The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 256. Serahkan padaku


__ADS_3

Hao Chen segera menyipitkan matanya ketika membaca kata 'Zhu' pada Seni tubuh yang dia dapatkan, karena nama ibu angkatnya juga Zhu.


"Apakah ibu memiliki hubungan dengan permaisuri giok?" batin Hao Chen dengan penuh tanya.


Lalu Hao Chen segera membaca kedua teknik tersebut dengan lebih teliti dan dia menemukan beberapa informasi yang cukup menarik.


"Su Yao! kemari dan lihatlah apa yang baru saja aku temukan!" Hao Chen segera memanggil Su Yao yang terlihat suram.


Tanpa pikir panjang Su Yao segera mendatanginya, walaupun dia nampak seperti kehilangan semangat untuk hidup.


"Ada apa?" tanyanya dengan nada suram.


"Aku mendapatkan teknik yang cocok untukmu." Jawab Hao Chen sambil tersenyum.


Kemudian Su Yao segera melirik kearah gulungan yang Hao Chen baca. Setelah itu matanya segera berbinar-binar penuh semangat, ekspresi suramnya telah digantikan oleh ekspresi segar dan bersemangat.


"Ini teknik pondasi dan seni tubuh bukan?!" tanya Su Yao dengan penuh semangat.


"En...Teknik pondasi ini dinamakan dengan 'Pemurnian kehidupan dan kehancuran'. Lalu Seni Tubuh ini bernama 'Tubuh Permaisuri Zhu'." Jawab Hao Chen sambil menggelengkan kepalanya.


"Sini! Sini! cepat serahkan padaku!"


Dengan segera Su Yao mengambil kedua gulungan tersebut dan membacanya lebih baik, tapi ada sedikit rasa kecewa dimatanya.


"Apa? ternyata kedua teknik ini belum selesai?" tanya Su Yao dengan penuh rasa kecewa.


"Kau harus membaca semuanya dengan benar, dan kau akan melihat isi pesan terakhir." Ucap Hao Chen yang segera menunjuk kearah tulisan diakhiri gulungan tersebut.


"Hem?"

__ADS_1


Su Yao segera membacanya dengan benar, dan menemukan fakta yang cukup mengejutkan jika kedua teknik ini bisa digunakan walaupun belum selesai sepenuhnya, tapi Su Yao lebih terkejut lagi ketika mereka mendengar fakta jika orang yang menciptakan kedua teknik ini adalah manusia pertama yang berhasil mencapai ranah Lord of God.


"Lu-Luar bisa! ditambah lagi yang menciptakannya adalah seorang wanita, dia pasti ahli terkuat dizaman dulu." Pujian segera dikatakan oleh Su Yao dengan tulus.


Tapi Hao Chen segera memiringkan kepalanya dan memasang ekspresi penuh tanya, karena dia cukup terkejut mendengar jika orang yang menciptakan kedua teknik ini adalah manusia pertama yang berhasil mencapai ranah Lord of God.


Sebab dari yang ia tau, jika ibu angkatnya Qian Zhu adalah manusia pertama yang benar-benar telah mencapai ranah True Lord of God, jadi apakah kedua teknik ini memiliki hubungan?


"Andaikan saja ada yang bisa menyempurnakannya..." Gumam Su Yao sambil berangan-angan.


Hao Chen yang mendengar hal itu segera berkata, "Aku bisa menyempurnakannya."


Mendengar perkataan Hao Chen, Su Yao segera kaget dan bertanya, "Apakah kau benar-benar sangat yakin?! kau tidak bercanda bukan?!"


Kemudian Hao Chen segera mengambil kedua gulungan tersebut dan menggunakan kesadaran Ilahinya untuk memindai nya.


"Sepertinya aku benar-benar bisa menyempurnakannya, sebab entah mengapa aku merasakan energi yang sangat akrab." Ucap Hao Chen dengan suara lembut.


"Ayo! Ayo! Ayo! jika kau yakin dengan hal itu, aku akan percaya." Ucap Su Yao dengan senyum tulus.


Ketika mereka keluar dari ruang tersebut, mereka segera disambut oleh Xu Jing yang memasang ekspresi yang berbeda dari saat mereka bertemu.


"Apakah kalian telah menemukan apa yang telah kalian cari?" tanya Xu Jing dengan lembut dan memancarkan aura kekeluargaan.


