Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Berkeliling


__ADS_3

"Bagus donk kalau mati karna itu yang aku cari hihihi" balas Alisya tertawa senang namun di telinga orang lain terumata Amara terdengar begitu mengerikan.


Amara langsung menegang mendengar Alisya sengaja membenturkan kepalanya disana dengan tujuan dia akan mati atau tidak. Amara sudah berkeringat dingin akan hal itu menoleh ke arah Kenzo dengan tujuan meminta tolong namun tampaknya Kenzo juga malah terlihat menikmati apa yang di perbuat oleh Alisya sekarang.


"Bagaimana ini..... wanita manja ini benar-benar mau membunuhku. kenapa Tuan belum juga bergerak" kata Ara dalam hati bergerak gelisah.


BUGH


AAAAAA


"AMARA......"


Semua orang di dalam ruangan itu menganga tak percaya saat melihat kepala Amara di benturkan di tiang kokoh itu bahkan Kenzo ikut tertegun melihat keganasan Alisya.


"Hihihi belum mati juga" kata Alisya santai yang langsung kembali membenturkan kepala Amara.


Bugh


Bugh


Bugh


"AAAAAAA"


Bugh


"Tu....tuan to...tolong saya" kata Amara dengan lemah meminta pertolongan dari Kenzo.


Bugh


Bugh


Bugh


Entah sudah sekian banyak Alisya membenturkan kepala Amara di tiang tidak ada yang bergerak menolongnya sedang Kenzo hanya duduk diam menikmati pertunjukan yang di lakukan oleh Alisya membuat para pelayan berkeringat dingin.


"Wanita ini terlihat polos dan lugu tapi dia begitu kejam. bahkan tanpa beban dia membenturkan kepala Amara seperti membenturkan bola saja" batin salah satu pelayan yang menyaksikan penyiksaan yang di lakukan oleh Alisya terhadap Amara.


"Menjijikan" ucap Alisya dengan sinis.

__ADS_1


"Sudah puas?" tanya Kenzo yang tiba-tiba yang sudah berada di belakang tubuh Alisya.


"Sebenarnya sih belum tapi aku lapar" balas Alisya santai dan mengelus perutnya dengan cemberut.


"Ya sudah kita kembali ke meja makan saja" kata Kenzo mengajak Alisya untuk kembali ke meja makan.


"Tidak. makanan disana sudah tidak enak lagi gara-gara nih ulat keket" tolak Alisya menunjuk Amara yang sudah sekarat antar mati atau pingsan.


"Ulat keket?" beo Kenzo yang tidak mengerti langsung mengernyitkan alis.


"Iya ulat keket dia itu mau rebut kamu dari aku" balas Alisya kesal.


Kenzo yang mendengar itu tersenyum tipis karna itu berarti Alisya tengah cemburu dan Kenzo suka akan itu.


"Terus kau ingin makan dimana baby" tanya Kenzo lembut.


"Di cafe depan perusahaan kamu byy" kata Alisya bergelayut manja di lengan Kenzo.


"Baiklah. kamu tunggu di mobil ya" kata Kenzo lembut.


Alisya tidak menjawab melainkan menganggukan kepala lalu berbalik keluar dari mension Kenzo.


"Ini hanya hukuman kecil, di masa depan jika ada yang mengusik wanita ku maka aku tak segan-segan mengirim kalian ke alam baka" ucap Kenzo lantang datar dan dingin membuat semua orang berdiri bergetar ketakutan.


"Jika masih ingin bekerja disini jangan coba-coba mengusik milik ku" desis Kenzo berbalik lalu pergi.


"Maaf membuatmu menunggu baby" ucap Kenzo yang baru masuk dalam mobil.


"Tidak apa-apa byy" balas Alisya yang langsung bergelayut manja di lengan kekar Kenzo.


"Kita jalan" kata Kenzo sebelum jalan mengecup dulu kening Alisya.


