Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Bar-bar di tempat perang


__ADS_3

" kalem apaan kalian itu dua gadis terbar-bar yang pernah gue temui " Kata dalam hati semua orang


" IYA LO KALEM TAPI DULU SEKARANG NGGAK..! LO BAR-BAR TAU GAK? "


" BAR-BAR GUNDUL MU "


" APA KAU MEMANG BAR-BAR. ALISYA ITU LEMBUT BUKAN KAYAK LO YANG LAKI "


" JADI LO ANGGEP GUE LAKI GITU "


" NAH IYA LO LAKI. LAKI-LAKI JADIAN LEBIH TEPATNYA "


" SIALAN TAU GINI TADI NGGAK GUE SELAMATIN LO. BIAR DI MANGSA TUH MAH OM-OM PEDO " TeriakAlisya dengan Kesal


" Hiks hiks hiks "


" Napa lagi Lo nggak ada angin nggak ada hujan malah Nangis " tanya Alisya memutar bola mata malas karna drama sahabatnya itu


" Om-om pedo itu Tampar gue hiks terus pegang-pegang bukan tapi pukul-pukul bokong gue hiks sampe merah loh Lis ini sakit " Maya Mengaduh kepada Alisya.


Sontak Alisya yang sudah tenang kembali mendidih saat sahabatnya satu-satunya di lecehkan


" Sialan...." Umpat Alisya lalu mengambil katana yang ia jatuhkan tadi lalu menuju ke mucikari yang sudah berkeringat dingin hanya karna tatapan Alisya


" Berani sekali yah kau Om-om pedo lecehkan sahabat gue " kata Alisya saat di depan mucikari


" mana tangan yang Lo gunakan untuk pukul bokong sahabat gue ha...." Tanya Alisya. Bukan, itu bukan pertanyaan tapi perintah menyerahkan


" Cih Lama " Alisya lalu menarik paksa tangan yang memukul bokong Maya Tadi


SRETT


AAAAAAAA

__ADS_1


mucikari itu langsung berteriak berguling-guling karna lengannya putus dari badannya


SRETT


AAAAAAA


" Brisik " desik Alisya lalu menarik lidah Mucikari dan memotongnya.


Jleb


jleb


jleb


SREET Zret


Bagai orang kesetanan Alisya menusuk dan menyayat mucikari itu padahal mucikari itu sudah tewas. belum puas juga Alisya lalu membedah perut mucikari


" makan tuh usus " kata Alisya mengeluarkan Usus mucikari


HOEEEK hoeek hoeeek


" Kebiasaan deh Lo Mos orang lagi Asyik nonton juga " Kata Alvaro meledek Ramos yang sedang memuntahkan isi perutnya.


" Tau....kebiasaan nih si Ramos " Timpal Kris.


Alisya lalu mendekat ke arah Ramos dan duduk sejajar dengannya


" kamu kenapa kok muntah " tanya Alisya dengan Watados


" Masih Nanya. gue itu mual Liat Lo bedah tu orang " jawab Ramos lemes


" Cih lemah. Situ laki apa Perempuan " Ledek Alisya berlalu pergi

__ADS_1


Grep....


" Kemana Saja " Tanya Kenzo mendekap Erat tubuh Alisya


" Aku merindukan mu " ungkap Kenzo mempererat dekapannya.


sedangkan yang lain hanya diam mematung terutama Dirga selama 2 Minggu ini wanita di dekapan Kenzo bolak balik di perusahaan Kenzo namun Kenzo tak pernah bersikap manis seperti ini


" Bukannya Aku selalu ke Perusahaan mu " Tanya Balik Alisya


" aku tidak tau tapi jantung ku hanya berdebar jika padamu bukan waktu di kantor atau hari-hari yang kita lalui selama ini " Ucap Kenzo Lirih mengecup pucuk kepala Alisya


" Sial kenapa malah begini sih. harusnya tadi gue langsung kabur " Umpat Alisya dalam hati Merutuki kebodohannya


" WOY....MAEMUNAH SINI LO. NGGAK LIHAT APA GUE LUKA-LUKA GINI " Teriak Maya


" Dasar Lemah " Ledek Alisya namun melepaskan juga pelukan Kenzo lalu mendekat ke arah Maya


" GUE BUKAN LEMAH. CUMA GUE KAGAK BISA LAWAN DIA. DIA KAN LAKI LIS " kata Maya membela diri


" NOH......LAKI LO DAH GUE BANTAI " kata Alisya


" LAKI GUNDUL MU. OGAH GUE BUAT LO AJA SANA "


" EMANG DIA BISA HIDUP LAGI KALAU BISA GUE NIKAHI DEH "


" TERUS TUH COWO BELAKANG LO MAU LO KEMANAIN "


" JADIKAN SELIR " Kata Alisya santai tanpa beban tanpa menyadari jika Kenzo sudah memerah menahan Amarah


Srettt


Cup

__ADS_1


__ADS_2