
BRAK
"SERANG....."
BOM BOM BOM
"PENYUSUP......"
"KITA DI SERANG"
teriakan para anggota Scorpio tapi terlambat Anggota Kenzo tak memberi mereka banyak waktu untuk melarikan diri atau mengambil senjata mereka.
Kenzo menyerang mereka dengan brutal dan beringas bagai orang kesetanan Kenzo membabat habis mereka yang datang ke arahnya.
Dirga dan Alvaro saling lirik lalu bergidik ngeri melihat bagaimana Kenzo menebas bahkan membelah badan musuh menjadi dua bagian membuat Dirga dan Alvaro serta semua bawahannya hanya bisa bergidik ngeri melihat kejamnya Tuan mereka membabat habis musuh.
"Sudah tau begini masih saja di usik"
"Tuan semakin kejam"
"Hanya dengan tatapan itu mampu membuat kaki kami gemetar"
"Mereka memang mencari kematian mereka dengan mengusik Tuan"
Begitulah kata-kata dalam hati para anggota Kenzo yang menyaksikan kekejamannya dalam membunuh musuh.
Anggota Scorpio yang memang saat itu sedang berpesta miras karna berhasil melakukan transaksi besar-besaran membuat mereka dengan mudah di babat habis oleh anggota Kenzo.
"Habisi semuanya" Teriak Kenzo menatap mayat-mayat yang berserakan di dekatnya.
"DIRGA...VARO... IKUT AKU" teriak Kenzo
"Baik Tuan" jawab Dirga dan Alvaro serentak.
Kenzo dengan langkah lebarnya berjalan menuju lantai dua di ikuti oleh Dirga dan Alvaro di belakangnya. Ternyata gunung yang mereka lihat dari luar sebenarnya bukanlah gunung melainkan sebuah mension mewah yang berlantai tingkat.
"Ternyata gunung yang di lihat dari luar adalah sebuah Mension. Ku akui otak kalian cukup pintar tapi sayang kalian mengusik dan membangunkan Raja neraka ini untuk mendatangi kalian." kata Alvaro dan Dirga dalam hati lalu saling melirik satu sama lain.
Sampai di lantai dua Kenzo menghentikan langkahnya lalu menatap tajam lorong-lorong di depannya.
"Sial..Bajingan itu bisa-bisanya membuat Lorong" Umpat Kenzo.
"Berpencar" kata Kenzo langsung berjalan lurus sedangkan Dirga dan Alvaro hanya saling melirik lalu berjalan ke lorong sebelah kanan (Alvaro) dan kiri (Dirga).
BRAK
BRAK
BRAK
"Sial...dimana bajingan itu" Umpat Kenzo kesal yang terus mencari keberadaan ketua Scorpio bahkan sampai menendang setiap kamar di lorong itu.
BRAK
"SIALAN.....KAU MALAH BERPESTA" Amuk Kenzo pada pria yang di kerumuni 3 orang wanita bayaran itu.
"Tu...and Aaa"
__ADS_1
DOR DOR DOR DOR DOR
Sudah terlampau kesal Kenzo dengan brutal memuntahkan pelurunya kepada wanita ketiga wanita bayaran itu hingga setiap kepala dan jantung mereka menerima peluru.
"Cepat tunjukan Sih Bajingan itu" Amuk Kenzo menatap tajam pria di depannya yang sudah acak-acakan.
"Baik Tuan" kata pria itu membenahi pakaiannya lalu mengambil sebuah pistol di bawah ranjang lalu berjalan di depan Kenzo.
"Baru juga mau nyicip eh ini Raja neraka malah muncul" Kata pria itu melirik Kenzo
Sedangkan di sisi Dirga dan Alvaro menemukan hal yang serupa dengan apa yang di dapat oleh Kenzo.
BRAK
"SIALAN...DASAR SAMPAH" umpat Dirga mengarahkan pistolnya kepada pria dan wanita yang sedang Enak-enak itu.
Dor Dor Dor Dor
BRAK
DOR DOR DOR
"Kapan semua ini berakhir? benar-benar menjijikan" umpat Dirga dalam hati menatap jijik tubuh manusia yang baru saja dia tembak.
BRAK
"$**t....Menjijikan" Desis Alvaro melihat seorang pria yang sedang di layani tiga orang wanita bayaran.
"Siapa kamu ha.... berani sekali kamu...."
"Banyak bicara" potong Alvaro mengangkat pistolnya lalu di arahkan kepada pria itu.
DOR
AAAAAA
"Menjijikan" Desis Alvaro langsung menembak mati ketiga wanita bayaran itu.
