Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Dirga dan Maya


__ADS_3

SRET


"Hey lepaskan" sentak Maya yang baru saja menarik tangannya.


Pria itu mengajukan teriakan Maya ke luar dari hotel.


"Sampai kapan?" Tanya Dirga menatap Maya.


Maya yang mendapat pertanyaan seperti itu hanya bisa terdiam.


Melihat itu Dirga langsung menarik Maya membawanya di sebuah taman hotel sedangkan Ayah hanya mengikuti dalam diam.


"Sampai kapan" tanya Dirga ulang.


"Sampai kapan apa?" Tanya Maya balik kepada Dirga.


Mendengar itu Dirga mendekat ke arah Maya dengan tatapan mata yang tidak lepas dari mata Maya sedangkan Maya langsung mengalihkan pandangan nya saat Dirga menatap matanya.


"Berhenti berpura-pura lupa Maya" ucap Dirga datar menatap tajam Maya.


"Ini sudah satu bulan berlalu tapi kamu belum memberikan aku jawaban pasti" lanjut Dirga menatap dalam mata Maya.


"Satu bulan apa aku tidak mengingat apa-apa" bales Maya menatap ke arah lain dengan mata yang bergerak gelisah.


"Jadi kamu lupa? Baiklah akan aku ingatkan" ucap Dirga menarik nafas lalu mengeluarkannya dengan pelan.


Flashback 1 bulan sebelumnya


Dirga yang tidak pernah memikirkan wanita tiba-tiba hampir di buat gila oleh bayang-bayang Mayang yang menari-nari di setiap pikirannya, senyumannya, tingkahnya, kecerewetan nya, semua Dirga merindukan hingga membuat kepalanya pusing.


Kebetulan hari ini adalah hari minggu atau weekend Dirga memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya kepada gadis cerewet itu.


"Sial Kenapa pakaian ku hanya penuh dengan setelan jas formal ini" tempat Dirga menatap kesal tumpukan setelah di atas ranjang.


Dirga yang biasanya tenang kini terlihat gelisah bahkan kamar itu telah penuh dengan segala pakaian yang semuanya hanya setelan formal.


"Sial. Ini mau mengungkapkan perasaan atau mau kerja" gerutu Dirga kesal.


Karena merasa kurang percaya diri dengan pakaiannya Dirga memutuskan untuk membeli pakaian kasual yang terlihat santai.


Dirga berjalan keluar dari apartemen masuk ke dalam mobil lalu melaju menuju sebuah mall terdekat. Sampai di sana tanpa babi bu langsung segera masuk.


Sekitar beberapa menit kemudian Dirga keluar dari dari mall pakaian yang digunakan oleh Dirga berbeda dengan pakaian yang sebelumnya kali ini pakaian yang dikenakan oleh Dirga terlihat sampai dan menambah kadar ketampanannya.


Bergegas segera melajukan mobilnya menuju restoran Maya karena Dirga yakin Maya pasti berada di sana karena sudah pasti restorannya akan ramai di hari weekend seperti ini.


Beberapa menit berkendara bekerja sampai di depan restoran Maya yang seperti diperkirakan restoran mayat terlihat sangat ramai namun Dirga mengacuhkan hal itu yang langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam yang memilih untuk segera menuju ruang kerja May.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


"Masuk" sahut Maya dari dalam.


Ceklek


"Selamat siang nona"siapa Dirga tiba-tiba.


Maya yang sedari tadi fokus pun mengangkat tetap kepalanya hingga ia bisa melihat Dirga yang berada di depannya.


"Ehhh silakan duduk tuan" ucap Maya mempersilakan Dirga duduk di depannya.


"Ini untukmu" Dirga menyuburkan buket bunga ke arah Maya.


Maya bingun namun tetap menerima buket bunga itu. Maya mengernyitkan alis melihat penampilan Dirga yang beda dari biasanya.


"Anda serius Tuan memberi saya sebuah buket bunga yang Bahkan artinya melambangkan sebuah perasaan"ucap Maya melirik bunga mawar merah di tangannya.


"Ya untuk mu" bales Dirga dengan datar.


Suntuk mendengar itu Maya hanya bisa manggut-manggut lalu kembali fokus pada sesuatu yang dipegangnya.


"Maya ada yang ingin aku bicarakan kepadamu" kata Dirga tiba-tiba yang bicara dengan bahasa santai bukan lagi bahasa formal seperti biasa.


"Bicara tentang apa?" Tanya Maya yang mengerutkan dahi.


"Tentang perasaanku" jawab Dirga yakin dan tegas.


Mendengar penuturan itu sontak membuat Maya langsung menghentikan kegiatannya dan pandangannya perlahan naik berpindah ke arah Dirga.


"Aku menyukaimu Maya tidak tahu kapan rasa ini muncul namun aku sudah tidak bisa menahannya lagi jadi maukah kamu menjadi kekasihku" ungkap Dirga blak-blakan.


"Ya Aku menyukaimu ralat bukan menyukaimu namun aku mencintaimu" ungkap Dirga dengan tugas.


"Apa anda sedang bercanda tuan" kata Maya menatap sinis ke arah Dirga.


