Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Pengganggu


__ADS_3

"Dengar baik-baik ya wanita genit. dia itu suami aku dan aku adalah istrinya bukan Adeknya" ucap Alisya lantang.


Hahahaha


Wanita di depannya itu bukannya percaya malah tertawa terbahak-bahak lalu menunjuk wajah Alisya.


"Kamu istrinya jangan becanda gadis kecil pria matang sepertinya mencari wanita cantik dan tentunya seksi seperti aku bukan gadis seperti kamu yang malah kelihatan seperti bocah" kata wanita itu menatap sinis Alisya.


"Hey Tante....! makanya jadi orang tuh dandan seadanya saja nggak perlu tebal seperti tepung bukannya terlihat cantik tapi jatuhnya kayak Tante-tante girang yang butuh belaian" balas Alisya dengan tak kalah sinis.


"Kamu memanggil ku Tante..? apa mata mu buta? bagaimana aku yang secantik dan seseksi ini kamu bilang Tante" bentak Wanita itu.


BRAKKK


Kenzo yang tadinya berencana hanya akan diam membiarkan Alisya menyelesaikannya sendiri hitung-hitungan sebagai samsak kekesalan Alisya namun darahnya langsung mendidik saat wanita asing itu membentak Sang Istri hingga Kenzo yang tidak bisa menahan emosinya langsung menggebrak meja lalu berdiri menarik pinggang Alisya hingga merapat padanya.


"Eh ganteng Kenapa pukul meja nanti tangannya sakit" ucap wanita itu yang ingin mengelus tangan Kenzo.


Plak


Alisya yang melihat itu langsung bertindak dengan memukul tangan wanita itu dengan keras.


"APA YANG KAMU LAKUKAN WANITA S*ALAN" bentak wanita itu menatap parah Alisya karna tangannya memerah karna pukulan Alisya.


Ya iyalah merah kan Alisya tuh petarung pukulan yang menurutnya biasa saja mah kalau menurut orang lain pasti luar biasa.


"Makanya kagak usah pegang-pegang suami aku najis tau.kamu itu bau kuman" balas Alisya.


"S*alan" umpat wanita itu yang mengangkat tangannya hendak menampar Alisya.


Hap


"Jangan coba-coba untuk melukai istri ku karna itu adalah batas kesabaran ku" desis Kenzo menatap tajam wanita di depannya.


"Sakit sayang" ringis wanita itu namun melempar tatapan menggoda kepada Kenzo.

__ADS_1


Krek


"AAAAAAAA"


BRUK Wanita itu berteriak nyaring saat tangannya di patahkan oleh Kenzo belum sampai disitu bahkan Kenzo juga mendorongnya hingga tersungkur di lantai dengan posisi yang tidak elit.


"pa yang membuat mu tidak percaya terhadap ucapan istri ku. lihat kami punya cincin pernikahan" kata Kenzo yang menarik tangan Alisya hingga cincin pernikahan mereka terlihat.


"Apa yang anda banggakan sebenarnya? p*yud*ra yang hasil operasi itu begitu pula pinggul, bokong, bibir bahkan yang ada pada seluruh tubuh mu hanya hasil operasi ingin membandingkan dengan istri ku cih sangat berbeda jauh ibaratnya kamu hanya kotoran di ujung kuku istri ku" ucap Kenzo.


Wanita itu menggeram kesal saat mendengar penuturan Kenzo apalagi saat mendengar bisikan-bisikan di sekitarnya namun karna keinginannya untuk mendapatkan pria di depannya membuat wanita itu membuang rasa malunya.


Wanita itu berdiri lalu menatap tajam Alisya dari ujung kaki sampai ujung kepala lalu tersenyum sinis.


"Apa yang lebih cantik dariku pada Nona ini dia hanya gadis kecil biasa saja Tuan akan lebih puas bila ber....." kalimat wanita itu terpotong dengan suara tamparan yang begitu nyaring.


"BERANI YA KAMU MENAMPAR KU. KAMU BELUM TAU AKU KARINA SEORANG....."


"Tidak perlu menyombongkan profesi kamu sebagai model internasional karna mulai sekarang karir yang kamu banggakan itu akan berakhir sampai disini" potong Alisya dengan suara datar dan terdengar mengerikan.


