Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Mengamuk


__ADS_3

"Kamu harus menikah dengan Yoona karna Yoona adalah anak dari wanita itu!" Kata Melinda yang terdengar tegas.


Dor


"Siapa yang berani menikahkan suamiku?"


Suara yang berada di belakang sana membuat orang-orang langsung berbalik begitu pula Kenzo.


Semua orang langsung menyingkir memberi jalan kepada sosok wanita yang baru masuk ke dalam acara itu. Wanita itu berjalan dengan gaya badasnya menatap tajam orang-orang yang berada di atas panggung sana. Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah Alisya sang istri tercinta dari seorang Kenzo Devandra Keano.


"Siapa yang berani menikahkan suamiku yang tercinta ini dengan wanita lain!?" Alisya berkata dengan nada datar dan terdengar mengerikan. bahkan tatapan tajamnya membuat Kenzo langsung memalingkan muka ke arah lain.


Glek


Kenzo menelan ludah kasar saat melihat jika istri tercintanya itu sedikit lagi akan mengamuk. Walau begitu Kenzo tidak panik sedikitpun jika Istrinya itu membunuh semua orang. Justru yang di takutkan Kenzo hanya satu.


"Sial. Bagaimana nasibku setelah ini? Jangan sampai Alisya mengusirku tidur di luar?" Kata Kenzo dalam hati yang sudah gelisah dan panik.


"Siapa yang ingin menikahkan kamu ha...?" Alisya bertanya dengan menatap tajam Kenzo.


"Baby aku...."


"Siapa!?" Potong Alisya datar.


"Dia baby. Dia yang ingin memisahkan kita" tunjuk Kenzo yang langsung menunjuk ke arah Melinda.


"Kau?" Tunjuk Alisya yang menunjuk Melinda dengan senapan panjang miliknya.


Melinda yang melihat senapan Alisya langsung membulatkan mata dengan tubuh yang bergetar ketakutan. Seumur hidupnya Melinda tidak pernah di todongkan senjata apalagi senjata yang begitu panjang dan besar seperti milik Alisya.


Melinda yakin sekali tembakan dari senjata itu maka kepalanya akan hancur lebur berkeping-keping. Namun mengingat harta dan semua aset kekayaan milik Kenzo membuat Melinda membuang rasa ketakutannya.


Nyatanya kedengkian Dan keirian serta ambisi yang besar untuk menguasai semua kekuasaan Kenzo yang merupakan anaknya sendiri. Membuat Melinda di butakan oleh ambisi tersebut hingga tak memperdulikan bila nyawanya terancam.


"Da.....dasar wa....wanita tidak tahu diri. Ken...Kenzo akan menikah dengan pilihan papa nya yaitu Yoona" dengan terbata-bata Yoona berucap menunjuk-nunjuk Alisa dan menunjuk Yona sebagai wanita pilihan dari Papa Kenzo.


Alisya yang mendengar itu langsung menggertakan giginya menahan amarah yang bisa meledak kapan saja.


"Kamu ingin menikah dengannya Kenzo Devandra Keano?" Tanya Alisya yang menatap tajam Kenzo seperti singa yang mengintai mangsanya.


Kenzo langsung menggelengkan kepala dengan, "Tidak baby. Aku tidak akan menikah dengan siapapun aku hanya milikmu seorang hanya milik Alisya Arkana Keano,"


"Kenzo kita harus menikah karena itu keinginan papah kamu" ucap Yoona dengan lembut menatap rindu diarah Kenzo.


"DIAM"

__ADS_1


Kenzo langsung berbalik membentak Yoona yang hanya memperkeruh keadaan. Jujur saja Kenzo lebih memilih menghadapi 100 orang musuh di banding dengan menghadapi kemarahan istri tercintanya itu. Jika hanya melawan 100 orang musuh Kenzo yakin bisa lolos dalam keadaan baik-baik saja bahkan mungkin tanpa luka. Namun jika lawannya adalah Alisya maka di pastikan kan sebenarnya akan mati berdiri.


Belum lagi saat melihat senapan di tangan sang istri. Kenzo sudah bisa menebak apa yang akan dilakukan istri bar-barnya itu. Alisya adalah tipikal orang yang diam namun akan mengamuk bila di usik. Kenzo yakin jika kemarahan sang istri tidak tersalurkan maka dapat dipastikan Alisya tidak akan ragu melepas tembakannya ke arah Kenzo.


"Itu apa?" Tanya Alisya datar saat melihat Kenzo sedang memegang sesuatu kertas kecil di tangannya.


"Ini foto orang tua gadis yang akan aku nikahi eh maksud aku....."


"Berikan?" Titah Alisya yang mengadakan tangannya anda meminta foto di tangan Kenzo.


Kenzo yang melihat itu segera meletakkan selembar foto yang telah dirubah itu langsung di telapak tangan sang istri. Alisya langsung meningkatkan foto itu ke arah matanya hingga tiba-tiba matanya membulat saat menyadari orang yang berada di dalam foto itu.


