tidak perlu, Xie Yu telah menceritakan semuanya." Jawab Hao Chen dengan santai.
__ADS_1
Tapi Hao Chen segera menyadari tatapan kesal yang diarahkan padanya, dan ketika dia melirik kebelakang.
Dia menemukan jika Su Yao menatapnya dengan kesal, dan dia hanya diam serta memalingkan wajahnya.
"Ugh...sepertinya aku telah membuatnya marah." batin Hao Chen dengan senyum pahit.
"Untuk memasuki kerajaan bunga api, aku telah memahaminya dengan jelas. Jadi dengarkan rencanaku..." Hao Chen segera mulai berbicara.
Hao Chen segera menjelaskan rencananya pada teman-temannya, walaupun ada beberapa dari mereka yang kurang setuju. Tapi pada akhirnya rencana Hao Chen adalah pilihan terbaik untuk memasuki kerajaan bunga api, tanpa perlu ketahuan ataupun menggunakan kekerasan.
"Tapi diantara kita berdelapan, Zhou Yuan dan Meng Zhu adalah orang yang terkenal, dan rencana ini mungkin akan sangat sulit dilakukan." Ucap Ling Feng dengan tatapan aneh.
"Tidak hanya mereka berdua, tapi kalian berempat juga sangat mencolok. Tapi sepertinya Zhou Yuan dan Meng Zhu benar-benar sangat mencolok, terutama aura keanggunan dari mereka berdua." Hao Chen segera berfikir sejenak.
Memang benar darah Phoenix api dan es yang dimiliki oleh Zhou Yuan serta Meng Zhu sangat mencolok, tapi Hao Chen berfikir hal tersebut dapat dimanfaatkan.
Setelah berfikir panjang, Hao Chen berhasil mendapatkan sebuah ide yang bagus. Tapi ketika ide tersebut muncul dipikirkannya, senyum licik diwajahnya muncul, dan hal tersebut membuat takut ketujuh teman-temannya.
"Hehe...sepertinya kita bisa memanfaatkan hal tersebut." Ucap Hao Chen dengan senyum menakutan.
"Tunggu! kenapa harus aku yang menjadi pusat perhatian?" Zhou Yuan bertanya dengan bingung.
"Alasannya sederhana, aura dari Phoenix dari kalian berdua sangat cocok untuk penyamaran kali ini, dan kalian berdua juga memiliki penampilan seperti seorang bangsawan, bahkan seperti raja dan ratu." Jawab Hao Chen sambil mengedipkan matanya.
Segera Zhou Yuan dan Meng Zhu memerah dan jantung mereka berdetak kencang, sehingga mereka hanya bisa diam serta menundukkan kepalanya.
"T-Tapi kak Hao Chen, apakah tidak apa-apa kita keluar dengan penampilan asli kita? bukannya kami sudah cukup terkenal saat turnamen pemuda berbakat?" tanya Meng Zhu dengan malu-malu.
"Tentu saja kita tidak sepenuhnya keluar dengan penampilan asli kita, jadi aku akan menggunakan kemampuanku untuk membuat penyamaran pada kita semua." Jawab Hao Chen dengan santai.
"Nah sekarang karena semuanya telah setuju, kita akan mulai merias sekarang." Ucap Hao Chen yang segera menatap Zhou Yuan dan Meng Zhu.
"Hehehehe...baiklah."
__ADS_1
"Tunggu! tunggu sebentar! bukannya terlalu cepat?!"
"Tidak!!!"
-
-
Lalu setelah beberapa jam setelah memasuki perairan kerajaan bunga api, kapal yang ditumpangi oleh Hao Chen dan lainnya telah berlabuh di pelabuhan utama kerajaan bunga api.
Dan benar saja, beberapa prajurit kerajaan bunga api yang merupakan kultivator Soul Master, setidaknya mereka memiliki basis kultivasi sekitar ranah Soul Sage.
"Turun secara perlahan! kami akan memeriksa identitas kalian!" ucap seorang prajurit.
Ketika para penumpang keluar, para prajurit terkejut melihat keagungan dari Zhou Yuan dan Meng Zhu.
"Maafkan menganggu, bisakah kami mengetahui tujuan anda kemari?" tanya Prajurit itu dengan sopan.
"Kami hanya ingin berlibur saja, dan aku tidak memiliki tujuan lain." Ucap Zhou Yuan yang dalam kondisi menyamar.
"Lalu enam orang yang ada dibelakang anda?" Prajurit tersebut bertanya dengan penasaran.
"Mereka adalah pengawal ku." Jawab Zhou Yuan dengan acuh.
"Ba-Baiklah kalau begitu, selamat datang dikerajaan bunga api." Prajurit tersebut segera mengucapkan selamat datang, dan segera pergi.
Ketika para prajurit tersebut menjauh, Zhou Yuan dan lainnya segera bergerak dengan cepat, dan segera mencari tempat untuk menginap.
"Mengerikan! benar-benar sangat mengerikan! aku pikir kita akan ketahuan." Ucap Zhou Yuan yang masih merasa gugup.
"Kita bisa santai sekarang, tapi penyamaran ini harus tetap kita gunakan sampai kita memasuki wilayah keluarga Qian. Apakah kau mengerti tuan muda?" tanya Hao Chen sambil terkekeh geli.
"Hentikan! jangan mengejekku kak Chen!" Zhou Yuan segera berkata dengan marah.
__ADS_1
"Sudahlah...kita harus serius sekarang, sebab saat ini kita sedang memasuki sarang harimau." Ucap Hao Chen sambil tersenyum.