Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Celoteh Maya


__ADS_3

" Sialan.....kenapa sih Kakek kasih semua sahamnya ke Alisya padahal aku juga kan Cucunya " Umpat Alexa pergi dari tempat persembunyiannya.


" gue pastikan kali ini Lo bakal nangis Darah Alexa, Lo harus bayar tuntas apa yang Lo lakuin ke gue dari kecil sampai besar " Monolog Alisya di balik pintu


Skip......pagi hari


" Ingat Jalankan Rencananya dengan baik dan jangan sampai ketahuan jika sampai ketahuan kalian tanggung sendiri akibatnya " kata Ramos yang sedang memperingati Bawahan kepercayaannya untuk masuk menyelinap di kediaman Beatrix


" Baik Tuan " Jawab Kedua wanita di depan Ramos yang tak lain adalah Ariana dan Alya.


" Sebentar lagi berangkat " perintah Ramos yang hanya di angguki oleh kedua wanita itu.


" Sial siapa Wanita itu. Aku harus menyingkirkannya " kata Ariana dalam hati mengepalkan tangannya dengan Erat menahan Amarah.


" Tuan Nyonya "


" Ada apa Bi " Tanya Reva yang sedang baru selesai sarapan bersama Edric dan Alexa


" Itu Nyonya 2 orang pelayan mengundurkan diri karna mereka akan pulang kampung " kata Bi Ina


" Lah Kok mendadak BI " kaget Reva


" Saya juga baru tadi tau Nyonya "


" ya sudah kamu Cari pelayan baru sana usahakan Minggu depan sudah ada " kata Reva


" Baik Nyonya "


" Sayang Aku ke kantor dulu yah " Kata Edric


" iya Mas/Dad " sahut Reva dan Alexa berbarengan.


Edric berjalan keluar mension di ikuti Alexa dan Reva di belakangnya


" Hoam...... Sudah pagi. Cepat sekali " Guman gadis itu yang masih setengah Sadar


Tring....


Tring ...


Tring ...


" Duh siapa sih yang Telfon pagi buta gini " Gerutu gadis itu berusaha mencari Ponselnya dengan mata yang setengah terbuka


" Halo..."


" ALISYA BANGUN INI SUDAH MAU SIANG KAMPRET.....LO JANJI NGANTAR GUE KE RESTORAN KEMARIN......"


" ****.....dasar Toa " Guman Gadis itu menjauhkan ponselnya dari telinganya. gadis itu ternyata adalah Alisya yang baru saja bangun padahal waktu sudah menunjukan jam 7 lewat


" Iya Iyah sabar Napa ini juga mau siap-siap " Jawab Alisya malas


" CEPAT...."


Tuk


Tuk

__ADS_1


Tuk


Alisya segera beranjak ke kamar mandi Ia tidak ingin mendengar Celotehan sahabat Cerewetnya itu lagi.


Beberapa menit kemudian Alisya keluar dari kamar mandi lalu menuju walk in Close lalu keluar lagi lengkap dengan pakaian Rapi


Tak


Tak


Tak


Alisya berlari menuruni tangga dengan terburu-buru


" Buset... bisa di amuk gue mah tuh macan tutul " monolog Alisya melihat jam di pergelangan tangannya


" Non....."


" Eh eh.....BI Ina......baru dari pasar yah Bi " tanya Alisya tersenyum manis ke arah BI Ina


" Iyo Non bibi dari pasar, Non mau kemana " tanya Bi ina


" Alisyamau ke tempat Maya BI...Alisya pergi dulu ya " Pamit Alisya lalu berlari keluar dengan Cepat


Brukk


" Ah maaf aku tidak melihat mu aku terburu-buru " kata Alisya tanpa Melihat orang itu lalu berlari ke garasi mengambil Motornya


" Kau tidak apa Mona " tanya Wanita satunya yang memegang sayuran


" Sudah Ayo kita masuk " Mona langsung berdiri dan mengambil kembali belanjaannya lalu masuk ke dalam kediaman Beatrix.


******


" Sial sial sial kenapa harus lampu merah segala Bugh bugh " umpat Alisya yang terjebak di lampu Merah memukul-mukul tangki motornya.


