
"Ah.... baby apa yang kamu lakukan?" teriak Alisya karna tiba-tiba Kenzo membaringkan dirinya di atas ranjang dengan posisi yang terlentang.
"Diamlah Baby aku hanya akan mengobati mu agar punya mu tidak lagi perih" ungkap Kenzo yang melepas tali jubah mandi Alisya namun di tahan oleh Alisya.
"A...aku bisa obati sendiri" kata Alisya dengan gugup.
Bukan hanya gugup yang di rasakan Alisya namun juga malu saat Kenzo menyatakan akan mengobati area sensitif miliknya.
"Menurutlah baby aku tidak akan memakan mu aku tidak akan Setega itu mengutamakan nafsu ku daripada kenyamanan kamu." ungkap Kenzo menatap tulus tepat pada bola mata Alisya.
Mendengar penuturan Kenzo membuat Alisya tak lagi sanggup melawan kehendak Kenzo. Alisya hanya bisa membiarkan Kenzo melakukan apa yang di lakukan.
Sedangkan Kenzo tersenyum tipis saat Alisya tak lagi menolaknya. dengan hati-hati Kenzo melepas tali jubah mandi sang istri lalu menyibak dan berjongkok melihat lembah hutan yang membuatnya mengerang nikmat semalam.
Mata Kenzo membulat melihat pemandangan di depannya bukan karna nafsu melainkan Merutuki dirinya sendiri yang termakan nafsu hingga menghajar Alisya dengan begitu brutal.
"Astaga apa yang aku lakukan...? pantas saja istri ku mengeluh sakit ternyata separah ini" batin Kenzo yang ikut meringis melihat lembah di depannya itu membengkak karena ulahnya.
"Tahan sebentar baby ini akan sedikit sakit" kata Kenzo.
"Hm" Alisya hanya bisa berdehem karna jujur saat ini dia benar-benar malu bahkan wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus menjalar hingga sampai ke kuping.
Kenzo mengeluarkan salep yang di berikan Kriss padanya lalu mulai mengolesi lembah itu dengan salep buatan Kriss. setelah selesai Kenzo merapikan kembali jubah mandi sang Istri.
"Tidak perlu malu. aku suami mu, aku milik mu dan kamu milik ku" bisik Kenzo penuh cinta.
__ADS_1
Alisya yang mendengar bisikan Kenzo langsung membuka mata hingga ia langsung bertatap mata dengan Kenzo yang sekarang berada di atas tubuhnya sontak warna merah yang tadi sudah hampir memudar kini malah kembali memerah membuat Kenzo langsung terbahak.
Hahahaha
"Kamu malu baby?" tanya Kenzo dengan mengelus pipi lembut Alisya yang lembutnya seperti kulit bayi.
"Ahahha sudahlah aku tidak akan menertawakan kamu lagi. kamu tunggu disini jangan turun" kata Kenzo menatap tajam Alisya.
"Ada apa dengannya kenapa setiap hari kelakuannya malah bikin kesal saja" Guman Alisya yang kesal Karna di tertawakan.
Beberapa menit kemudian Kenzo kembali dengan menenteng semua perlengkapan Alisya dari dalaman sampai pakaian luarnya.
"Byyy kamu kenapa....." kalimat Alisya langsung kepotong dengan kalimat Kenzo berikutnya.
"Aku hanya ingin memanjakan kamu, menjadikan kamu Ratu dalam hidup ku" kata Kenzo yang berbicara sungguh-sungguh.
"Ken... jangan lakukan itu" cegah Alisya saat Kenzo duduk di bawah kaki Alisya.
"Kamu suami aku, aku harus menghormati dan menghargai kamu, aku yang harus mengurus mu bukan kamu yang mengurusku. kamu adalah kepala keluarga tidak seharusnya kamu berlutut di bawah kaki ku apalagi memegang kakiku" terang Alisya.
Alisya memang terkadang kekanak-kanakan dan sedikit egois namun ia juga tau cara menghargai dan menghormati apalagi jika itu suaminya.
"Persetan dengan semua itu. aku hanya ingin memanjakan kamu, menjadikan kamu Ratu, menjadikan kamu wanita yang paling bahagia di muka bumi ini. apa aku salah?"
"Tapi...."
__ADS_1
"Aku tau seorang istri harus menghormati dan menghargai suaminya dan aku yakin kamu akan menghormati dan menghargai aku sebagai suami kamu." kata Kenzo dengan tegas.
"Lalu apa masalahnya jika aku ingin duduk di bawah kaki atau bahkan menyentuh telapak kaki kamu. kamu istri ku orang yang sudah sepantasnya aku bahagia kan, aku dan semua laki-laki di dunia ini tidak akan ada jika bukan dari seorang wanita. jika wanita harus menjunjung tinggi Suaminya lalu kenapa seorang suami tidak menjujung tinggi istrinya bahkan terkadang menyakiti perasaan fisik dan batin istrinya." kata Kenzo lagi yang membuat Alisya terdiam.
"Aku hanya ingin kamu dan aku berjalan sejajar dan memiliki derajat yang setara. aku tak meminta kamu untuk mengurus ku dengan ini itu karna kamu istri ku bukan pembantu, aku hanya ingin kamu selalu mencintai dan berada di sisiku selamanya hingga maut memisahkan" ucap Kenzo lantang dengan sungguh-sungguh.
Alisya yang mendengar penuturan Kenzo matanya memerah menahan air mata. Alisya benar-benar bersyukur Tuhan mengirimkan orang seperti Kenzo dalam hidupnya yang penuh akan luka. Alisya benar-benar terharu dengan apa yang di katakan oleh Kenzo dan apa yang di inginkan Kenzo.
"Sesederhana itukah?"
Rasanya Alisya ingin berteriak kepada dunia membiarkan semua mahluk di dunia ini jika ia begitu bahagia memiliki Kenzo dalam hidupnya.
Membiarkan semesta alam melihat jika kini ia mendapatkan kebahagiaan yang dia nantikan selama ini.
Alisya menatap Kenzo dengan pandangan mata penuh cinta yang akan besar. soal yang begitu besar mencintainya, sosok yang begitu sabar menghadapinya kini Alisya benar-benar yakin jika Kenzo hanya akan mencintainya dan Alisya yakin dia juga telah jatuh dalam pesona akan seorang Kenzo.
Apakah ini akhir?
... Tentu tidak. ini adalah awal, awal mereka Kenzo dan Alisya menjalani hidup dengan membuka lembaran baru, melupakan masa lalu dan menatap masa depan....
Baik Alisya maupun Kenzo mereka berdua jelas tau masih banyak badai yang akan menerjang langkah mereka, masih banyak ujian yang akan menyertai perjalanan mereka berdua tapi mereka berdua berjanji pada diri masing-masing akan selalu percaya dan berjalan bersama seperti yang di katakan Kenzo
Berjalan sejajar dengan derajat yang sama.
**Eitssss........ tunggu dulu, ini belum tamat😝
__ADS_1
Yok tunggu dan baca episode selanjutnya Yanga kan di warnai drama penuh cinta alias ngebucin🤣
Ada yang dah Dig duh gak**?