Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Syok


__ADS_3

Ceklek


Bersamaan dengan pintu yang terbuka maka bersamaan itu pula kedua orang yang ada di depan pintu itu berbalik.


Deg


Kenzo langsung terdiam kaku saat melihat wanita muda di depannya yang begitu cantik di matanya. Tapi yang sebenarnya terjadi adalah jantungnya berdebar kencang dengan kilatan sebuah kenangan masa lalu masuk ke dalam kepala Kenzo.


Kenangan masa lalu bersama wanita di depannya. Suka cita mereka lalui hingga ingatannya berputar di ingatan terakhir yaitu saat ia mengalami kecelakaan beberapa hari lalu.


Sedangkan Alisya hanya menatap mereka dengan kerutan di dahi yang menandakan jika ia tidak mengenal kedua orang di depannya itu.


Sedangkan di sisi lain tidak ada yang menyadari jika ada orang lain yang menegang selain Kenzo yaitu Kevin dan Robert.


Kenzo menetaskan air matanya saat ingatannya telah pulih. Tanpa Alisya langsung maju memeluk erat Alisya. Sedangkan Alisya yang merasa di peluk Orang asing langsung mendorong kuat tubuh Kenzo hingga mundur beberapa langkah ke belakang.


Plak


Alisya tanpa basa-basi langsung melayangkan tamparan stiker kerasnya di pipi pria bermasker di depannya.


"Jangan pernah berani menyentuhku apalagi memelukku!" Ucap Alisya penuh penekanan di setiap kalimatnya.


Kenzo yang menerima tamparan dari Alisya selaku sang istri untuk sesaat tertegun di tempat. Namun, di detik berikutnya Kenzo menyunggingkan senyum tipis saat menyadari jika sekarang dia mengenakan masker atau penutup wajah. Sehingga dapat di pastikan jika Alisya tidak bisa mengenalinya.


"Kamu melupakanku baby?"


Deg


Alisya ia mendengar suara berat dan serak itu langsung menegang terdiam kaku. Mata menatap penuh selidik ke arah pria bermasker di depannya.


Kenzo yang melihat tatapan bingun Alisya hanya bisa menahan gemes. Entah kenapa kayak dulu merasa jika Alisya mengalami perubahan. istrinya itu terlihat lebih gemuk dan menggemaskan dengan pipi nya yang chabby


Tak mau membuat istrinya semakin penasaran. Tangan Kenzo terulur untuk melepas masker wajahnya. Hingga terlihatlah wajah tampan rupawan milik Kenzo.


Kedua mata semua orang membulat sempurna terutama Alisya. Wanita hamil itu menatap pria di depannya dengan tatapan yang berkaca-kaca.


"Baby kamu tidak ingin memelukku!" Ucapkan sesuatu yang merentangkan kedua tangannya menunggu sang istri masuk dalam pelukannya.


"B.....byy"


Bruk


"BABY.....!"


"ALISYA...!"


Bukannya berlari memeluk Kenzo, Alisya justru ambruk tak sadarkan diri. Bersyukur Kevin yang berada di belakang wanita hamil itu segera bertindak menangkap tubuh Alisya sebelum menghantam lantai.


"Panggil dokter sekarang juga!" Teriak Kevin panik yang langsung mengangkat Alisya membawanya masuk kembali ke dalam mension.


Kini semua orang tengah berdiri di luar pintu dengan perasaan cemas dan khawatir terhadap kondisi Alisya.

__ADS_1


"Dasar kanebo kering! Kau membuat little girl ku syok dan pingsan sialan!" Umpat Kevin yang berdiri berkacak pinggang di depan Kenzo menatap tajam pria yang menjadi dalang tidak sadarnya Alisya.


"Kau...... Apa yang kamu lakukan di mension ku?"


Kenzo yang baru sadar jika di mension itu ada dengan Kevin yang merupakan musuh bebuyutannya langsung memasang ekspresi datar dan dingin.


"Apalagi? Jelas aku kemari untuk menggantikan dirimu. Aku akan menjadi suami baru dari Alisya." Jawab Kevin dengan santai.


Bugh


Kenzo yang mendengar perkataan Kevin langsung menghadiahi Kevin dengan sebuah bogem mentah yang langsung merobek sudut bibir pria itu.


"Kamu benar-benar mencari mati rupanya." Desis Kenzo yang menatap tajam Kevin yang tersungkur di lantai.


"Aku tidak keberatan asalkan aku bisa membawa Alisya bersamaku." Balas Kevin yang justru semakin menjadi-jadi. Tak lupa menyeringai kecil yang semakin membuat Kenzo emosi.


Sret


Dengan emosi yang berada di ubun-ubun Kenzo langsung menarik kerah baju Kevin. Menatap tajam Kevin seperti singa yang sedang mengincar mangsanya. Jika tetapan Kenzo bisa menelan seseorang maka dapat di pastikan tatapan tajam itu sudah beneran Kevin hidup-hidup.


"Jangan pernah coba-coba untuk merebut Alisya dariku. Bahkan untuk berpikir pun jangan pernah kamu lakukan. Karena aku tidak akan pernah melepaskan Alisya kecuali maut memisahkan nafasku dari badan ku. Maka di saat itu pula aku menyerah." Ucap Kenzo datar.


