
Zhou yuan, Ling feng, Xie yu dan Qi zijing hanya bisa sunyi setelah melihat bagaimana kejamnya Hao chen membantai seluruh kelompok Naga hitam.
Saat ini berdasarkan pandangan mereka Hao chen benar-benar seperti seorang Dewa pembantaian.
"Menakutkan sekali!" ucap Xie yu dengan keringat dingin.
"Tanpa ampun sama sekali, bukankah ini terlalu kejam?" tanya Qi zijing dengan perasaan takut.
"Wow...kak chen benar-benar jauh lebih kuat dari sebelumnya." puji Ling feng dengan kagum.
"Hem...memang sesuai dengan nama pedangnya, Pedang pembantaian...luar biasa!" sambung Zhou yuan.
Xie yu dan Qi zijing hanya bisa menghela nafas berat saat menilai reaksi Zhou yuan dan Ling feng, bagaimana tidak karena Zhou yuan dan Ling feng tau jika Hao chen tidak akan pernah menperdulikan siapa pun itu orangnya, jika berani membuat masalah dengannya dia akan tanpa ragu membunuhnya.
Maka dari itu mereka berdua terbiasa dengan sifat kejamnya, lalu tiba-tiba Qi zijing bertanya dengan perasaan takut dihatinya "Pedang apa yang dia pegang itu?"
"Oh kalau tidak salah itu Pedang darah Shura atau dikenal sebagai Pedang pembantaian!" jawab Ling feng dengan sikap biasa-biasa saja.
"Hanya nama saja sudah menakutkan!" ucap Qi zijing dengan tubuh gemetaran.
Sementara itu Hao chen yang saat ini masih diselubungi aura merah darah, hanya dengan dingin menatap tempat orang-orang yang tengelam dalam neraka ashura.
"Pemahaman aku tentang Pedang pembantaian semakin baik setelah pertarungan tadi." ucap Hao chen yang segera memasukan pedangnya kedalam sarungnya.
Lalu secara perlahan aura pembantaian segera berkurang dari tubuh Hao chen dan juga diikuti oleh hilangnya aura membunuh dari Hao chen.
"Hah...mereka lemah sekali, baiklah saat aku membantu keempat orang itu,aku akan langsung mencari keberadaan Rantai surgawi serta Inti energi ilahi." ucap Hao chen sambil meregangkan badannya.
__ADS_1
Lalu Zhou yuan dan yang lainnya segera mendatangi Hao chen, lalu Zhou yuan berkata dengan kagum "Kau hebat sekali kak chen!"
"Hahaha...baiklah lebih baik kita mempercepat mencari tempat penempaan tubuh yang bagus untuk kalian!" ucap Hao chen tanpa basa-basi dan langsung berjalan pergi.
Kemudian mereka segera mengikuti Hao chen tanpa adanya keraguan.
Setelah lama berjalan mereka berhasil menemukan sebuah tempat dengan dua buah patung berwarna merah dan berwarna kuning yang saling menghadap kearah sebuah tempat meditasi.
Karena hal tersebut Hao chen segera berhenti ditempat itu dan berkata dengan datar "Ini tempat yang cocok untuk mempraktekan teknik tubuhmu Zhou yuan!"
"Oh...benarkah itu kak chen?" tanya Zhou yuan dengan bahagia.
"Tentu saja dari aura elemen yang dipancarkan oleh tempat ini sangat kaya akan elemen cahaya dan api yang sangat cocok untuk kedua Martial soulmu." jawab Hao chen yang saat ini memakai kacamata, seperti seorang profesor.
"Baguslah kalau begitu! maka aku akan memulainya." Zhou yuan tanpa adanya keraguan segera duduk ditempat itu.
"Baiklah kemarikan gulungan teknik tubuhmu itu padaki!" ucap Hao chen dengan tegas.
Lalu Hao chen saat ini sedang membacakan sebuah mantra aneh dan juga menulis beberapa segel aneh diudara, kemudian segera keluar cahaya dari gulungan teknik tubuh roh cahaya milik Zhou yuan.
Cahaya itu segera bergerak dan menuju kekepala Zhou yuan, lalu ada banyak informasi yang masuk dipikirannya.
