
mentari pagi masuk menerobos di sela-sela Gorden kamar. sinarnya yang terang mulai mengusik tidur sosok tampan yang sedang terbaring di atas kasur King size itu.
" Ssssst..sial kepala ku....." Desis pria itu memegang kepalanya yang berdenyut sakit lalu beranjak turun dari ranjang berjalan masuk ke kamar mandi
beberapa menit kemudian Kenzo berjalan keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan. handuk di pinggangnya memperlihatkan dadanya yang di tumbuhi bulu-bulu halus dan perut kotak-kotak. Kenzo berjalan ke Walk in Close lalu mulai memilih pakaian setelah selesai ia mulai memilih jam dan sepatu
Tok tok tok
" Masuk "
" Tuan...."
" kita berangkat " potong Kenzo datar lalu berjalan keluar dari kamar
" Ke rumah sakit " Kata Kenzo tiba-tiba saat mobil sudah jalan
" Tapi Tuan kita ada pertemuan dengan Perusahaan Xx "
" Undur....aku harus menjenguk Alisya dan Cari toko bunga " perintah Kenzo yang tak ingin di bantah. Dirga hanya bisa menuruti keinginan Tuannya walau dalam hati ia ingin sekali menolak. padahal ada pertemuan penting dengan klien tapi Kenzo malah membatalkannya.
Dirga memberhentikan mobilnya di depan sebuah Tokoh Bunga dengan sigap Dirga keluar lalu membukakan pintu untuk Kenzo. Kenzo keluar lalu masuk ke dalam tokoh itu
" Bunga yang mana Tuan " Tanya penjaga Toko
Kenzo hanya diam sambil melihat-lihat bunga di depannya hingga tatapan matanya jatuh pada Kumpulan bunga Lily yang menurutnya sangat indah dan sangat pas dengan Alisya yang cantik
" Bisa kau katakan makna satu-satu bunga itu " kata Kenzo menunjuk kumpulan bunga Lily. Penjual tokoh itu tersenyum lalu berkata
" Untuk kekasih anda Tuan " tanya Penjual itu sambil tersenyum lalu mulai mengambil satu persatu tangkai bunga Lily sedangkan Kenzo hanya bisa menganggukan kepala sebagai tanda membenarkan
" Baiklah. Ini Namanya Lily Putih memiliki Makna yang mengandung kesucian, kemurnian, ketulusan, kemuliaan, kehidupan baru atau persahabatan " Papar penjual memegang tangkai Lily Putih
__ADS_1
" yang ini Lily kuning atau yellow Daylily bermakna akan keceriaan atau persahabatan tapi jika untuk kekasih mu lebih baik jangan karna bunga Lily kuning memiliki makna yang lain yaitu kepalsuan dan depresi "
" Lily Merah adalah simbol kemakmuran dan kekayaan di lambangkan dengan sumber kekuatan Gairah dan kekuatan yang besar "
" Lily Oranye atau Orange Daylily melambangkan akan kebencian penghinaan dan kesombongan walau begitu banyak orang yang menyukainya " Penjual itu dengan sabar menjelaskan satu persatu Bunga Lily yang di pegang kepada Kenzo
" Jika begitu berikan aku Bunga Lily putih itu dan 1 tangkai bunga Lily merah " kata Kenzo datar. penjual itu hanya tersenyum lalu mulai merangkai satu persatu tangkai bunga hingga beberapa menit kemudian bunga itu telah jadi
" Ini Tuan......" penjual itu memberikan bunga yang telah di buat semenarik mungkin kepada Kenzo. Kenzo langsung menerima bunga itu lalu membayar lalu beranjak keluar
" Semoga kekasih Tuan lekas sembuh " kata Penjual Bunga itu tiba-tiba membuat Langkah Kenzo berhenti namun hanya sesaat lalu Kenzo kembali berjalan menuju Mobilnya.
sampai di mobil Dengan sigap Dirga membuka pintu mobil untuk Kenzo. Setelah Kenzo masuk Dirga lalu masuk dan pergi meninggalkan Toko itu menuju Rumah Sakit.
