The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 333. Sembilan Bintang Surgawi


__ADS_3

Hao Chen segera tertegu ketika mereka energi misterius dari tubuh kekasihnya, dia tidak merasakan bahaya apapun dari kekuatan misterius pada tubuh Su Yao, energi itu terasa jernih dan tenang seperti sebuah air yang disinari oleh cahaya matahari.


"Su Yao?" Hao Chen segera meliriknya sekilas, tapi dia tidak bisa menatap matanya, sebab Su Yao memeluknya dengan erat.


Su Yao masih diam dan membenamkan wajahnya pada lengan pria yang dia cintai, dia tengelam dalam perasaan hangat dan sensasi yang menyenangkan pada hatinya.


Setelah Hao Chen menyatakan cinta padanya, Su Yao menyadari jika pria yang sedang dia peluk adalah sosok yang membuatnya merasakan kasih sayang selain dari ibunya, dan tidak hanya itu saat ini dia tidak kesepian sekarang, walaupun sedikit Qi Zijing dan teman-temannya benar-benar menerimanya dengan tulus.


Su Yao segera melepaskan pelukannya, dan berdiri tepat didepan Hao Chen sembari memegang buku emas tersebut.


"Setelah perjalanan yang begitu lama dan melelahkan, aku telah berhasil menemukan banyak emas yang sangat berharga. Kau tau Hao Chen, ibuku pernah mengatakan jika suatu saat nanti ada seseorang yang akan menggantikannya untuk melindungi dan mencintaiku, dan aku berhasil menemukannya." Su Yao tersenyum dan menatap sosok tampan dihadapannya dengan perasaan yang sangat dalam.


Disaat yang sama buku emas yang dipegang oleh Su Yao tiba-tiba bersinar oleh cahaya sembilan warna yang indah, energi yang terasa murni dan jernih mengisi tubuh Su Yao dengan cepat, dan gumpalan dilautan Ilahinya segera berubah menjadi sembilan bintang indah yang berbeda warna.


Sementara lautan energinya seperti sebuah kumpulan bintang yang membentuk lautan yang luas, kekuatan kekacauan yang berasal dari Kaisar Naga Emas juga ikut menjadi stabil.


Hao Chen yang melihat hal tersebut tercengang dengan rasa tidak percaya, "Tidak mungkin! itu energi bintang?"


Energi bintang yang sangat indah bergejolak disekitarnya, Su Yao seperti sedang dimandikan oleh energi bintang yang luar biasa, seluruh kekuatannya naik secara signifikan ketika energi bintang yang berasal dari buku emas misterius tersebut membasuhnya.


"Tidak mungkin! buku yang diberikan segel kutukan itu berhasil dibuka!" Ao Wu berseru dengan keras, saat dia muncul tiba-tiba disebelah Hao Chen.


"Kau bercanda denganku?! apakah kau tidak lihat jika buku itu berhubungan dengan kekuatan bintang?!" Hao Chen mengutuki pria tua disampingnya dengan marah.


"Itu....aku tidak tahu menahu tentang hal ini, tapi buku itu entah mengapa diberikan sebuah rantai kutukan yang mengerikan saat sampai disini." Ucap Ao Wu dengan perasaan campur aduk.


Hao Chen mengacuhkan perkataan Ao Wu, sebab api hitam yang dia tanamkan pada Su Yao pasti akan menghancurkan segala keburukan yang memasuki tubuhnya, dan lagi Hao Chen telah meletakkan segel naga dengan pedang pada Su Yao, jadi kekuatan spiritualnya akan langsung menyerang siapa pun yang berusaha menyakitinya.


"Kau ini...! terserahlah! jangan salah aku jika kekasihmu kenapa-kenapa!" Ao Wu menggerutu kesal dan segera menghilang.

__ADS_1


Setelah beberapa saat energi bintang berwarna-warni tersebut mereda dengan cepat, buku emas yang Su Yao ikut menghilang setelah energi bintang tersebut sepenuhnya diserap olehnya.


Su Yao segera tersenyum dan matanya yang indah segera terbuka, memperlihatkan sebuah keindahan yang tak tertandingi dari sosoknya yang ramping dan menggairahkan bagi siapa pun yang menatapnya, bahkan Hao Chen sempat linglung menatap wanita itu yang benar-benar sangat menawan.


"Teknik Sembilan Bintang Surgawi, nama yang sangat bagus dan aku menyukainya." Su Yao tersenyum ketika energi bintang yang sangat kuat masih menyelimutinya.


"Tubuhku sepertinya banyak berubah, akan sulit bagi orang lain menilai usiaku jika penampilanku seperti ini." Su Yao tidak bisa diam ketika penampilan berubah total ketika energi bintang yang murni merombak dan memurnikan dirinya.


"Hem..?" Su Yao berbalik ketika dia menyadari jika ada seseorang yang memperhatikannya dengan tatapan tajam dan intens.