Kembali ke sisi Kenzo, Kenzo dengan wajah datar masih mengikuti pria di depannya hingga mereka sampai di kamar paling ujung yang berwarna emas.
"Silahkan Tuan" kata Pria itu menunduk hormat.
BRAK
"SIALAN.. SIAPA YANG MENGGANGGU KESENANGAN KU HA...." teriak pria sekitar berusia 45 itu yang sedang mengukung seorang gadis.
"Tuan Tolong" Teriak gadis di bawah kukungan pria itu.
"KRIS ADA APA? KENAPA KAU MENGGANGGU KESENANGANKU" Bentak pria itu terus mengunci gadis yang terus memberontak di bawahnya.
Kedua mata Kris membulat melihat pria itu berniat memperkosa gadis di bawahnya. Mereka memang pecinta lobang tapi mereka tidak akan merusak wanita baik-baik apalagi yang masih virgin.
DOR
"AAAA" teriak pria itu saat bahu kirinya di tembus sebuah peluru. Dengan emosi yang meluap-luap Pria itu melepaskan kunciannya kepada gadis di bawahnya lalu turun dari ranjang.
"KAMU...." pria itu menatap tajam Kenzo yang dengan santai bersandar di dinding.
__ADS_1
"KRIS HABISI DIA" perintah pria itu tapi yang di suruh malah hanya diam di tempat.
*Kris? masih ingatkan bawahan Kenzo yang berprofesi sebagai dokter atau pencipta Racun/obat sekaligus mata-mata yang di bahas di episode sebelumnya.
Untuk mengetahui letak markas utama Scorpio, 1 tahun yang lalu bKenzo mengirim Kris untuk menyelinap masuk menjadi anggota Scorpio dan menjadi mata-mata disana*.
"KENAPA DIA KRIS! CEPAT SERANG DIA" Teriak Pria itu memerintahkan Kris untuk menyerang Kenzo.
"Kenapa aku harus menyerang Bosku" Kata Kris menyeringai licik.
"KAMU....DASAR PENGHIANAT" umpat Pria itu lalu menyerang Kris dengan membabi buta.
BUGH BRUK
Kenzo yang melihat itu tidak tinggal diam Ia langsung menendang tubuh pria itu hingga pria itu terhempas dan mengenai tembok
"Kaum .Uhuk....." pria itu memuntahkan seteguk darah karna tendangan Kenzo yang tak main-main kerasnya.
"Sial"
Pria itu berdiri lalu menyerang Kenzo dengan membabi-buta yang langsung di balas Ke zo dengan sama Brutalnya.
Bugh Bugh Srett Crash Bugh Dor Bugh Dor Brak
Mereka terus saling menyerang satu SMA lain, menembak, memukul, menyabet, dan menendang hingga beberapa menit kemudian terlihat Kenzo berdiri sebagai pemenang.
"Sialan kau Kenzo" umpat pria itu yang sudah terbaring lemah di lantai namun Kenzo hanya diam menatap pria di depannya penuh akan kebencian dan dendam yang membara.
"Sudah menyerah" ejek Kenzo menatap rendah pria di depannya itu.
"Tidak akan" kata pria itu berusaha berdiri walau harus menahan sakit di seluruh tubuhnya.
"Sial.... semua tulangku sepertinya remuk" Batin Pria itu sambil meringis menahan sakit.
"Kamu harus mati Brengsek...." Teriak Pria itu lalu menyerang kembali Kenzo Namun Kenzo dengan santai menghindari setiap pukulan dan tendangan yang di berikan pria itu.
Mereka sudah bertarung tangan kosong yah nggak ada lagi benda tajam atau senjata Api.
"Kenapa malah menghindar" Teriak kesal pria itu.
"Bersiaplah" kata Kenzo datar lalu menyerang pria itu dengan Brutal
Bugh Bugh Krekk krekk
AAAAAA
Pria itu berteriak dengan kencang saat kedua tangannya di patahkan oleh Kenzo.
"Kau tahu...aku sudah lama menantikan hal ini. 15 tahun aku menunggu dan mencarimu akhirnya malam ini aku bisa membalaskan dendam ku dan dendam ayahku" kata Kenzo datar mengelilingi Pria di depannya.
Sedangkan pria itu langsung mengernyitkan alis mendengar Kenzo sudah mencarinya selama 15 tahun sedangkan setahunya ia baru mendirikan kelompok miliknya sekitar 10 tahun yang lalu.
"Apa maksudmu" tanya pria itu menahan sakit.
"Masih ingatkah kau wanita Bernama Bianka Mellynda KEANO" Tanya Kenzo dengan menatap benci pria di depannya.
"Kau...."
__ADS_1
"AKU ANAKNYA" teriak lantang Kenzo.