Ceklek


"Astaga...... Apa yang kalian lakukan?" Pekik Kris yang baru keluar dari kamar Alisya langsung di suguhkan dengan pemandangan orang yang sedang baku hantam.


"Hey..... Kalian kenapa diam saja. Kenapa tidak pisahin kedua Pria tua yang berperilaku bocah ini." Teriak Kris dengan kesal.


Robert dan Dirga yang baru sadar segera bergerak memisahkan kedua pria yang sudah saling menarik satu sama lain itu. Robert yang menarik kerah baju Kenzo sedangkan Dirga yang menarik Kevin. Hingga kedua pria itu terpisah dan memiliki jarak.


"DIAM....!" Sentak Kenzo dan Kevin bersamaan menatap tajam Kris yang sedang mengomel seperti bapak-bapak.


"Kamu laki atau wanita? Kenapa cerewet sekali seperti ayam betina yang habis bertelur?" Kata Kevin yang bermulut pedas.


"Mulutmu seperti emak-emak dasteran yang sedang mengomeli anak perawan!" Sahut Kenzo yang ikut-ikutan memojokan Kris.


Uhuukkk


Maya yang mendengar perkataan dari kedua pria itu hanya bisa menutup mulut dengan tangannya untuk menahan tawa yang bisa saja keluar.


Sedangkan di sisi lain Kris yang mendapat serangan lisan dari kedua pria yang bermulut cabai itu hanya bisa menghela napas.


"Sudahlah kalian membuatku kesal." Ucap Kris yang beranjak pergi.


"Mau kemana lagi?" Teriak Kevin dan Kenzo secara bersamaan membuat Kris menutup telinganya.


"Astaga ada apa dengan otak dan mulut kedua pria ini? Mereka berdua benar-benar membuatku kesal." Gerutu Kris dalam hati.


"Apalagi!?"


"Bagaimana keadaan istriku?"

__ADS_1


"Bagaimana keadaan little girl?"


Lagi lagi Kenzo dan Kevin menanyakan hal yang sama dengan nama panggilan yang berbeda-beda yaitu dengan panggilan yang di sematkan untuk Alisya.


"Little girl? Berani kamu membuat nama khusus untuk istriku?" Ucap Kenzo yang keberatan Kevin memberi nama khusus untuk sang istri.


"Kenapa tidak? Dia little girlku!" Balas Kevin yang tidak ingin kalah.


"Sampai kapan kalian akan berdebat seperti anak kecil? Jika kalian hanya ingin berdebat, KELUAR......" Sentak Maya dengan suara datar berkacak pinggang menatap tajam keduanya.


Kevin dan Kenzo yang sedang adu mulut langsung terdiam kaku. Bahkan keduanya langsung menjauh dan menutup mulut masing-masing.


"Ada apa dengan kedua orang ini? Bukankah mereka itu musuhan? Tapi kenapa sifat mereka seperti seorang suami dan seorang kakak yang mengkhawatirkan Adiknya." Terang Kris dalam hati yang ikut menyaksikan perdebatan Kenzo dan Kevin.


"Bicaralah Dok!" Kata Maya dengan ramah.


"Keadaan Nona baik-baik saja. Mungkin dia pingsan hanya karna syok. Dan tolong perhatikan lagi kegiatan Nona Alisya, Nona Alisya saat ini sedang hamil jadi jangan biarkan dia bekerja yang berat-berat." Pesan Kris.


"Cih semua ini karna kanebo kering ini." Sindir Kevin.


Sedangkan Kenzo tidak menanggapi sindiran dari Kevin saat ini telinganya terngiang-ngiang ucapan Kris.


Hamil


Hamil


Hamil


"A......Lisya hamil?" Tanya Kenzo dengan tampang bodoh.


"Iya bro, sudah 3 Minggu. Selamat, kamu akan segera menjadi ayah." Ucap Kris yang merangkul bahu Ke zo seperti saudara.


Srekk


Brukk


"Sialan!" Umpat Kris yang langsung terperanjat jatuh tersungkur ke lantai saat tanpa perasaan Kenzo melepas rangkulan tangannya.


Sedangkan Kenzo yang menjadi dalang kini pria itu duduk terdiam kaku dengan mata berkaca-kaca di samping Alisya. Tangan Kenzo terulur mengusap perut rata Alisya dengan tangan yang bergetar.


"Ka....kamu hadir nak...? Ma.....maaf Da.....Daddy terlambat mengetahui keberadaan kamu." Bisik Kenzo yang nyaris tak terdengar.


"Maaf baby aku terlambat." Bisik Kenzo.


Cup


Srettt


"Eh mau kemana kamu?"


Keris yang Melihat gelagat Kevin yang ingin masuk ke dalam kamar Alisya langsung menarik kerah baju belakang Kevin.

__ADS_1


"Mau ketemu Alisya." Jawab santai Kevin.


"Kevin beri mereka waktu. Kenzo dan Alisya baru ketemu jangan rusak momen mereka. Bukankah kamu tahu bagaimana Alisya terpuruk karna kehilangan Kenzo. Berikan mereka waktu luang, bukankah kalian musuhan kenapa justru terlihat seperti seorang suami dan seorang kakak yang sedang berebutan perhatian Alisya." Sindir Kris pedas menatap sinis Kevin.


__ADS_2