The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 308. Pengetahuan yang berharga


__ADS_3

Ketika mereka semua setuju akan menghadiri pelelangan yang akan dilaksanakan besok, semua orang yang ingin memasuki dunia pasir api segera mempersiapkan banyak kristal roh, bisa juga seperti Su Yao yang membuat Pill agar mendapatkan banyak kristal roh.


Disisi lain Hao Chen segera memasuki dunia pribadinya yang telah direncanakan sebelumnya, dan ketika dia memikirkan perkataan Tianlong sebelum sembari mengamati dunia miliknya. Entah mengapa ada beban yang sangat besar muncul, dan lagi dia juga harus tetap waspada dengan banyak harta yang dimiliki olehnya.


Berbeda dengan beberapa tahun terakhir, dunia kecilnya kini telah diakui dan Hao Chen bisa menggunakan segalanya tanpa hambatan.


Ketika dia sudah sampai dipusat dunianya, Hao Chen akan disambut oleh pohon raksasa yang memancarkan energi kehidupan yang sangat murni, dan tentu saja pohon emas dengan daun perak yang indah tersebut adalah pohon samsara, dengan pengaruh waktu didunia ini pohon samsara telah banyak berkembang, dan tentunya memiliki banyak manfaat yang baru.


Lalu disebelah pohon tersebut terdapat rumah yang Hao Chen bangun beberapa tahun lalu, dia memanfaatkan segala macam batuan dan bahan berharga untuk membuatnya.


"Kau sudah datang rupanya, kemarilah." Suara Tianlong bergema di bawahnya.


Ketika dia turun Tianlong ternyata telah menunggunya tepat dibawah pohon samsara dengan tenang, entah mengapa Hao Chen membenci wujud manusia Tianlong karena beberapa alasan.


"Baiklah sekarang katakan padaku apa yang ingin kau bicarakan..." Hao Chen langsung ketopik utama pembicaraan.


"Pertama longgarkan lautan ilahimu, dan aku akan memberikan seluruh catatan Ilahi yang kau kumpulkan, tentunya catatan Ilahi ini telah aku murnikan." Ucap Tianlong yang dengan santai meminum anggur.


Hao Chen pada awalnya bingung, tapi setelah mengetahui jika catatan Ilahi yang dikumpulkan olehnya telah dimurnikan, semangat dan rasa senang menghiasi wajahnya.


Setelah melonggarkan lautan Ilahinya, Tianlong segera meletakkan jari telunjuknya dikening Hao Chen. Lalu cahaya emas yang memancarkan aura kuno segera muncul, dan cahaya itu segera memasuki kepala Hao Chen.


Ekspresi Hao Chen segera berubah, rasa sakit dikepalanya benar-benar sangat mengerikan, berbagai macam pengetahuan masuk kedalam pikirannya, bahkan Hao Chen sendiri ragu jika pengetahuan yang didapatkan ada yang memilikinya.


"Hah...haah...hahh! mengerikan aku sungguh tidak menyangka jika pengetahuan sebesar itu telah masuk kedalam kepalaku." Hao Chen bergumam dengan nafas terengah-engah.


"Kau benar-benar monster! aku pikir hanya bisa memberikan beberapa hal penting dari catatan Ilahi ini, tapi kau telah menyerap segalanya! bahkan pengetahuan yang kau miliki telah melampaui yang aku ketahui!" Tianlong berkata dengan ekspresi pucat.


Hao Chen tidak merespon perkataan Tianlong, justru dia langsung meditasi untuk menyaring setiap pengetahuan yang diperoleh.


Melihat hal tersebut Tianlong hanya bisa menghela nafas, "Benar-benar sangat menakutkan, kau tau catatan Ilahi yang kau serap itu sebagainya adalah milikku semua. Bahkan aku sendiri tidak bisa menyerap semuanya." Dia hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Segera Hao Chen tengelam dalam meditasi mendalam dalam waktu singkat, dengan bantuan Tianlong dia tidak perlu khawatir terlalu lama disini, jadi dia hanya perlu menyaring segalanya dengan baik.


-


-


Entah berapa lama Hao Chen masih berada pada kondisi meditasi mendalam, tapi ketika dia membuka matanya akan ada perubahan besar pada dirinya, walaupun tidak menambah kekuatannya tapi dengan pengetahuan yang dimiliki olehnya, itu adalah hal yang sangat berharga dan tak ternilai.


Senyum segera muncul diwajah Hao Chen, dan secara perlahan ia segera membuka matanya. Tapi ada banyak hal mengejutkan terjadi padanya, terutama mata birunya kini mulai diselimuti cahaya emas murni.


"Ugh...tubuhku sulit digerakkan." Hao Chen segera sadar jika otot-ototnya kaku, dan tubuhnya sulit merespon tindakannya.