Hao Chen dan Su Yao sempat bingung dengan perubahan sikap Xu Jing, tapi Su Yao segera mengambil tindakan lebih dahulu.


"Ya! terimakasih atas segalanya Yang mulia." Ucap Su Yao sambil menangkupkan kedua tangannya.


"Tidak perlu seformal itu, lagi pula kau memiliki garis keturunan dariku, walaupun kau tidak bisa mewarisi gelar Permaisuri Giok, aku dapat memberikan hadiah kecil untukmu." Xu Jing segera berkata dengan tulus.

__ADS_1


"Bantuan kecil? apa itu Yang mulia?" tanya Su Yao dengan penasaran.


Xu Jing segera menjawab dengan senyum tipis, "Kau dapat memasuki alam khusus yang aku ciptakan untuk memurnikan Kekuatan Giok surgawi didalam tubuhmu itu, sebab Kekuatan itu dapat membantumu menenangkan energi dari kaisar naga emas yang berada didalam tubuhmu."


"Alam khusus? tunggu dulu, apa yang ada maksud adalah dunia pribadi permaisuri giok pertama itu?" tanya Su Yao dengan keras.


Lalu Xu Jing menjawab dengan senyum misterius, "Tentu saja, lagi pula dunia itu adalah milikku dan aku lupa mengenalkan diri sendiri. Baiklah kau bisa memanggilku dengan permaisuri giok pertama Xu Jing."


"Pe-Permasiuri giok pertama...?!" Su Yao segera terkejut dengan fakta yang baru saja dia dengar, sebab sosok yang ada didepannya adalah orang yang benar-benar sangat terhormat.


"Tidak perlu sampai seperti itu, bagaimana? kau mau terima tawaran dariku?" tanya Xu Jing.


"Em...bukannya ada orang-orang yang jauh lebih baik dariku? seperti contohnya ibuku yang menjadi permaisuri giok sekarang. Lagi pula jika anda membantuku maka...bukannya anda akan menghilang?" Su Yao segera merasa tidak enakkan.


"Hahahaha...tidak perlu khawatir dengan hal itu, karena aku juga sudah terlalu lama beranda disini dan terus merasakan kesepian. Jadi aku ingin memberikan segalanya padamu, aku dapat menyakini jika kau tidak perlu menjadi seorang pemimpin atau menjadi permaisuri giok berikutnya, karena ini murni permintaan tulus dariku." Ucap Xu Jing sambil memikirkan sesuatu yang sangat menyenangkan.


Melihat hal itu Hao Chen yang mengamati pembicaraan mereka berdua sedikit terkejut, sebab suasana ini terasa sangat familiar dengan hal ini.


Disisi lain Su Yao sedikit ragu menerimanya dan segera melirik kearah Hao Chen.


"Tidak...jangan bertanya padaku, yakinlah padamu sendiri. Jika kau takut aku akan lama menunggu, aku tidak mempermasalahkannya. Lagi pula untuk menyelesaikan dua teknik ini juga butuh waktu, dan akan aku usahakan untuk menyelesaikan sebelum kau menyelesaikan pewarisnya." Ucap Hao Chen dengan senyum tulus.


Melihat hal itu Su Yao segera memerah dan berkata pada Xu Jing dengan penuh keyakinan, "Baiklah senior saya akan menerimanya!"


Melihat keyakinan Su Yao, Xu Jing segera tersenyum puas dan segera membuka sebuah portal yang menuju ke alam khusus yang dia buat.


"Baiklah ayo kita mulai prosesnya, kau tidak perlu khawatir sebab berbeda ruang waktu yang ada didalam cukup jauh, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan." Ucap Xu Jing yang segera masuk duluan.


Sementara itu Su Yao kembali melirik Hao Chen yang masih berdiri ditempat yang sama, dan segera melambaikan tangannya dan tersenyum manis.

__ADS_1


Lalu Hao Chen segera menutup matanya dan menatap ke langit-langit ruang singgasana, pikirannya segera kemana-mana dan tidak karuan.


Tapi Hao Chen segera mengelengkan kepalanya dan menunjukkan tekat yang kuat dihatinya, dimana setelah itu ia segera mencari sebuah tempat untuk menyempurnakan dua teknik yang baru saja dia dapatkan.


__ADS_2