"Segera mulai, segera lepaskan kekuatan spiritualmu untuk mengontrol kekuatan penempaan ini mengerti!" ucap Hao chen melewati kesadaran spiritualnya.
Kemudian kedua patung tersebut menyala dan segera melepaskan elemen cahaya dan api secara bersamaan, lalu wajah Zhou yuan segera mengeluarkan keringat karena rasa sakit menakutkan.
"Baiklah kita bisa tinggalkan dia sekarang mari kita lanjutkan." ucap Hao chen yang langsung meningalkan Zhou yuan dan meletakan gulungan teknik tubuhnya disebelah tempat penempaan tubuh Zhou yuan.
__ADS_1
Mereka juga langsung mengikuti langkah Hao chen dari belakang, dimana saat ini Hao chen sedang melepaskan kesadaran spiritualnya untuk mencari tempat yang bagus untuk tiga orang temannya.
Kemudian sebuah tempat yang dikelilingi empat pilar aneh dan tempat duduk yang terbuat dari es, yang memiliki aura dingin menakutkan segera menarik perhatian Hao chen.
"Baiklah ini akan cocok untuk membentuk tubuhmu Ling feng." ucap Hao chen yang telah berhenti didepan tempat tersebut.
"Yosh...akhirnya!" Ling feng dengan semangat langsung duduk ditempat yang dingin tersebut dan menyerahkan gulungan tekniknya pada Hao chen.
Sama sperti yang dilakukan sebelumnya Hao chen mengulangi hal yang sama dengan Zhou yuan, dimana seberkas cahaya segera muncul namun Hao chen berkata dengan suara tegas "Ling feng kau harus ingat bahwa tempat penempaan tubuh yang kau tempati saat ini akan sangat mengerikan, karena tubuhmu akan secara perlahan diterpa oleh angin sampai memunculkan luka, lalu luka-luka tersebut akan dimasuki oleh aura dingi dari es yang ada ditubuhmu!"
"Aku tidak mempermasalahkannya segera mulai saja kak chen!" jawab Ling feng dengan suara tegas.
Hao chen hanya bisa menghela nafas dan segera tersenyum mendengarkan jawaban Ling feng, kemudian cahaya biru segera masuk kedalam kepalanya dan memberikan informasi yang beragam, lalu dia segera menutup matanya.
Kemudian angin kencang segera menerpa tubuh Ling feng dengan keras, diikuti oleh suhu dingin menusuk yang masuk kedalam tubuhnya.
Seperti biasa Hao chen memberika pesan yang sama dengan saat dia memberikan informasi keZhou yuan.
"Baiklah kalian suami dan istri yang terakhir, mari ikut." ucap Hao chen dengan nada mengejek dan segera pergi tanpa lupa meletakan teknik tubuh milik Ling feng disebelahnya.
Dengan wajah memerah Xie yu dan Qi zijing segera mengikuti langkah Hao chen tanpa ada keraguan.
Selama mencari tempat penempaan tubuh yang cocok untuk mereka berdua ada senyum aneh diwajah Hao chen yang memiliki niat aneh diwajahnya.
Setelah lama berjalan pada akhirnya menemukan sebuah tempat dimana ada sebuah cairan aneh yang mengeluarkan listrik yang kuat, karena hal itu Hao chen berhenti dan berkata pada mereka berdua "Baiklah tampat ini akan cocok dengan kalian berdua, karena ditempat ini mengandung elemen petir yang kuat, bahkan airnya saja mengandung listrik yang bermanfaat untuk tubuh."
Lalu mereka berdua segera masuk dan duduk secara bersamaan ditempat tersebut tanpa banyak bicara.
__ADS_1
Kemudian Hao chen segera melakukan hal yang sama dengan apa yang dia lakukan pada Zhou yuan dan Ling feng, tapi dia memberikan pesan tambahan kedalam cahaya tersebut dan segera memasukannya kedalam kepala mereka berdua.
Mereka berdua hanya menganguk paham ketika mendapatkan informasi tersebut dan segera menutup mata mereka dan segera memulainya.