Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Membawanya


__ADS_3

"Black Rose" guman Kenzo melihat tato bunga mawar di leher orang-orang di sekelilingnya.


"Berani sekali kalian membuat kesayangan ku hampir terluka. kalian tak akan aku biarkan melihat matahari esok"


Kenzo menatap tajam orang-orang yang mengelilinginya. Kenzo tak bisa menahan amarah karna Alisya hampir terluka langsung menyerang anggota Black Rose dengan brutal dan tanpa ampun.


Bugh


Brak


Srek


Krek


Aaaaa


Krek


Krek


Kenzo menyerang menyerang mereka dengan brutal, memukul, menghindar, menendang, dan mematahkan Kenzo terus menyerang mereka tanpa ampun hingga 5 menit kemudian terlihat anggota Black Rose sudah terkapar tak berdaya.


Kenzo memungut salah satu pistol dari Anggota Black Rose lalu menembak mati mereka semua tanpa ampun.


"Sebenarnya aku tak ingin membunuh saat ini tapi mau bagaimana lagi kalian mengganggu suasana romantis ku dengan wanitaku" guman Kenzo kesal.


Kenzo mendengus kesal menatap mayat-mayat di depannya bukannya peduli Kenzo malah menatap sinis berbalik tanpa peduli langsung masuk ke dalam mobil.


"Maaf membuatmu menunggu baby" ucap Kenzo menatap lembut Alisya.


"Tidak apa-apa" balas Alisya masih dengan senyuman di bibirnya.

__ADS_1


Kenzo tersenyum tipis lalu menghidupkan kembali mobilnya dan melajukan mobilnya menuju mensionnya.


Setelah beberapa menit berkendara akhirnya Kenzo sampai di sebuah mension yang begitu megah dan mewah.


"Baby kita...... tidur ternyata"


Kenzo hanya terkekeh kecil melihat cara Tidur Alisya begitu lucu walau begitu Kenzo tidak membangunkannya melainkan hanya membiarkannya saja.


Kenzo keluar dari mobil lalu memutar ke tempat duduk Alisya di gendongan ya Alisya dengan penuh ke hati-hatian lalu masuk ke dalam mension itu.


Selamat datang Tuan Muda" sambut para pelayan dan pengawal yang berbaris rapi.


Kenzo hanya menganggukan kepala lalu melanjutkan langkahnya menuju lift dan menaiki lantai 2.


"Siapa gadis yang di bawah oleh Tuan Muda?"


"Aku penasaran dengan gadis itu?"


"Pasti wanita itu adalah wanita yang sangat di cintai oleh Tuan Muda"


"Kau benar wanita itu pasti wanita istimewa"


"Aku penasaran dengan wajahnya"


Begitulah kiranya bisik-bisik para pelayan saat Kenzo menjauh mereka di buat penasaran oleh wanita yang ada di gendongan sang Tuan Muda yang mereka tau selama ini begitu dingin dan tak tersentuh.


"Siapa gadis itu? berani sekali dia merebut perhatian Tuan dariku. lihat saja akan aku beri kamu pelajaran gadis s*alan karna sudah berani mengambil Tuan dariku. Tuan Kenzo hanya milikku bukan milikmu atau milik wanita lain hanya Milikku" kata hati seorang pelayan yang dari tadi hanya diam namun diam-diam mengepalkan tangannya saat Pria yang dia idam-idamkan siang dan malam datang membawa wanita di mension ini.


Gadis itu bernama Amara salah satu korban penculikan oleh gangster yang di selamatkan Kenzo dan karna dengan alasan balas budi amarah mengajukan diri untuk menjadi pelayan di mension Kenzo.


Kenzo yang waktu itu memang ingin mencari pelayan langsung menyetujuinya tanpa mengetahui jika ada maksud lain dari Amara yang ingin bekerja di mensionnya.

__ADS_1


Amara begitu senang karna bisa bekerja dengan Pria yang dia sukai. Amara beranggapan jika dia tinggal di bawah atap yang sama Amara bisa mendekati Kenzo namun semua itu berakhir sia-sia saat Kenzo hanya 1 bulan 1 kali datang berkunjung di mension itu.


Amara semakin kesal walau Kenzo berkunjung Kenzo tak pernah menginap sehingga membuatnya susah untuk mendekati apalagi menjebak Kenzo.


"Dasar J*l*Ng" umpat Amara yang langsung pergi dari barisannya menuju kamarnya yang berada di belakang.


Sedangkan di kamar Kenzo meletakkan tubuh Alisya di atas ranjang penuh kelembutan dan ke hati-hatian seakan-akan tubuh Alisya adalah benda yang mudah retak.


Setelah memastikan Alisya telah nyaman dengan posisi tidurnya Kenzo segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sebentar.


10 menit kemudian Kenzo keluar hanya mengenakan handuk di pinggangnya. Kenzo melirik Alisya sebentar lalu belok menuju walk in close memilih piyama lalu memakainya.


Setelah memakai piyama Kenzo segera berjalan menuju ranjang lalu naik bergabung dengan Alisya.


Kenzo menatap dalam wajah damai Alisya yang terlelap tangannya terulur merapikan rambut Alisya dengan bibir yang melengkung ke atas membentuk sebuah senyuman tipis.


Kenzo menatap Alisya gadis yang menariknya di pertemuan pertama mereka. gadis yang membuatnya tertarik dari segala sisi tatapan mata, keberanian, dan suaranya pun mampu menghipnotisnya.


"Dulunya aku berfikir aku hanya akan menikah tanpa cinta dan hidup penuh akan ke hampaan tapi.... semua berubah saat kamu muncul di hidupku. aku tidak akan menikah selain dengan kamu baby. aku hanya akan menghabiskan seluruh hidupku hanya dengan mu" kata Kenzo begitu lembut dan tulus.


"Aku tau masih banyak rintangan kita di depan tapi aku akan berusaha untuk melindungi dan menjaga mu baby" lanjut Kenzo.


Kenzo mendekatkan wajahnya ke wajah Alisya lalu menempelkan bibirnya di atas bibir Alisya tadinya cuma menempel tapi Kenzo yang tak tahan segera ********** lembut lalu melepaskannya.


Cup


"Aku mencintai mu baby" bisik Kenzo di depan wajah Alisya.


Kenzo tersenyum lucu mengingat kelakuannya yang begitu konyol mencium dan mengungkapkan perasaannya di saat Alisya tengah tertidur pulas. Kenzo menarik kepala Alisya untuk berbantalkan lengannya lalu membawa Alisya masuk dalam dekapannya.


Kenzo menutup mata menuju alam mimpi dengan senyum yang terbit di bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2