
"Untuk istri ku dia terluka karna tadi malam aku menggempurnya dengan berulang kali" jawab Kenzo tanpa sadar.
Jedarrrrrr
Sontak mendengar penuturan Kenzo ketiga bawahan kepercayaannya itu menganga lebar dengan. mata yang membola bahkan ketiga orang itu tidak menyadari jika orang yang mereka tanya sudah pergi dari hadapan mereka.
"Aku tidak salah dengarkan?" tanya Kris kepada Ramos dan Alvaro yang langsung di balas anggukan kepala oleh kedua orang itu.
"Tuan eh..... Tuan kemana?" tanya Kris kepada Ramos dan Alvaro saat tidak melihat jika Kenzo di depan mereka lagi.
"Sudah pergi mungkin" jawab Alvaro dengan masih wajah bodohnya.
"Itu benar-benar Tuan Kenzo?" tanya Ramos yang di balas anggukan. oleh kedua temannya.
"Ck cinta memang gila bahkan Tuan Kenzo pria paling dingin dan berwajah tembok di muka bumi ini di buat tak bertekuk lutut di hadapan seorang wanita atas nama cinta" kata Ramos tiba-tiba tersenyum sinis.
Sontak mendengar itu Alvaro dan Kriss langsung menoleh ke arah Ramos dengan pandangan tajam.
"Apa kamu tidak menyukai Nona Alisya?" tanya Kris dengan nada datar dan dingin menatap tajam Ramos yang juga menatapnya.
"Siapa bilang aku tidak menyukainya. Nona Alisya adalah satu-satunya wanita yang pantas mendampingi Tuan" jawab Ramos jujur dan tegas.
"Lalu kenapa kamu bilang begitu apa kamu tidak mempercayai cinta?" timpal Alvaro yang ikut menimpali karna merasa kesal atas ucapan Ramos yang seakan merendahkan kata Cinta.
"Cinta ya...... aku tidak tahu. mungkin aku percaya dan mungkin juga tidak." kata Ramos terkekeh kecil.
"Tapi aku akan percaya akan cinta sepenuhnya saat ada wanita yang dapat membuat ku tertarik pada pandangan pertama sama seperti Tuan tertarik untuk pertama kalinya kepada Nona Alisya. Aku bahkan akan mencintai gadis itu dengan gila sama seperti Tuan Kenzo yang mencintai Nona Alisya dengan gila. di saat wanita itu ada di dunia ini aku hanya akan mengejarnya bahkan aku tidak akan menikah selain dirinya. aku bahkan tak peduli jika dia adalah seorang p*lacur sekalipun jika dia mampu membuat ku mencintainya dengan gila sama seperti Nona Alisya membuat Tuan Kenzo mencintainya dengan gila maka aku tidak keberatan menjadi gila karna cinta" ungkap Ramos sungguh-sungguh.
"Walaupun aku sendiri tidak yakin di muka bumi ini masih ada wanita seperti itu selain Nona Alisya" lanjut Ramos dalam hati.
Selesai mengatakan itu Ramos segera beranjak berbalik pergi meninggalkan Alvaro dan Kriss yang diam mematung di tempat.
__ADS_1
Baik Alvaro maupun Kriss mengetahui dengan pasti bagaimana masa lalu Ramos yang bahkan hampir sama dengan masa lalu seorang Kenzo Tuan mereka.
Ramos juga memiliki yang sama dengan Kenzo bedanya Ibunya Kenzo pergi meninggalkan mereka saat Ayahnya Kenzo sedang terancam bangkrut kala itu sedangkan untuk Ramos sendiri, keluarganya adalah keluarga yang pas-pasan Ayahnya berusaha keras untuk memenuhi gaya hidup istrinya Ibu Ramos yang bergaya dan hidup layaknya orang kaya.
Ayah Ramos berusaha kerja mati-matian pergi pagi pulang larut malam hanya mencari nafkah namun saat Ayahnya sakit Ibunya malah pergi dengan pria lain yang lebih dari segalanya di banding dirinya dan Ayahnya bahkan Ibu Ramos tanpa ragu memutuskan hubungan mereka termasuk dengan Ramos yang notabenenya adalah anaknya sendri darah dagingnya sendiri tapi Ibunya Ramos tanpa ragu membuang Ramos.
sejak saat itu Ramos tumbuh dengan dendam yang besar terhadap ibunya bahkan Ramos melampiaskan semua kemarahannya terhadap ibunya dengan menjadi pria yang suka bergonta-ganti kekasih dan tidur dengan wanita yang berbeda setiap malamnya.