Tanpa Alisya ketahui karna Ulahnya seorang pria yang melihatnya langsung terkekeh kecil bahkan membuka kaca Mobilnya dan memerhatikan Alisya Dari samping


Pria itu terus melihat ke arah Alisya Hingga tiba-tiba tatapan keduanya bertemu


Deg


" gadis bercadar "


Brum.......


" DIRGA KEJAR PENGENDARA MOTOR ITU CEPAT......." Teriak Pria itu yang tak lain adalah Kenzo


" Tuan untuk apa kita mengejar orang itu kita ada meeting dengan perusahaan Terbesar di Paris " kata Dirga namun masih berusaha mengejar pengendara motor


" Aku tidak akan Rugi atau bangkrut. Pengendara motor itu adalah gadis bercadar " kata Kenzo yang berpindah ke depan dan melihat motor hitam itu yang melambung ke daratan lain


" Dirga Cepat kita akan kehilangan jejaknya"


" Dirga Belok...."


" Ah **** kemana dia "

__ADS_1


Brak


" Sudah ku bilang Cepat....sekarang lihat kita kehilangan Jejaknya lagi " Umpat Kenzo


Sedangkan di tempat lain Alisya baru saja sampai di unit Apartemen Maya Ia melewati jalur pintas itulah mengapa dia cepat sampai.


Ceklek


Bugh


Auuuu


" Dasar kebo.....baru datang kau Haa... ini sudah jam 8 Lo baru nongol. Kalau misalnya gue di culik Lo tiba gue udah mati Lis MATI....." Celutuk Maya dengan menekan kata MATI


" Tapi masih hidup kan sekarang " Ujar Alisya enteng


" nah iya. karna gue nggak di culik kalau gue di culik gue udh mati Lis. Lo itu kebiasaan bangat tidur ke kebo tau nggak! Gue sudah dari pagi buta nunggu Lo tapi Lo nggak muncul-muncul " Omel Maya Lagi


" Terus masih mau berangkat atau kagak kalau kagak gue mau tidur "


" Berangkat Lah. Gue juga cari uang buat Lo kampret kalau gue kismin siapa yang bakal kasih Lo uang bokap Lo jangan harap " Maya dengan Celotehnya keluar dari Apartemen di ikuti oleh ALISYA yang di belakang sedangkan menyembunyikan mukanya setiap berpapasan dengan seseorang Sedangkan Maya ia terus mengomel tanpa memperdulikan keadaan sekitar.


" Walau bokap gue nggak perhatian tapi dia tetap beri gue uang jajan walau nggak pernah gue pake " Ingin sekali Alisya berkata seperti itu tapi Ia masih sayang telinganya jadi dia hanya bisa diam dan menanggung malu karna di lihat orang banyak


" ALISYA......KENAPA MASIH DISITU HA......MAU GUE GOROK LEHER LO HA..." Teriak Mata yang telah sampai di motor Alisya tapi Alisya masih di belakang


" Buset.... PMS kali dia " Guman Alisya berlari seribu bayangan ke arah Maya


" Cepat...." Perintah Maya Galak


" iya Iyah ini sudah. ayo naik " Cicit Alisya


Maya Lalu naik di atas motor Alisya lalu mereka pergi menuju ke Restoran milik Maya


*******


Ceklek......


" maaf Tuan kami terlambat " Kata Dirga kepada Pemimpin perusahaan terbesar di Paris


" Tidak apa-apa Tuan. Saya tidak keberatan sama sekali " kata Pria Itu berusaha tersenyum


" Ah perkenalkan Ini Putri saya namanya Prita dia yang akan mewakili saya nantinya " lanjut pria itu lagi


" Prita Tuan " kata Prita mengulurkan tangannya kepada Dirga dan Kenzo namun hanya Dirga yang menerimanya


" Dirga Asisten pribadi Tuan Kenzo " Kata Dirga Datar


Sedangkan Kenzo hanya acuh mood nya yang sudah rusak dari tadi tambah rusak karna melihat seorang wanita di depannya berusaha menarik perhatiannya.


" jika anda benar-benar Datang karna Urusan Kerja sama maka saya layani tapi jika hanya datang untuk menawarkan Putri anda lebih baik anda angkat kaki dari perusahaan ku " Kata Kenzo Datar.


Sontak mereka berdua langsung membulat akan ucapan Kenzo yang tak main-main


" Tuan saya datang karna kerja sama bukan..."


" maka Bawah jauh-jauh wanita itu dari tempatku. "

__ADS_1


__ADS_2