Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Merry Me


__ADS_3

Di dalam kamar Alisya mondar mandir mencoba gaun lalu kembali bercermin dan berputar-putar.


"Warnanya terlalu mencolok" guman Alisya yang kembali melepas gaun di tubuhnya lalu kembali berjalan menuju walk in close.


Alisya terus mencoba mencari gaun yang menurutnya pas bahkan tidak hanya 2 atau 3 kali Alisya berganti tapi sudah berkali-kali membuat kamar yang tadinya rapi kini telah berantakan dengan puluhan gaun yang berserakan di lantai.


Hingga beberapa menit kemudian Alisya kembali berputar di depan cermin dengan wajah penuh akan kepuasan.


Setelah sekian lama mondar mandir dan membongkar semua isi walk in close akhirnya Alisya menjatuhkan pilihannya pada gaun berwarna Navi dengan mutiara-mutiara kecil sebagai hiasan gaun itu.


Gaun yang di kenakan Alisya



Alisya kembali membenahi make up dan rambutnya setelah itu Alisya segera menyambar tas kecilnya lalu berjalan keluar turun ke lobby karna Kenzo sudah menunggu di bawah sekitar 30 menit.


Menunggu 30 menit hanya karna Alisya dandan kalau di dunia nyata pasti laki-laki itu sudah ngomel tambah baca mantra tujuh rupa tujuh wujud tuh laki. benar nggak Readers?😂


Tak


Tak


Tak


"Maaf membuat kamu menunggu" ucap Alisya di hadapan Kenzo.


Kenzo terpaku melihat kecantikan Alisya yang begitu bersinar malam ini. Kenzo menurunkan pandangannya hingga menatap Alisya dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"Byyy" panggil Alisya tapi Kenzo masih terpaku tidak mendengarkan panggilan Alisya.


"Kenzo......!" teriak Alisya yang menarik-narik lengan Kenzo.


"Eh apa baby?"


"Kenapa malah bengong...? katanya mau makan malam kok malah diam" kata Alisya dengan muka cemberut.


"Haha sorry baby habisnya kamu terlalu cantik malam ini. aku jadi tidak ingin membawa kamu keluar baby" bisik Kenzo menatap penuh cinta dan damba Alisya.


"Kok gitu? aku sudah capek-capek dandan lho ini" protes Alisya.


"Aku hanya bercanda baby" ucap Kenzo terkekeh kecil melihat wajah Alisya yang begitu menggemaskan di saat sedang cemberut.


"Silahkan masuk Tuan Putri" kata Kenzo membukakan pintu lalu membungkuk ala-ala pangeran.


"Terima kasih" balas Alisya dengan senyum manis.


Lagi lagi Kenzo terpaku pada kecantikan Alisya yang tampak alami dan apa adanya membuat Kenzo semakin mengagumi dan mencintai Alisya.


"Ku harap semuanya akan berjalan lancar" guman Kenzo sebelum masuk ke dalam mobil.


"Baby kamu harus tutup mata dulu" kata Kenzo melirik Alisya.


"Kenapa?" tanya Alisya bingun.


"Nanti kamu akan tau sekarang berbalik aku akan menutup matamu dengan kain ini" kata Kenzo membalik Alisya membelakanginya lalu mulai menutup mata Alisya dengan seutas kain hitam.


Setelah selesai Kenzo langsung menjalankan mobilnya menuju tempat yang akan begitu bersejarah bagi mereka berdua.


Beberapa menit kemudian mereka akhirnya sampai di tempat yang di tuju oleh Kenzo. Kenzo turun dari mobil lalu berjalan membukakan pintu untuk Alisya dan langsung menggendongnya model bridal style.


"Apa mataku belum bisa di buka?" tanya Alisya karna dia cukup penasaran dengan tempat mereka sekarang.


"Sebentar lagi" balas Kenzo.


Kenzo sampai di depan sebuah meja yang hanya ada dua kursi yang sengaja di siapkan. Kenzo dengan hati-hati menurunkan mendudukkan Alisya di atas kursi.


"Hitungan ketiga kamu boleh membuka matamu baby" bisik Kenzo di telinga Alisya.


Kenzo lalu membuka penutup mata Alisya dengan hati-hati lalu mulai berhitung.


"Satu..."


"Dua..."


"Tiga..."


"Bukalah.......!"


Alisya membuka matanya dengan pelan-pelan lalu mengercapkan beberapa kali hingga matanya langsung membulat sempurna melihat pemandangan di depannya yang begitu indah



"Kamu suka baby?" bisik Kenzo.


"Hm ini sangat indah, sederhana namun cantik" balas Alisya melempar senyum balasan kepada Kenzo.


"Aku senang kamu menyukai kejutan ku baby" kata Kenzo berjalan duduk di depan Alisya hingga kini mereka berdua duduk saling berhadapan.


Kenzo tersenyum tipis melihat Alisya menatap penuh binar pemandangan di sekitar yang telah di hiasi oleh bawahan kepercayaannya yang siapa lagi jika bukan Asisten Dirga.


