
Setelah kepergian Alisya Kenzo juga segera keluar dari Ruangan itu menyisakan para Bawahannya yang saling melirik karna Tuan mereka tidak mengamuk.
" Kalian Bawah Tuan kalian ke ruang kesehatan " perintah Kriss kepada Beberapa orang yang berada di Ruangan itu.
" Bukti apa yang kau inginkan Baby. Apa karna aku mengabaikan mu selama kau ke kantor sehingga kau tidak yakin akan perasaan ku tapi aku tidak merasakan debaran ini di saat kebersamaan kita dua Minggu terakhir ini " Keluh Kenzo menarik kasar rambutnya
Aaaa
Bugh
Kenzo yang emosi pun memukul kaca di depannya hingga hancur berkeping-keping tangannya yang berlumuran darah pun tidak ia rasakan. Kenzo selalu merasa Alisya yang ia temui di Kantor dan yang dia temui tiga bulan lalu adalah orang yang berbeda Namun orang yang baru ia peluk tadi malam ia merasakan debaran yang sama dengan debaran yang ia rasakan tiga bulan lalu di pertemuan pertama mereka
" Apa mereka dua orang yang berbeda " Guman Kenzo lalu mengingat-ingat kenangan yang ia lalui bersama Alisya selama 2 Minggu ini dan dengan gadis bercadar di hutan. Tiba-tiba Kenzo membuka matanya
" mata itu...Mata mereka berbeda. gadis bercadar itu memiliki bola mata Hitam sedangkan Orang yang selalu bersamaku selama ini tidak " Guman Kenzo
" Aku harus mencari lebih lanjut lagi. semua ini ada kejanggalan Alisya yang mendekat kepadaku selama ini selalu bersikap Agresif Sedangkan Alisya yang tadi bersifat Cuek dan tatapan mata itu sama persis dengan wanita yang ku temui di hutan "
" Teruslah bersembunyi sebisa dan samampu mu karna aku pasti bisa menemukanmu " Guman Kenzo dengan Seringaian yang menakutkan. tanpa memperdulikan luka di tangannya Kenzo menutup mata dengan menghirup aroma Alisya yang tersisa di atas ranjang miliknya
*****
" Ari..."
" Apa yang kau pikirkan " Tanya gadis berambut pendek kepada gadis di sampingnya
__ADS_1
" Entalah " jawab Gadis yang bernama Ari itNM⁰
" masih memikirkan Tuan Kenzo "
" yah " jawab Ari menganggukkan kepala
" Bukankah kamu pernah bilang akan melepaskan Tuan jika Tuan sudah menemukan wanita yang tepat " kata Gadis itu
" Entah aku juga bingun " Lirih Ari
" Kamu itu tidak mencintai Tuan Kenzo kamu hanya kagum karna di saat kamu terpuruk dan di buang hanya Tuan Kenzo yang mengulurkan tangannya "
" kamu benar. Aku tidak pernah mencintai Tuan Kenzo selama ini aku membunuh mereka yang mencoba mendekati Tuan karna mereka bukan wanita yang baik Tapi Sekarang aku akan melepaskannya Tuan sudah menemukan gadis yang tepat untuk mendampinginya " Ucap Ari sambil tersenyum tulus
" Apa gadis itu "
" Maksudmu "
" mereka dua orang yang berbeda "
" WHAT....."
" Sudah. ayo kita cari Tuan Kenzo aku akan menyampaikan informasi penting " Kata Ari menarik gadis di sampingnya yang ternyata adalah Alya
Sedangkan di tempat lain Alisya dan Maya seperti tidak terjadi sesuatu malah asik makan
__ADS_1
" Gila keren banget aksi Lo tadi. kapan-kapan ajarin gue cara menembak ya " pinta Maya
" Hm "
" Terus gimana kalau mereka curiga apalagi Tuan Kenzo tadi menatap Lo kayak misterius banget "
" Itu yang ku mau sudah cukup waktu yang gue berikan pada mereka sekarang saatnya gue muncul " Kata Alisya tersenyum Licik
" Lo bahagiakan di saat milik gue Lo rebut kali ini gue juga ingin lihat Lo menangis karna apa yang Lo inginkan tidak tercapai " Batin Alisya
" Itu Artinya Lo akan muncul di hadapan Tuan Kenzo di saat ada Alexa "
" Maybe "
******
" Tuan "
Kenzo yang sedang duduk bersama Dirga dan Ramos langsung menoleh ke arah asal suara
" Ariana Alya " monolog Ramos dan Dirga sedangkan Kenzo hanya mengernyitkan dahi
" Tuan ada yang ingin saya sampaikan menyangkut tentang gadis yang bernama Alisya itu "
Mendengar itu Kenzo langsung duduk tegap dan Mengkode Ariana duduk di depannya.
__ADS_1
" begini Tuan saya mendapat Informasi dari kepala pelayan di kediaman Beatrix jika di dalam rumah itu ada dua gadis yaitu Alexa dan Alisya Mereka saudara kembar "
" APA......."