
"Kamu sangat cantik baby" puji Kenzo menata penuh cinta wajah alisya.
Mendengar pujian Kenzo membuat wajah Alisya langsung bertemu merah menjalar hingga ke kuping nya.
"Kenapa pipinya merah hm" goda Kenzo yang semakin menjadi-jadi.
Alisya yang merasa malu pun langsung menyeludupkan kepalanya ke dada Kenzo. Kenzo yang memang tidak mengenakan apapun langsung menegang saat merasakan hembusan napas Alisya yang membuat aliran darahnya tersumbat seketika.
"**** aku...... aku tidak bisa menahannya lagi" umpat Kenzo dalam hati.
"Baby....."panggil Kenzo dengan suara yang terdengar berat.
Kenzo mengangkat dagu Alisya hingga kini wajah keduanya begitu dekat bahkan hembuskan napas pun bisa saling merasakan satu sama lain.
"Baby...." panggil Kenzo lagi.
"Bisakah aku meminta hak ku baby?" Izin Kenzo yang suaranya semakin berat dengan mata yang sudah di penuhi gairah.
Mendengar itu Alisya hanya diam dengan mata yang terus menatap Kenzo dalam diam.
"Diam mu aku anggap jawaban" desis Kenzo.
__ADS_1
Tanpa ba-bi-bu lagi Kenzo langsung menarik tengkuk Alisya melabuhkan bibirnya di atas bibir Alisya. ******* ******* kecil Kenzo berikan hingga membuat Alisya rileks dan mulai membalas ******* Kenzo.
Kenzo terus mengekspos rongga mulut Alisya dengan lidahnya mengajak lidah Alisya untuk saling membelit satu sama lain. setelah puas dengan bibir ciuman Kenzo mulai beralih kepada kuping menggigit kecil lalu mulai turun ke area leher.
Dengan penuh kelembutan Kenzo mulai mencium, menjilat dan menggigit kecil leher Alisya membuat Alisya mengeluarkan suara-suara aneh yang malah membuat Kenzo tambah semangat.
"Keluarkan saja baby aku suka suara seksi kamu" bisik Kenzo di telinga Alisya menjilat sensual kuping Alisya.
Bagai orang yang kehausan Kenzo mencumbu setiap inci kulit Alisya hingga tak ada yang terlewatkan satu inci pun. Kenzo begitu lembut memperlakukan Alisya hingga gadis itu tidak menyadari jika bathrobes yang dia kenakan sudah menghilang entah kemana.
"Are you ready baby" kata Kenzo yang sudah berada di atas tubuh Alisya mengukung Alisya dengan sempurna.
"A....aku....."
Kenzo segera mengarahkan tongkat pusakanya kepada surga dunia di depannya namun sudah dua kali percobaan tapi tingkat itu belum masuk juga alias gagal.
"S*hit kenapa harus sesempit ini" umpat Kenzo kesal Karna sudah dua kali mencoba tapi belum juga masuk.
"Maafkan aku baby" ucap Kenzo yang alngsung menekan dengan keras tongkatnya hingga berhasil menerobos masuk.
Jleb
__ADS_1
"Aaaauh sa....sakit" teriak Alisya yang langsung mencakar punggung telanjang Kenzo.
"Maafkan aku sakitnya hanya sebentar kok" ucap Kenzo pelan.
Cup
Untuk mengalihkan rasa sakit yang di rasakan oleh Istrinya Kenzo mulai kembali mencium bibir Alisya dengan lembut kembali mencumbu titik sensitif sang Istri hingga beberapa menit kemudian Alisya sudah mulai rileks dan mulai menerima kehadiran benda asing di bawahnya.
Dinginnya udara malam di tambah dinginnya AC tak mampu membuat kedua insan yang sedang berada di atas ranjang itu kedinginan. entah sudah berapa menit mereka terus bergerak seirama dengan tubuh yang penuh dengan keringat.
Peluh keduanya terlihat membasahi seluruh tubuh keduanya hingga keringat mereka berdua menjadi bersatu namun tak membuat keduanya risih bahkan Kenzo dengan terang-terangan terus terus mencium kulit Alisya tanpa perduli jika berkeringat.
Kenzo bagai orang kelaparan terus meminta dan meminta menggempur Alisya sampai jam 4 dini hari hingga membuat Alisya hampir pingsan rasanya.
"Terimah kasih. aku mencintai mu istri ku" ucap Kenzo setelah menembakkan bibit unggulnya yang terakhir ke dalam ladang Alisya.
Kenzo mengecup kening dan bibir Alisya sebagai penutup lalu berguling berbaring di samping Alisya.
"Tidurlah" bisik Kenzo menarik kepala Alisya agar berbantalkan lengannya memeluk Alisya dalam tidurnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Maaf segini saja yah😁 ini saja sudah deg-degan takut nggak di lolosin jadi terima nasib saja🤣