Ramos melampiaskan semua kemarahannya dengan menyakiti berbagai macam dengan wanita dengan harapan suatu saat nanti ibunya melihat itu jika perlu Ramos selalu ingin mencari tau dimana wanita yang melahirkannya itu bahkan Ramos telah lama berencana jika wanita itu mempunyai anak perempuan maka Ramos orang pertama yang akan merusak anak itu tapi sampai sekarang Ramos belum bisa menemukan wanita itu.
"Aku harap Ramos bisa melepaskan semua dendam itu" ungkap Kriss menatap sendu punggung Ramos yang menjauh.
"Cih aku pikir mudah. Ramos dari kecil telah memupuk dendam itu hingga sekarang pasti dendam itu semakin besar jika aku jadi Ramos pun aku pasti akan melakukan hal yang sama bahkan aku pasti akan membunuh wanita itu jika ku temukan" kata Alvaro dengan tangan yang mengepal.
"Kamu tidak mengerti bagaimana menjadi anak buangan Kris" kata Alvaro yang beranjak pergi meninggalkan Kris.
Kris mematung menatap kepergian Alvaro memang dari mereka semua baik Kenzo, Dirga, Ramos, Alvaro dan dia hanya dirinya yang memiliki masa lalu yang bisa di katakan keluarga hidup penuh cinta tapi sayang karna lagi lagi ekonomi membuat mereka hidup kesusahan hingga mereka mempunyai banyak utang membuat kedua orang tua Kris bekerja keras hingga do akhir hayat mereka.
"Kalian benar setidaknya aku sedikit memiliki masa lalu yang penuh cinta" guman Kriss.
Ckitt
"**** ini benar-benar membuat ku kesal" umpat Kenzo menatap tajam komplotan di depannya.
Bguh
Bugh
Bugh
"Keluar....!" teriak perampok memukul-mukul kacamobil Kenzo.
__ADS_1
"Maaf baby aku akan terlambat sedikit" ucap Kenzo.
Kenzo yang kesal pun langsung membuka pintu mobil lalu keluar dari mobil dengan santai.
"Serahkan semua benda berharga kamu jika tidak akan aku bunuh kamu" teriak orang itu dengan menodongkan pistol ke arah Kenzo.
"Ck perampok abal-abal" guman Kenzo tersenyum tipis ke arah orang di depannya.
"Kau pikir aku akan takut dengan pistol mainan kamu itu cih. dasar sampah" ledek Kenzo tersenyum miring.
Sontak mendengar itu pria yang menyodongkan pistol langsung kaget karna Kenzo tau jika pistol yang dia pegang adalah pistol mainan.
"Dia tahu ini pistol mainan? dia pasti bukan orang sembarangan tapi mau bagaimana pun dia harus menjadi mangsa kami malam ini. aku akan mendapat untung banyak dengan menjual barang-barang mewah pria ini" pikir pria itu menilai semua barang-barang milik Kenzo.
"Cih serahkan barang-barang berharga milik mu dan tinggalkan mobil itu disini jika ingin selamat" gertak pria itu.
"Cih banyak omong"
Bugh
"Kalau mau bertarung yasudah Ayo jangan banyak bacot" teriak Kenzo.
"S*alan. kalian kenapa pada diam ayo serang dia" teriak ketua perampok itu.
Bugh
Bugh
Bugh
Perkelahian tak terelakan lagi tapi apalah daya para perampok itu bukan tandingan seorang Kenzo hingga baru 5 menit kini mereka semua telah terkapar dengan Kenzo yang jelas sebagai pemenang.
__ADS_1
"Dasar hama"
Kenzo menatap mereka dengan sinis lalu berbalik masuk ke dalam mobilnya melaju pergi meninggalkan para perampok yang telah terkapar di hajar habis-habisan oleh Kenzo.