"Jangan bergerak...biar aku membantumu berendam didanau samsara." Tianlong secara tiba-tiba muncul, dan dengan cahaya hijau mengelilinginya Hao Chen segera diceburkan ke danau emas disekitar pohon samsara.


"Bisakah kau melakukan sedikit lebih pelan?" Hao Chen segera geram dengan tindakannya.


"Hahahaha! sekarang bagaimana perasaan mu?" tidak memperdulikan pertanyaan Hao Chen, dia justru lebih untuk menanyakan hal yang lebih penting.


Tentu saja itu semua benar, sebagai contoh ada beberapa profesi yang terkenal didunia kultivator diseluruh alam semesta, seperti ahli Alkimia, master Aray, pembuatan Artefak, dan banyak lainnya.


Lalu setiap master dalam profesi tersebut dibagi menjadi beberapa tingkatan yaitu, Bumi, Langit, Roh, Surga, Suci, Saint, Origin, Kuno, Dewa, Celestial.


Jika untuk harta berharga seperti Pill, herbal, tanaman, dan artefak. Diurutkan menjadi beberapa tingkatan yaitu, Biasa, Bumi, Langit, Roh, Misteri, Suci, Saint, Origin, Kuno, Jiwa, Surgawi, Dewa, dan Celestial.


Masing-masing dari hal tersebut dibagi menjadi tiga peringkat rendah, menengah, dan atas.


Bukan hanya itu saja masih banyak lagi, seperti alat tukar yang diperlukan oleh Hao Chen ketika harus membeli sumberdaya diplanet lain.


Sepertinya kristal roh, batu jiwa, kristal Saint, Kristal Surgawi, kristal Dewa, dan batu Celestial. Untuk diplanet surgawi mereka lebih biasa menggunakan kristal roh, sementara didalam Galaxy Star God lebih menggunakan kristal Saint.


Tentu saja diluar domain Galaxy Star God bahkan ada menggunakan kristal surgawi sampai batu Celestial, namun penggunaan kristal tersebut selain sebagai alat tukar, Juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk berkultivasi ataupun profesi lainnya.

__ADS_1


Informasi yang diperoleh oleh Hao Chen sangat banyak, dan pengetahuan tersebut hanyalah dasar yang harus dimiliki ketika ingin melintasi alam semesta yang maha luas ini.


"Hah...untung saja aku mengumpulkan catatan Ilahi, tidak aku sangka informasi yang diperoleh akan sangat bermanfaat nantinya." Gumam Hao Chen sambil tersenyum puas.


Setelah beberapa jam Hao berendam didanau samsara, tubuhnya sudah pulih total dan perasaan yang sangat melegakan muncul dihatinya.


Tapi hal tersebut hanya sekejap sampai dia menyadari semua harta yang ada didalam dunianya, merupakan harta yang sangat langka bahkan sudah dianggap punah.


"Ini...ini...apakah benar-benar nyata?" mata Hao Chen melebar melihat harta yang telah dia rampok dari berbagai tempat.


"Kau menyadarinya sekarang?" tanya Tianlong dengan senyum aneh.


"Eh? itu tentu saja aku mengerti sekarang, tapi aku cukup hebat dalam merampok harta." Hao Chen berkata dengan bangga.


"Kau dasar bocah aneh! kau tahu jika seluruh tanaman dan artefak didunia kecilmu ini semuanya berada ditingkat Celestial?!! bahkan ada diantaranya tidak bisa dinilai harganya!"


"Kau tau! pedang yang sering kau gunakan untuk memotong rumput itu merupakan Artefak tingkat Celestial tertinggi yang disebut sebagai pedang angin suci!!"


"Lalu kau menggunakan sebuah pohon giok biru sebagai pembersih udara, dan kau tidak sadar jika tanaman itu telah lama punah, dan nilainya jauh melebihi harta tingkat Celestial!!"


"Kemudian menggunakan sutra emas surgawi berusia lima puluh miliyar tahun sebagai bahan untuk membuat tempat tidur!! kau tau sutra emas surgawi itu bisa membuat ribuan domain Galaxy diseluruh alam semesta ini gila, karena manfaatnya!!"


"Yang paling menyakitkannya lagi, kau menggunakan batu Celestial dan kristal dewa sebagai bahan untuk membuat rumah!!"


Hao Chen terdiam dan tidak bisa berkata-kata karena apa yang dilakukan olehnya sebelum sadar nilai barang tersebut sangat menyakiti hati, jadi dia bisa mewajarkan sikap Tianlong yang dulunya merupakan sosok yang hebat.


"Dan kau dengan santainya menggunakan...."


"Agrhhhh! stop! stop! stopppp! aku tau, kau tidak perlu menjelaskannya lagi!" Hao Chen segera mencegah Tianlong mengomelinya lagi.


"Dasar kau raja perampok sialan, Hao Chen!!!" Tianlong berteriak sembari menarik rambutnya, dan memberikan julukan lain pada Hao Chen.

__ADS_1


__ADS_2