Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kenzo yang Cemburu


__ADS_3

Deg


"Tu...... Tuan Ke... Kenzo" Guman Leon.


Tubuh Leon langsung Akku dengan keringat dingin yang menetas di keningnya dan punggungnya yang sudah basah.


"Baby apa kamu sedang berselingkuh?"


Kenzo mendekati Alisya lalu menarik pinggang sang istri memeluknya dengan erat lalu menatap tajam Leon yang kini berdiri dengan kaku.


"Kamu........apa yang kamu punya? berani sekali mengajak istri ku untuk berselingkuh." ucap Kenzo menatap datar Leon.


"Ti....tidak Tu.......Tuan anda salah paham" kata Leon dengan gelagapan sendiri.


"Cih sudah miskin berani sekali mengajak istri ku hidup susah" ejek Kenzo namun Leon hanya bisa menelan ludah tanpa membalas hinaan Kenzo.


"Baby.... apa aku kurang tampan atau aku kurang Kaya kenapa kamu harus mencari pria lain bahkan lebih lebih buruk dariku" ucap Kenzo yang beralih menatap lembut sang Istri.


"Cih hentikan tatapan jelek mu itu byy kamu tidak lihat dia sudah pucat pasi seperti itu bahkan mungkin sebentar lagi akan pingsan" kata Alisya santai entah sedang membela Leon atau sedang mengejek hanya Alisya sendiri yang tau.


Kenzo yang sudah dari tadi menahan cemburu langsung terbakar saat Alisya mengkhawatirkan Leon ketimbang dirinya.


"Baby... kamu membelanya" rengek Kenzo yang menatap istrinya dengan wajah redup.


"Sudahlah kita pulang saja." kata Alisya yang langsung menyeret Kenzo untuk ikut bersamanya.


"Leon jangan lupa besok datang kesana" teriak Alisya.


Kenzo yang sedang melangkah langsung menghentikan langkahnya lalu menatap Alisya.


"Baby....." rengek Kenzo yangs udah seperti bayi.


"Apalagi?" balas Alisya yang menatap tajam Kenzo.


"Kamu benar-benar akan berselingkuh dengannya?" Kenzo bertanya dengan menatap Alisya cemberut.


"Siapa yang berselingkuh? tidak ada jangan berpikir macam-macam" kata Alisya yang melanjutkan langkahnya meninggalkan Kenzo di belakang.


"Baby tunggu....."


Kenzo segera berjalan cepat menyusul langkah kaki sang istri hingga sampai di motor merah yang sudah Alisya duduki dengan tenang.


"Kalau Pria itu akan kemana? kalian akan bertemu dimana? kenapa kalian harus bertemu? Kamu...."


"Berhenti cerewet, aku menyuruh Leon untuk datang ke perusahaan ku untuk kerja disana bukan untuk berselingkuh" potong Alisya cepat karna tidak ingin mendengar pertanyaan lain lagi dari Kenzo.


"Bekerja di perusahaan kamu....! tidak aku tidak setuju,"


"Kenapa tidak? ini juga karna kamu, kenapa kamu memblacklist di seluruh perusahaan?"


"Eh itu aku.... aku tidak melakukannya" jawab Kenzo yang gelagapan sendiri saat melihat tatapan tajam Alisya.

__ADS_1


"Cih aku tau itu ulah mu byy" kata Alisya santai.


"Itu karna dia menyakiti mu jadi aku membalasnya dengan membuatnya hidup mati tak mau" bela Kenzo.


"Sudahlah aku mau pergi.." kata Alisya yang alngsung menarik pegal gasnya meninggalkan Kenzo.


"Baby...."


"Dirga cepat kejar istriku" teriak Kenzo.


Dirga yang sedari tadi hanya menonton sontak langsung kaget saat Bosnya berteriak nyaring. Tak punya pilihan lain Dirga segera berlari menuju mobil yang di ikuti Kenzo belakangnya.


BRAKKK


"Cepat...!" teriak Kenzo yang ikut panik.


Dirga segera menghidupkan mobil lalu mengejar Motor Alisya yang sudah meleset jauh di depan sana.


"Dirga cepat...! Kenapa mobil mahal seperti ini malah jalan seperti siput?" Bentak Kenzo dengan menendang kursi yang di duduki Dirga.


"Ini juga sudah cepat Tuan" balas Dirga yang terus berusaha mengejar Alisya yang sedang melambai-lambai di depan sana.


