The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 244. Kabar


__ADS_3

Disisi lain disebuah tempat yang berada diakademi langit cerah, sekelompok orang yang memiliki usia yang sama dengan Hao Chen sedang berkumpul menghadap para tetua dan guru penting akademi.


Lalu orang yang duduk ditengah meja yang merupakan Kepala sekolah akademi langit cerah Zang Wu, diikuti oleh beberapa guru yang sangat kuat seperti Yiyi, Xiao Qi, Zhang Feng, dan Han Fei.


"Kalian telah berusaha keras pada turnamen kali ini, kontribusi kalian pada akademi sangatlah besar. Maka dari itu kalian sudah sepantasnya mendapatkan hadiah dari akademi." Ucap Zang Wu dengan senyum bangga.


Orang yang dimaksud adalah Zhou Yuan dan lainnya yang telah berhasil memenangkan turnamen pemuda berbakat untuk dua kategori Junior dan Senior sekaligus, bahkan mereka berenam mendapatkan gelar sebagai pemuda ajaib.


"Benarkah!" Ling Feng segera berseru keras dan diikuti oleh Zhou Yuan serta lainnya.


"Kalian akan langsung dinobatkan sebagai murid inti yang akan mendapatkan bimbingan khusus dari guru akademi, juga kalian mendapatkan banyak sumberdaya untuk kultivasi Kalian, bahkan masih ada banyak lagi." Ucap Zang Wu dengan keras.


Zhou Yuan dan lainnya segera semangat dan sangat senang dengan hadiah yang diberikan oleh akademi, karena sebuah kejadian tak terduga telah membuat mereka mendapatkan banyak hal yang akan sangat berguna.


Tapi secara tiba-tiba Zhou Yuan berkata, "Itu... bisakah aku menyampaikan sebuah permintaan khusus."


Zang Wu serta para guru lainnya segera bingung dengan sikap Zhou Yuan, tapi mereka tetap mengangguk setuju dan mengizinkan Zhou Yuan untuk berbicara.


"Kami sebenarnya ingin membuat dua orang agar menjadi murid inti, apakah itu tak masalah?" tanya Zhou Yuan dengan ekspresi serius.


Ling Feng berserta lainnya juga mengangguk setuju, karena kedekatan mereka sebagai teman terutama pada Hao Chen dan Su Yao, benar-benar mirip seperti sebuah saudara.


"Maaf ini sebenarnya agak sulit..." Zang Wu hanya bisa bingung dengan permintaan Zhou Yuan.


Mereka yang mendengar hal tersebut hanya bisa kecewa dan muram, sampai Yiyi segera berkata.


"Jika yang kalian maksud adalah mereka berdua, apa yang kalian inginkan justru tidak berguna bagi mereka." Ucapnya.

__ADS_1


Zhou Yuan segera kaget dengan perkataan Yiyi, karena siapa yang tidak ini menjadi murid inti akademi, dimana mereka akan mendapatkan banyak manfaat.


"Memangnya apa alasannya?" tanya Xie Yu dengan penasaran.


"Hehehehe...ini adalah rahasia keluarga, lagi pula jika aku membandingkan kalian dengan mereka berdua, kalian hanya seperti seekor semut." Jawab Yiyi dengan senyum misterius.


Setelah perkataan itu banyak orang yang berdiskusi tentang hal tersebut, karena pemuda yang ada dihadapan mereka adalah generasi terbaik saat ini.


Tapi hanya beberapa orang yang ada disana yang paham seperti Xiao Qi dan Yu Quan.


"Keluarga?" Zhou Yuan segera bingung dengan maksud dari perkataan Yiyi.


"Kalian harus tau jika neneknya adalah ibuku, jadi aku dan ayahnya satu keluarga, maka dari itu dia adalah keponakanku." Ucap Yiyi sambil tersenyum tipis.


"Apa...?!" mendengar fakta tersebut mereka segera kaget, bahkan sampai tidak menyangka akan hal ini.


Zhou Yuan dan lainnya segera terbakar oleh semangat yang membara, karena mereka tidak tau akan sekuat apa ketika mereka kembali.


"Hahahaha! aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, tapi sepertinya kalian benar-benar terbakar oleh semangat, baiklah kalian bisa mulai besok kalau mau." Ucap Zang Wu dengan senyum puas.


"Ya!" mereka segera berseru keras dengan semangat yang membara.


****


Disisi lain Hao Chen yang saat ini sedang mempelajari catatan Ilahi, secara tiba-tiba mendapat sesuatu jika ada perasaan hangat dihatinya.


"Hem? apakah musim semi akan berlangsung?" Hao Chen segera memasang ekspresi bingung dan diikuti oleh senyum aneh.

__ADS_1


"Dari pada itu, kenapa aku merasa jika bentuk pedang darah pada Martial Soulku selalu bergejolak?"


Hao Chen segera mengeluarkan Martial Soulnya yang kini mulai terdapat warna merah darah, dia juga dapat merasakan energi yang mengerikan pada Martial Soulnya.


Lalu Hao Chen segera mengubah bentuknya menjadi pedang darah yang sangat jarang digunakan olehnya, disaat dia bentuk pedang darah terwujud.


"Swoss!!"


Cahya merah darah segera melonjak keluar dan disertai oleh hawa membunuh yang sangat mengerikan, aura yang mendominasi serta dapat membuat bulu kuduk berdiri.


"I-Ini apa yang sebenarnya terjadi?" Hao Chen segera bingung melihat Martial Soulnya yang saat ini mengambil bentuk pedang darah.


Beruntung Hao Chen sempat membuat penghalang, karena jika tidak kondisi seperti ini akan banyak menarik perhatian.


"Apakah Martial Soulmu telah menyerap sebuah artefak yang sangat kuat?" tanya Tianlong yang segera keluar.


Hao Chen segera menjawab dengan bingung, "Aku tidak tau, saat itu aku mendapatkan sebuah pedang yang disebut pedang darah, karena kekuatan dari artefak tersebut sangat luar biasa, aku segera memutuskan untuk menyatukannya pada Martial Soulku."


Sementara itu Tianlong segera bingung dengan apa yang terjadi, bahkan dia sendiri juga merasa merinding dengan aura yang keluar dari pedang tersebut.


"Siapa pun yang menjadi pemilik pedang ini pastilah sangat hebat, aku sendiri cukup yakin dia setidaknya memiliki kekuatan untuk menghancurkan sebuah planet dengan sekali tebas." Batin Tianlong dengan kekaguman dimatanya.


Disisi lain disebuah gunung yang dimana ada sebuah patung raksasa terunik dengan berbentuk tiga kepala dan enam tangan, berserta wajah yang menakutkan berdiri tegak.


Lalu ada seorang pria yang memiliki rambut panjang berwarna abu-abu putih dengan mata tertutup, secara tiba-tiba membuka matanya dan memperlihatkan mata mereka yang mengerikan.


"Sepertinya ada manusia yang berhasil menaklukkan pedangku, sepertinya ini akan menarik saja, kuharap dia berhasil melewati cobaan yang akan kuberikan." Ucap pria itu sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2