
Ketika Hao Chen memasuki celah dimensi tersebut, sedikit keterkejutan muncul dipikirkannya, karena dia tidak menyangka jika kekuatan ruang dan waktu yang ada disini lumayan kuat.
"Sepertinya penguasa alam dewa benar-benar sangat selektif dalam memilih pewarisnya, aku jadi penasaran siapa yang akan mendapatkannya." Gumam Hao Chen yang dengan santai melewati badai ruang.
Ketika Hao berhasil keluar dan memasuki alam yang diciptakan oleh penguasa alam dewa terdahulu, dia sedikit terkejut merasakan energi yang luar biasa berada disekitar.
"Energi yang berada ditempat ini benar-benar luar biasa, bahkan aku sendiri yakin jika energi yang ada disini jauh lebih kuat dari pada alam ilahi kuno." Puji Hao Chen sambil mengangguk.
Lalu Hao Chen segera melirik kearah sekitarnya, dimana apa yang dia lihat hanyalah bentangan alam yang masih asri dan sejuk, bahkan Hao Chen sendiri merasa telah berada didunia lain.
Karena tidak tau harus memulainya dari mana Hao Chen segera terbang menuju kepusat dunia ini, dengan tujuan untuk mencari catatan Ilahi yang akan memperlengkap apa yang telah ia punya.
Ketika dalam perjalanan Hao Chen sering melihat banyak sekali hewan ilahi maupun hewan buas yang sangat kuat, dimana hal ini seperti disengaja oleh seseorang.
"Penguasa alam dewa ini sepertinya cukup keras dalam mencari pewarisnya, mungkin dulunya dia adalah seseorang yang sangat kuat." Batin Hao Chen yang melewati banyak tempat.
Tidak seperti yang diperkirakan dunia buatan penguasa alam dewa benar-benar sangat luas, tapi Hao Chen merasa jika dunia ini seperti ingin menjadi sebuah planet.
"Sepertinya para penguasa alam dewa menggunakan tubuh mereka untuk memperkuat dunia ini..." Ucap Tianlong yang ada dipikirannya.
"Menggunakan tubuh mereka sendiri? jadi tempat ini selain menjadi tempat untuk menerima warisan penguasa alam dewa, bisa juga dijadikan sebagai kuburan dari para kultivator?" tanya Hao Chen dengan sedikit penasaran.
Tianlong segera menjawab, "Itu benar, hewan ilahi dan mahluk hidup lainnya sengaja dimunculkan, ketika seseorang bertarung dengan mereka baik itu mati atau hidup, ada salah satu dari mereka yang akan menjadi nutrisi bagi dunia ini."
"Jadi mereka menggunakan kekuatan pelahap, sepertinya aku akan mencobanya nanti, lagi pula aku memiliki Kun Peng." Ucap Hao Chen yang mempercepat dirinya.
__ADS_1
Butuh waktu kurang lebih satu jam untuk mencapai pusat alam ini, seperti ciri khas alam ilahi kuno, Hao Chen akan disambut oleh sebuah istana yang megah, bahkan jauh lebih hebat dari alam Ilahi kuno.
Ketika Hao Chen menginjakan kakinya di tangga istana, secara tiba-tiba Hao Chen seperti memicu sesuatu ditempat ini.
"Mereka sedang memeriksa kondisimu, karena siapa pun yang menginjak kakinya ditempat ini pasti ingin mendapatkan warisan yang ada ditempat ini." Ucap Tianlong dengan segera.
"Jadi apakah aku harus mengikutinya atau menghancurkannya?" tanya Hao Chen yang sepertinya tidak suka dengan perlakuan seperti ini.
Lalu Tianlong segera berkata, "Tidak perlu melakukan hal yang merepotkan, kau hanya perlu menghindari aula kaisar didalam istana ini, jika kau mau bisa saja kau mencobanya."
Hao Chen tidak meresponnya lagi dan segera menjelajahi istana ini dengan tujuan mencari catatan Ilahi, walaupun ketika ia menemukan ruang harta dia akan langsung menjarahnya tanpa tersisa satu keping emas pun.
Memang seperti yang dikatakan oleh Tianlong, jika mencari catatan Ilahi benar-benar sangat sulit dari pada yang dikiranya.
"Sepertinya ini akan sangat sulit, aku perlu waktu sekitar satu hari penuh untuk membuka pelindungnya." Gumam Hao Chen sambil duduk bersilang.
Hao Chen segera melepaskan kesadaran Ilahinya untuk memindai struktur dari pelindung yang ada dihadapannya, benar saja strukturnya benar-benar sangat rumit dan acak-acakan.
"Ugh! benar-benar akan memakan waktu yang lama, tapi harta dan catatan Ilahi pasti ada didalam tempat ini." Batin Hao Chen sambil tersenyum pahit.
Lalu proses pun segera dimulai dengan Tianlong yang berjaga-jaga, karena dia merasa jika ada sesuatu yang akan mengganggunya.
"Sepertinya aku harus melakukan penjagaan ketat, tapi aku merasa jika para penguasa alam dewa sedang mengawasi sesuatu, mungkin mereka menemukan calon pewaris nya." Ucap Tianlong dengan ekspresi serius.
Lalu Tianlong segera menggunakan aura dewa miliknya untuk menyelubungi tempat ini, untuk dijadikan sebagai peringatan pada mereka.
__ADS_1
"Tidak ada siapapun yang dapat memasuki tempat ini selama aku masih ada!"
Tianlong segera menggunakan kekuatan kesadarannya untuk memberikan peringatan, kekuatan yang mengerikan segera membuat istana bergetar hebat.
Dimana hal tersebut segera mengganggu orang-orang yang baru saja memasuki istana ini.
"Apa itu?" tanya Zou Qing yang saat ini sedang dikawal oleh orang-orang kekaisaran.
"Sepertinya itu adalah sebuah tanda untuk kita, mungkin kita perlu mengeksplorasi jauh lebih dalam." Jawab seorang pria tua sembari mengelus jenggotnya.
Zou Qing hanya mengangguk setuju dan melanjutkan langkahnya, karena jika ia berhasil mendapatkan warisan penguasa alam dewa maka ada kemungkinan besar ia akan pulih, bahkan akan menjadi lebih kuat.
Setelah satu hari Hao Chen berhasil melenyapkan pelindung yang menutupi seluruh tempat misterius tersebut, tapi Hao Chen segera kelelahan karena kesadaran Ilahinya dilepaskan selama satu hari penuh.
"Fuih...melelahkan sekali, ngomong-ngomong kenapa aku merasa aura dewa ya?" tanya Hao Chen dengan kebingungan.
"Itu aku..." jawab Tianlong yang segera muncul dihadapannya.
"Begitu ya...memangnya apa yang telah terjadi ditempat ini?" tanya Hao Chen dengan penasaran.
"Sepertinya ada beberapa orang yang berhasil masuk dan jumlahnya semakin bertambah, jadi aku menggunakan aura dewaku untuk menjagamu." Jawab Tianlong yang sepertinya sangat mengantuk.
"Sepertinya kau kelelahan? kenapa kau tidak beristirahat saja?" Hao Chen segera memberikan saran pada Tianlong.
"Aku bisa menahannya, lagi pula aku penasaran dengan isi yang ada didalam ruangan itu sampai-sampai orang sepertimu kesulitan membuka ruang ini." Ucap Tianlong dengan malas.
__ADS_1