"Kenzo hanya milik ku jika ada yang ingin merebutnya akan aku musnahkan dari muka bumi ini. aku tidak keberatan jika harus menjadi monster untuk mempertahankan milik ku" kata Alisya dalam hati dengan pandangan tajam ke depan.


Di tempat lain ada Kevin yang lagi lagi harus mengamuk karna informasi yang dia inginkan tidak sesuai harapan yang di dapat anak buahnya.


"Bagaimana hanya sesingkat ini Ramon?" tanya Kevin kepada sang tangan kanan.


"Tapi hanya itu yang kami dapatkan Tuan" jawab Ramon.

__ADS_1


"Cih pasti pria br*****k itu yang menutupinya" Guman Kevin gigit jari menahan amarah kepada Kenzo.


"Pergilah" usir Kevin kepada Ramon.


"S*Al benar-benar s*al sepertinya aku harus mendekatinya secara langsung" guman Kevin.


Akhirnya Kevin kembali menyusun rencana untuk mendekati Alisya dulunya dia berfikir Alisya adalah wanita yang mudah di dekati hanya bermodalkan uang tapi setelah mengetahui jika Alisya juga kaya Kevin mengubah rencananya. Kevin berencana untuk mendekati Alisya secara langsung namun harus hati-hati karna kekuasaan Kenzo di dunia bisnis lebih besar dari kekuasaannya.


Kembali ke tempat Alisya dan Kenzo yang baru masuk ke dalam ruangan Kenzo setelah mereka selesai sarapan di sebuah cafe.


"Byy aku keluar jalan-jalan di perusahaan kamu ya" kata Alisya menatap memelas Kenzo.


"Tapi...."


"Hanya sekitar perusahaan kamu kok byy" potong Alisya yang langsung bergelayut manja dan mengedip-ngedipkan matanya dengan mata kucing andalannya.


Jika sudah seperti itu bagaimana bisa menolaknya orang lain saja yang melihatnya akan langsung terpana apalagi Kenzo yang begitu mencintai Alisya.


Kenzo melirik Alisya sebentar lalu melirik lagi tumpukan berkas yang berada di atas mejanya yang sudah menggunung lantaran Kenzo sering pulang cepat karna Alisya.


Kenzo bimbang di satu sisi berkas yang dia akan kerjakan adalah berkas penting dan ada beberapa meeting yang harus di lakukan dalam waktu dekat namun di sisi lain ada Alisya kekasihnya wanita yang begitu dia cintai.


"Aku akan jaga diri kok" rayu Alisya lagi.


"Baiklah. tapi kamu hati-hati jika ada yang mengganggu mu segera lapor pada ku oke" kata Kenzo.


"Oke. Alisya sayang Kenzo. cup..." ungkap Alisya lalu berlari keluar.


Deg


"Dia mencium ku" guman Kenzo menyentuh pipinya.


Kenzo hanya mampu berdiri mematung dengan senyum di bibirnya. selama ini hanya dirinya yang berinisiatif untuk mencium Alisya tapi pagi ini Alisya berinisiatif menciumnya tanpa harus di minta dan itu tentu membuat Kenzo sangat bahagia.


Sedangkan di sisi lain Alisya begitu senang mengelilingi perusahaan Kenzo karna selama ini walau dia sering kesini tapi dia hanya berdiam diri di ruangan Kenzo hingga tak mengetahui seluk beluk setiap sudut perusahaan Kenzo yang begitu luas.


Alisya terus berkeliling setiap lantai tak ada satu orang pun yang menghentikannya atau mencari masalah dengannya karna semua karyawan tau jika dia adalah kekasih dari Bos mereka berkerja.


Alisya yang terus berkeliling tidak menyadari jika sudah 1 jam dia berkeliling namun tidak merasakan capek hingga sampai di lantai 25 Alisya di cegat oleh seseorang yang tidak dia kenali.

__ADS_1


"Oh jadi ini Wanita yang di bicarakan seluruh perusahaan sebagai kekasih dari Kenzo" ucap lantang wanita yang berdiri di depan Alisya.


__ADS_2