"Karna aku sebagai suaminya akan mengabulkan semua keinginannya" ucap Kenzo yang langsung menggendong Alisya.


Grep


Hanya butuh satu gerakan Alisya langsung berpindah berada di gendongan Kenzo.


"Nikmati kehancuran mu j*langg" desis Kenzo dengan suara rendah.


Karina masih terpaku di tempatnya bukan karena merasa terancam tapi bau parfum Kenzo yang tercium membuat sesuatu dalam dirinya bergejolak hebat.


"Cari tahu siapa pria itu aku menginginkannya " kata Karina dengan tatapan yang penuh akan minat.


"No.....nona Ki...kita dalam ba... bahaya" ucap manajer itu dengan suara yang terbata-bata.


"Ada apa lagi" sentak Karina kepada manajernya.

__ADS_1


"I...itu semua job kita di cancel" kata sang manajer dengan takut-takut.


Sontak hal itu membuat Karina langsung kaget dan membulatkan mata lalu merampas iPad yang ada di tangan manajernya lalu mulai membuka satu persatu Notif dalam iPad itu.


"Tidak mungkin. bagaimana ini bisa terjadi" Guman Karina yang geleng-geleng kepala dengan wajah panik yang terus menggeser layar iPad itu.


"Kenapa mereka semua mencancel semua job ku bahkan tidak ada penjelasan yang jelas" teriak Karina yang mengacak-acak rambutnya.


"Gadis itu...." tiba-tiba saja Karina mengingat perkataan Alisya yang akan membuat karirnya hancur.


"Tidak tidak pasti bukan dia itu mustahil gadis sepertinya bisa menghancurkan karirku. tunggu...! jangan-jangan pria itu" pekik Karina


"Cari tau cepat pria itu" pekik Karina yang meletakan iPad di tangan manajernya laku berlalu keluar karna dia mulai menyadari jika sudah banyak orang yang memotret bahkan mengambil videonya tadi.


Sampai di mobil Karina langsung masuk di ikuti manajernya lalu mereka segera meleset pergi karna banyak yang mengejar mereka sampai di luar restoran.


"Sudah kau dapatkan informasi kedua orang itu?" Karina bertanya saat sudah dalam keadaan aman.


"Eh itu Karina pria tadi adalah Kenzo CEO perusahaan Albarack Group dan gadis itu memang istrinya yang bernama Alisya Arkana Demian yang merupakan pewaris di Beatrix Company dan pewaris satu-satunya perusahaan terbesar di China" terang sang Manajer.


"Tidak mungkin" pekik Karina yang langsung menghentikan mobilnya di pinggir jalan lalu menarik iPad kembali.


"Nggak....! ini benar-benar nggak mungkin bagaimana bisa jika pria itu adalah Kenzo sedangkan yang aku tau CEO perusahaan itu adalah pria yang ini" kata Karina menunjuk gambar Dirga.


"Itu Asisten Tuan Kenzo Karina" balas sang Manajer.


"Sial ini semua gara-gara s*ndal itu. lihat saja apa yang akan aku berikan padamu nanti beraninya kamu membuat aku hampir kehilangan pekerjaan ku." umpat Karina yang Mengumpati Alisya yang hanya dari tadi terus mengingat wajah menyebalkan gadis itu membuat mood Karina tambah memburuk.


"Karin jangan lakukan apa lagi lebih baik kita fokus untuk mempersiapkan diri untuk menahan serangan dari para netizen nanti" kata sang manajernya dengan Nita menghentikan ide Karina.


"Aku seorang Karin dan seorang Karin tidak akan pernah mengalami dan menerima kekalahan. aku akan benar-benar membuat gadis itu tidak bisa bicara.


"Kamu benar-benar keras kepala Karin kamu nggak tau atau pura-pura nggak tau lawan kita adalah orang-orang terhormat apalagi di tambah Tuan Ke zo yang berada di samping Nona Alisya membuat akan sangat sulit mendekati nona Alisya." terang Sang Manajer.


"Diam biarkan aku berfikir rencana apa yang akan aku jalankan selanjutnya." sentak Karina.

__ADS_1


"Benar-benar keras kepala aku tidak mau dalam 1 Minggu aku harus bekerja lebih giat lagi. jadi jangan bawah-bawah nama ku nanti"


__ADS_2