hanya butuh 10 menit akhirnya Dirga dan Kenzo sampai di rumah sakit tempat Alisya di Rawat. Kenzo segera berjalan masuk ke dalam Rumah sakit dengan bunga di tangannya. Kenzo berjalan dengan santai menuju ruangan Alisya yang berada di Ruangan VIP karna Ia yang meminta kepada pihak rumah sakit untuk memberikan Alisya Ruangan VIP. Sampai di ruangan Alisya Kenzo langsung masuk
Ceklek
Kenzo hanya acuh terhadap keberadaan Maya lalu menghampiri Alisya lalu mengecup keningnya dengan penuh perasaan
" Bagaimana keadaannya " Tanya Kenzo tanpa menoleh ke arah Maya
" Tidak ada perubahan Tuan.....Alisya hanya melewati masa Kritisnya tapi Tidak tahu kapan Alisya akan sadar Tuan dokter menyatakan Alisya tidak punya keinginan untuk bangun " Cicit Maya hampir tidar terdengar.
" bisa kau ceritakan masa lalunya " Pinta Kenzo
"Eh..."
ceklek
" Tuan ini makanannya " Dirga meletakkan sebuah kresek di atas meja lalu duduk di sofa Ruangan milik Alisya
__ADS_1
" Makanlah Dulu Nona " kata Dirga Setelah melihat kode Kenzo. Dirga memerhatikan Wanita yang sedang duduk di depannya itu. Kantung mata yang hitam, mata Sembab, wajah pucat dan bibir yang pucat membuat Dirga geleng-geleng kepala
" makanlah Nona....Nona butuh tenaga untuk bisa menjaga Nona Alisya jika Nona sakit siapa yang akan menjaga Nona Alisya nanti " papar Dirga membuat Maya yang sedari tadi diam menunduk langsung mengangkat sedikit kepalanya. lalu beranjak berdiri mengambil makanan ya g telah di bawakan oleh Dirga. Apa yang Dirga katakan benar! dia butuh energi, dia butuh tenaga untuk menjaga dan merawat sahabatnya, Ia butuh kekuatan untuk bisa selalu berada di samping Alisya
Maya makan begitu lahap tanpa memperdulikan keadaan sekitar padahal tadi ia merasa tidak lapar tapi membayangkan Alisya yang sendirian ia langsung punya semangat untuk makan. lagi asyik-asyiknya makan tiba-tiba pintu terbuka lalu masuk kedua orang berjenis kelamin perempuan keduanya Berpakaian serbah hitamembuat Maya langsung tersedak
Uhukk uhukk
" minum dulu Nona " Dirga dengan Sigap menyodorkan botol minuman yang sudah ia buka untuk Maya
Gluk gluk
" Tuan...." Cicit Maya menatap takut ke arah kedua wanita di depannya yang hanya berekspresi datar
" Jangan Takut mereka adalah anggota kami. mereka berdua akan membantu Nona untuk menjaga Nona Alisya selama masih Koma " jelas Dirga
" Sial....jangan Lupa Maya mereka ini Mafia. Astaga Alisya kapan Lo bangun mereka ini menyeramkan....Lo pernah janji sama gue buat ajarin gue cara menembak dan beladiri tapi sekarang Lo malah terbaring tak berdaya seperti itu bagaimana jika mereka membunuh kita nanti " Jerit Maya menatap Ngeri kepada mereka semua
" Ariana Alya kalian berdua akan berjaga di dalam bersama Nona Maya untuk menjaga Nona Alisya selama 24 jam " Kata Dirga memberi instruksi kepada kedua wanita itu yang tak lain dan tak bukan Adalah Alya dan Ariana
" Baik Tuan " jawab patuh keduanya
" Nona Ceritakan kisah hidup Nona Alisya " pinta Dirga Setelah menerima Kode dari Kenzo
Maya langsung terdiam saat mendengar pertanyaan Dirga membuat nafsu makannya langsung hilang Entah kemana. Maya meletakkan makanannya lalu melihat semau orang yang berada di dalam ruangan itu lalu matanya menatap sendu Alisya yang berbaring penuh dengan kabel-kabel di atas tubuhnya
" haruskah aku menceritakan kisah mu kepada mereka semua. apa kau tidak akan marah di saat Lo sendiri saat membenci setiap orang yang mengetahui masa lalu mu " Hati Maya Bimbang antara bercerita atau tidak karna Ia sudah berjanji untuk merahasiakan kisah Alisya
Huuuu..
" Ku harap setelah mendengar ini kalian tidak memberikan tatapan iba kepadanya "
__ADS_1