Ketika Su Yao berpaling, dia tertawa pelan melihat wajah Hao Chen yang seperti orang kebingungan.


"Kenapa?" Su Yao bertanya secara tiba-tiba bergerak dengan menggunakan kemampuannya untuk segera muncul dihadapannya.


Hao Chen terkejut seperti telah mengalami serangan jantung, walaupun secara alami Su Yao dimatanya sama, tapi perubahan pada penampilannya benar-benar diluar akal sehat, Su Yao terlihat sangat cantik dan menawan sampai-sampai Hao Chen tidak bisa menyembunyikan keinginan dihatinya yang terdalam.


Su Yao yang melihat itu segera tersenyum nakal, dia segera mendekatinya dan memberikan beberapa sentuhan mesum padanya.


Hao Chen segera menjadi kaku, jantungnya berdetak kencang dan ada sesuatu yang mulai bangkit dari pikirannya.


Tapi ketika tangannya yang halus mulai bertindak berlebihan, "PAK!!" pukulan keras segera melayang pada pantatnya.


"Kya!!" Su Yao tersentak kaget dan tindakan nakalnya berhenti, tidak berhenti sampai disitu Hao Chen segera jitakan keningnya dengan keras.


"Aw! bisakah kau lebih lembut sedikit!" Su Yao menggerutu keras saat dia mengelus kening dan pantatnya.


"Kau ini! jika kau berani melakukannya lagi, aku tidak akan segan-segan padamu lagi." Ucap Hao Chen dengan nada mengancam.


Kata-kata tersebut tidak membuat Su Yao takut, justru dia memasang ekspresi mesum dan penuh keinginan yang dalam, "Oh...kalau begitu aku siap kapan saja, bahkan jika kau ingin melakukannya sekarang."

__ADS_1


Hao Chen tersentak dan merasa habis tersambar oleh petir, sikap Su Yao padanya benar-benar berbeda dari orang lain, bahkan pada teman-temannya sendiri.


Hao Chen segera bergumam dengan wajah memerah, "Sialan! jika dia terus bersikap seperti itu padaku, aku mungkin akan langsung melepaskan hasratku padanya! lagipula dari mana Su Yao belajar hal semacam ini?"


"Ada apa? kau menginginkannya? tapi kau harus ingat jika syaratnya masih sama." Ucap Su Yao dengan senyum menggoda.


"Ehem! kalau boleh tau apa yang kau dapatkan tadi adalah sebuah teknik? dari kelihatannya itu berhubungan dengan kekuatan bintang." Hao Chen segera mengalihkan topik pembicaraan.


"Pintar juga." Su Yao berkata dalam hatinya.


"Benar, itu adalah sebuah teknik yang berhubungan dengan kekuatan bintang. Namanya adalah Teknik Sembilan Bintang Surgawi, dan teknik ini diciptakan oleh seorang wanita yang menemukan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya." Jawabannya sambil tersenyum manis.


"Hah...aku sudah cukup lama mencari teknik yang berhubungan dengan kekuatan bintang, tapi selama beberapa Minggu ini tidak ada satupun yang menarik perhatianku." Ucap Hao Chen dengan nada sedikit kecewa.


"Benarkah? sepertinya aku bisa memberikan sedikit bantuan." Su Yao segera tersadar akan sesuatu.


"Apa itu? kau juga harus tau jika teknik itu terlihat sebuah warisan, dan hanya kau saja yang dapat menerimanya." Hao Chen segera cemberut.


"Kau terlalu meremehkan ku..." Su Yao secara memberikan ciuman panas pada bibir Hao Chen.


Hao Chen segera terkejut oleh tindakannya, dia ingin melakukan perlawanan, tapi setelah menyadari jika Su Yao memberikan sesuatu padanya, Hao Chen segera menerima perasaan tersebut.


Ciuman itu berlangsung lama, dan Hao Chen sedikit kesulitan mengontrol hasratnya, tapi setelah bibir mereka berpisah, Su Yao menatapnya sambil tersenyum.


"I-Ini...kau memberikan esensi bintang padaku?" Hao Chen bingung dengan rasa tidak percaya.


"Itu benar, kau dapat merasakannya efektivitas ketika melalui ciuman, dan jika aku memberikannya saat kita berhubungan intim maka efe...aw! itu sakit!" Sebelum menyelesaikan kata-katanya Hao Chen segera memukul pantatnya dengan keras.


"Sikapnya terlalu berbahaya jika terus menunjukkannya padaku, aku takut kami benar-benar melakukannya sebelum menikah." Hao Chen berkata dalam hatinya saat dia segera pergi untuk mengelola Inti energi bintang yang diberikan oleh Su Yao.

__ADS_1


Tapi tatapannya terfokus pada tangannya, dimana energi bintang berwarna putih seperti kaca, dan disertai oleh energi keunguan yang misterius menyelimutinya.


"Ini...energi kekacauan primordial?" Hao Chen merasa khawatir ketika melihat energi keunguan tersebut.


__ADS_2