Sedangkan di sisi lain Alisya yang sadar sedang di ikuti hanya melirik Spion dengan menerbitkan senyum tipisnya yang lebih tepatnya Smirk andalannya.


"Mau mengejar ku? baiklah mari kita bermain" guman Alisya yang semakin melebarkan senyumnya yang langsung menarik pegas gas semakin kuat.


Brung.......


"Baby apa yang kamu lakukan kenapa malah semakin menjadi-jadi" batin Kenzo yang sudah memijit pelipisnya antara pusing dan khawatir bercampur menjadi satu.


"Tak punya pilihan lain" guman Kenzo yang langsung menepuk bahu Dirga keras.


"Minggir" ucap Kenzo datar.


"Tapi Tuan......"


"Minggir! biarkan aku yang mengambil alih kemudi" sentak Kenzo datar dan dingin.


Dirga yang mendengar nada suara Kenzo yang seperti langsung melepaskan sabuk mengamankan lalu bergeser ke jok samping. Kenzo dengan satu kali gerakan kini Kenzo sudah memegang kemudi dengan sempurna.


"Baby.... kamu benar-benar membuat ku gila..." desis Kenzo yang masih terus berusaha mengejar Alisya yang berada di depannya.


"Kenapa kecepatannya berubah" pikir Alisya karna melihat mobil Kenzo semakin cepat menuju ke arahnya.


"Apa karna........ si4l pasti ini kerjaan dia karna Dirga tidak akan senekat itu" umpat Alisya yang langsung melesat cepat membela jalanan sepi itu.


Kenapa sepi?


Karna Kenzo dengan Arogannya menyuruh anak buahnya untuk memblokir jalanan yang akan di lewati oleh sang Istri dan dirinya agar mempermudah dia mengejar Alisya.


"Si4l. ini semua pasti ulahnya padahal aku masih ingin bermain tapi lihat dia dengan gila malah mengejar ku dengan kecepatan setan itu" gerutu Alisya yang melirik Spion dimana mobil sang suami yaitu Kenzo sudah semakin dekat.

__ADS_1


"Sudahlah nggk bakal bisa kabur lagi"


Alisya yang kesal segera menuju Mall di depannya sampai disana bukannya berhenti di parkiran Alisya dengan gilanya menabrak dinding parkiran membuat orang-orang langsung berteriak nyaring.


BRUKK


"Baby...."


Kenzo yang melihat istrinya menabrak dinding langsung berteriak bahkan menginjak rem tiba-tiba membuat Johan yang tidak mengenakan sabuk pengaman langsung menghantam kaca mobil di depannya.


"Baby...."


Kenzo langsung membuka pintu mobil lalu melompat turun langsung berlari mendekati istrinya yang sedang berdiri tegak menatap motor merah yang awalnya baru tanpa lecet sekarang motor itu rusak lumayan parah karna Alisya tak segan-segan menabrakkan dinding.


"Baby.... are you okey?"


Kenzo langsung memutar-mutar tubuh Alisya memastikan jika sang istri tidak terluka.


"Cih sudahlah kamu membuatku kesal"


Alisya dengan kesal membuka helmnya lalu memberikannya kepada Kenzo setelah itu segera berlalu pergi begitu saja.


"Sssttttt. nggk Suami nggak istri semuanya meresahkan! mereka yang berbuat tapi aku yang kena getahnya" gerutu Dirga yang memegang jidatnya yang terbentur dengan kaca mobil.


"Si4l4n. keningku merah gara-gara mereka entah kesialan apa yang aku perbuat di kehidupan lalu hingga mendapat Tuan seperti dirinya yang begitu Bucin. lagi pula Nona Alisya tidak kenapa-kenapa tapi dia dengan lebay-nya mencelakai wajah tampan ku ini"


Dirga terus mengomel dan Mengumpati Kenzo yang sudah membuat jidatnya merah dan bengkak.


"KENZO......"


Kenzo yang masih berdiri diam dengan memeluk helm sang istri langsung terperanjat kaget saat mendengar suara teriakan itu. hingga kepalanya menoleh ke arah suara.


"Cepat kemari kalian harus menemani ku berbelanja karna membuat mood aku rusak" kata Alisya yang berkacak pinggang menatap tajam Kenzo.


"Siap komandan" balas Kenzo yang langsung berlari ke arah mobil.


Ceklek


Srett


"Apalagi Tuan...?" teriak Dirga yang tak terima karna di tarik begitu saja keluar dari mobil.


"Temani istriku shopping"


"APA......"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa mampir di Novel baru Author ya😉🙈


__ADS_1


__ADS_2