"Makanlah....!" ucap Kenzo lembut menyodorkan daging yang sudah di potong-potong kepada Alisya.


"Terima kasih" ungkap Alisya secara tulus yang hanya di balas senyuman dan anggukan kepala oleh Kenzo.


Akhirnya mereka berdua makan dengan tangan yang tidak terlepas terus saling bertautan bahkan keduanya sesekali akan saling menyuapi.


Beberapa menit kemudian mereka berdua sudah selesai makan.


"Baby kamu tunggu disini ya" kata Kenzo beranjak berdiri.


"Kamu mau kemana byy?" tanya Aruna bingun.


"Sebentar saja" balas Kenzo lalu mengecup kening Alisya dan berlalu pergi.


"Kenzo kemana sih?" guman Alisya saat Kenzo sudah 5 menit namun belum juga kembali.


Tring......


...My love...

__ADS_1


...Cintaku...


...There's only you in my life...


...Hanya ada kau dalam hidupku...


...The only thing that's bright...


...Satu-satunya yang terang...


Sreng.....


Tiba-tiba di arah barat terdengar suara petikan gitar dan langsung di sorot lampu menunjukan Kenzo sedang duduk di kursi.


"Kenzo..." guman Alisya.


Terlihat Kenzo tersenyum ke arah Alisya lalu kembali memetik gitar di tangannya.


...My first love...


...Cinta pertamaku...


...You're every breath that I take...


...Kaulah setiap nafasku...


...You're every step I make...


...Kaulah setiap langkahku...


...And I...


...Dan aku...


...I want to share...


...Aku ingin berbagi...


...All my love with you...


...Semua cintaku denganmu...


...No one else will do...


...Tak ada orang lain yang akan melakukannya...


...And your eyes...


...Dan matamu...


...Your eyes, your eyes...


...Matamu, matamu...


...They tell me how much you care...


...Mereka mengatakan padaku seberapa besar kepedulianmu...


...Ya, kau akan selalu menjadi...


...My endless love...


...Cinta abadiku...


...Two hearts...


...Dua jantung...


...Two hearts that beat as one...


...Dua jantung yang berdetak serentak...


...Our lives have just begun...


...Hidup kita baru saja dimulai...


...Forever...


...Selamanya...


...I'll hold you close in my arms...


...Aku akan menggenggammu dekat...


...I can't resist your charms...


...Aku tak bisa menahan pesonamu...


...And love...


...Dan cinta...


...Oh, love...


...Cinta...


...I'll be a fool...


...Aku akan jadi bodoh...


...For you...


...Untukmu...


...I'm sure...


...Aku yakin...


...You know I don't mind...

__ADS_1


...Kau tahu aku tak keberatan...


...Oh, you know I don't mind...


...Kau tahu aku tak keberatan...


...'cause you...


...Karena kau...


...You mean the world to me...


...Kau adalah dunia bagiku...


...I know...


...Aku tahu...


...I know...


...Aku tahu...


...I've found in you...


...Aku temukan dalam dirimu...


...My endless love...


...Cinta abadiku...


...Oh, and love...


...Dan cinta...


...Oh, love...


...Cinta...


...I'll be that fool...


...Aku akan jadi orang bodoh itu...


...For you...


...Untukmu...


...I'm sure...


...Aku yakin...


...You know I don't mind...


...Kau tahu aku tak keberatan...


...Oh you know...


...Kau tahu...


...I don't mind...


...Aku tak keberatan...


...And, yes...


...Dan ya...


...You'll be the only one...


...Kau akan jadi satu-satunya...


...'cause no one can deny...


...Karena tak ada yang bisa menolak...


...This love I have inside...


...Cinta yang aku miliki ini di dalam...


...And I'll give it all to you...


...Dan aku akan berikan semuanya untukmu...


Terlihat Kenzo berdiri mendekat ke arah Alisya dengan gitar dan terus bernyanyi dengan lembut hingga sampai di depan Alisya.


...My love...


...Cintaku...


...My love, my love...


...Cintaku, cintaku...


...My endless love...


...Cinta abadiku...


Tring


Treng


"Alisya Arkana Demian atau Alexi Arkana XU malam ini di saksikan oleh langit dan ribuan bintang di atas sana aku Kenzo Devandra Keano meminta dirimu dengan segenap jiwa dan ragaku untuk mendamping ku hingga tua dan ajal menjemput." Ucap pantang Kenzo langsung berlutut di depan Alisya.


Sreng....


Tiba-tiba di sebelah timur Alisya terlihat tulisan indah yang di hias sedemikian rupa hingga terlihat begitu cantik dan indah.


"WELL YOU MERRY ME?" ungkap Kenzo dengan membuka kotak cincin di depan Alisya.


"Yes I Will" jawab Alisya dengan senyum manis di bibirnya.

__ADS_1


Kenzo langsung memakaikan cincin di jari manis Alisya lalu menciumnya dan berdiri memeluk Alisya.


"I love you more" bisik Kenzo lalu mencium bibir Alisya.


__ADS_2