"Siapa maksudnya mana anak dari wanita ini?" Tanya Alisa yang menatap tajam Kenzo yang tengah membuka jasnya.


Kenzo dengan refleks langsung menunjuk Yoona yang tengah terduduk nikmat di kursi pelaminan yang telah di siapkan oleh Melinda sebelumnya.


"Nona"


Di saat Alisya akan membuka mulut tiba-tiba datang 11 orang yang berpakaian putih yang langsung membungkuk hormat kepadanya.


"Kalian terlambat 2 menit" kata Alisya datar yang menatap tajam kesebelas orang-orang itu


"Maaf Nona" ucap mereka serentak yang menundukan kepala dalam.


"Baiklah karna kalian sudah datang saatnya berpesta" kata Alisya yang tersenyum miring.


"HANCURKAN!"


Dor


Prang


Dor


Bruk


Ucapan Melinda langsung di potong dengan suara tembakan yang di tujukan sembarang arah hingga menghancurkan semuanya.


"Hahahahaha ayo hancurkan semuanya!" Teriak Alisya yang begitu senang menembak semua dekorasi indah hingga kini hancur berkeping-keping.


Dor


Aaaaaa


Dor

__ADS_1


Suara teriakan terdengar saling bersahutan di acara yang seharusnya di gelar pernikahan kini justru di jadikan acara sayembara dalam bertembak menembak.


"Jangan ada yang keluar atau aku tembak mati di tempat" teriak Alisya yang murka menatap tajam mereka semua.


Sontak Karna teriakan Alisya langsung membuat orang-orang yang berlarian bermaksud untuk kabur langsung diam di tempat. Orang-orang itu hanya bisa diam dengan badan yang mulai gemetar.


Melinda? Yoona?


Kedua wanita itu bahkan sudah menggigil ketakutan di pelukan suami dan keluarganya masing-masing. Bahkan saking takutnya Yoona sudah suguhkan.


Seumur hidupnya Yoona tidak pernah di hadapkan dengan keadaan ini. Biasanya wanita manja itu hanya akan diam diri di rumah, ke salon, foya-foya, dan liburan ke luar negeri. Yoona benar-benar takut sekarang apalagi melihat senapan yang begitu panjang dan mengerikan di matanya.


Sedangkan Melinda wanita paruh baya itu hanya bisa meringkuk dalam pelukan suami barunya. Melinda tidak menyangka jika istri dari Putra semata wayangnya itu memiliki tabiat yang benar-benar nekat dan mengerikan secara bersamaan.


Tadinya Melinda berfikir jika Alisya melihat siaran langsung suaminya menikah dengan wanita lain hanya akan bisa menangis. Melinda tak menyangka jika menantu yang tak di anggapnya itu bisa melakukan hal yang benar-benar menakutkan seperti kejadian di depan matanya itu.


"Kenapa pada gemetar? Bukankah ini yang kalian minta? Sudah ku ingatkan berulang kali jangan membangunkan sisi buas ku karena jika itu terbangun maka kalian tidak akan sanggup untuk melihatnya. Sekarang nikmati hadiah yang aku sebutan wahai ibu Mertuaku tersayang" ucap Alisya yang menatap Melinda dengan senyum misterius.


"Dan kalian semua!" Tunjuk Alisya pada beberapa orang tamu dan wartawan. "Bukankah kalian ingin menyaksikan seorang Kenzo Devandra Keano menikah? Bukankah kalian begitu senang di bayar untuk mengambil berita suamiku untuk kalian publiskan di muka umum? Cih bahkan sebelum berita kalian akan aku tembak kantor dan rumah kalian dengan basoka milikku" ucap Alisya sinis.


Sontak ucapan Alisya langsung membuat semua orang bertambah panik dan cemas. Padahal anggota Alisya hanya 11 orang dan di tambah dengannya menjadi 12 orang. Namun kekuatan 12 orang itu benar-benar di luar ekspektasi.


Dekor yang begitu indah dan Mega ini telah berubah menjadi serpihan sampai yang berhambur di mana-mana.


"Liput beritanya dan siarkan langsung! Aku ingin memberi peringatan kepada wanita-wanita di luar sana yang berani menggoda suamiku akan aku basmi sampai akarnya!" Teriak Alisya yang meminta wartawan untuk melakukan siaran langsung.


"Kau......"


"Jangan mendekat! Pergi....pergi!" Teriak Melinda yang semakin meringkuk ketakutan di perlukan suaminya.


Bagaimana tidak ketakutan Alisya lagi-lagi menunjuknya dengan senapan panjang yang ada di tangannya.


"Kau ingin menikahkan suamiku dengan keponakan tersayang mu ini bukan?"


"Hanya Yoona yang pantas untuk putraku kau hanya......"


Sret


Bruk


"YOONA...!"


...****************...


__ADS_1


Yang mau baca karya Othor yang lain yok Monggo🤣🤭


__ADS_2