"Aku sungguh-sungguh Aku benar-benar menyukaimu dan aku menginginkan kamu menjadi kekasihku" ucap Dirga sungguh-sungguh.


"Apa anda menganggap saya sebagai mainan sehingga Tuan berencana untuk......"


Cup


"Aku benar-benar menyukaimu my. Aku tidak pernah berniat untuk mempermainkan mu bahkan jika kamu mau aku bersedia untuk menikah dengan mu sekarang juga" ucap Dirga di depan wajah Mayang hanya berjarak mungkin 5 CM saja.


Deg


deg


Deg


Tiba-tiba jantung bayi berdetak dengan kencang matanya menatap balik bola mata Dirga yang sedang menatapnya.


Harus Maya akui juga begitu tampan saat dilihat dari jarak sedekat ini namun Maya tidak menyukai atau mungkin belum tertarik.


Maya memang dia ingin mencari seorang kekasih tapi nanti saat ia sudah menyaksikan jika Alisya sahabat terasa saudaranya itu menemukan kebahagiaannya sendiri dan sekarang Alisya dan Kenzo memang terlihat saling mencintai namun Maya belum tahu apakah Kenzo adalah orang yang ditakdirkan untuk sahabatnya atau hanya orang yang singgah.

__ADS_1


Sebagai seorang sahabat Maya hanya menginginkan sebuah kebahagiaan untuk Alisya.


"Apa kamu mau menjadi kekasih ku" berisik Dirga lembut membuat mayat tersadar dari lamunannya.


"Tapi aku tidak menyukai mu." Ucap Maya jujur.


"Bukan tidak menyukai namun belum" koreksi Dirga terhadap ucapan maya.


"Lagi pula tidak apa-apa aku akan membuat mu mencintai ku secara pelan-pelan" lanjut Dirga masih dengan nada yang sama.


Huh


Menarik nafas mendorong dada Dirga hingga duduk di tempat semula.


"Jujur untuk saat ini aku belum niat untuk menjalin sebuah hubungan karena sahabat ku Alisya belum menemukan kebahagiaannya yang sejati" ungkap Maya dengan serius.


"Jadi kamu menolak ku?" Siap Dirga datar namun dibalas dengan gelengan kepala oleh Maya.


"Lalu apa?"


"Aku akan menjawabnya setelah nanti Alisya dan Kenzo menikah"


Maya tersenyum manis yang langsung menggetarkan jantung Dirga.


"Sial. Senyumannya membuat jantungku tidak aman" Guman Dirga.


"Satu bulan yang lalu aku meminta mu untuk menjadi kekasih ku namun kamu menjawab akan menjawab ku setelah memastikan nona Alisya bahagia. Dan hari ini dapat kamu lihat sendiri jika sahabat kamu itu sudah menemukan kebahagiaannya jadi..." Ucap Dirga menjeda kalimatnya.


Dirga mengulurkan tangannya menggenggam kedua tangan Maya dan menatap matanya dengan dalam.


"Kamu tidak akan menolak Aku lagi bukan?" Ucap Dirga yang beralih memeluk pinggang Maya hingga jarak keduanya semakin dekat satu sama lain.


Grep


"Jadi bagaimana?" Bisik Dirga memeluk erat pinggang Maya.


"Karena kamu memaksa aku juga terpaksa menerimamu menjadi kekasih ku" balas Maya dengan senyum manis di bibirnya.


Mendengar itu berjalan langsung menarik tengkuk Maya melabuhkan bibirnya di atas bibir Maya sedangkan Maya hanya bisa melototkan kedua matanya dengan tindakan bergaya yang tiba-tiba yang tak disangka-sangka olehnya.


"Terima kasih dan.... Aku mencintaimu" ungkap Dirga di telinga Maya.


Mendengar ungkapan Ridha membuat wajah Maya langsung bertemu merah Maya yang merasa malu pun langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang Dirga.


"Akhirnya aku mempunyai seorang kekasih ternyata sebagai ini mencintaimu my aku tak percaya gadis yang dulunya aku panggil dengan julukan burung beo malah yang membuatku jatuh cinta dan sekarang burung beo itu telah menjadi kekasih ku" kata Dirga dalam hati memeluk erat Maya.


Di bawah sinar bulan yang indah Maya dan Dirga saling memeluk memberi kehangatan masing-masing Ayah bahkan serasa tidak percaya pria yang dulu dia juluki pria kaku bahkan satu bulan lalu yang dia secara blak-blakan mengatakan tidak menyukainya luluh dengan perhatian kecil yang diberikannya selama satu bulan ini walau tidak secara langsung namun Dirga masih sempat memberi perhatian di sela-sela kesibukan Dirga yang menjadi sebagai asisten dari Kenzo yang Bahkan kerja sampai 24 jam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


******Hayo siapa yang kesal Karna kagak di munculkan part MP nya Alisya dan Kenzo?


**Sabar ya Author juga lagi pusing mau buat gimana soalnya takut malah di tolak lagi jadi author alihkan dulu di Dirga dan Maya.

__ADS_1


Bagi reader yang tunggu Maya dan Dirga jadian Nih author sudah kabulin jangan ngambek lagi ya😄😄***


__ADS_2