Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kekhawatiran Kenzo


__ADS_3

" tetap aja gue nggak percaya. mana ada Kucing yang di kasih ikan asin nggak tergoda apalagi keadaan Alisya kayak gini " Kata Maya


Mendengar penuturan Maya Alya dan Ariana hanya bisa terdiam walau dalam hati keduanya menyakini jika Kenzo tidak akan tergoda dengan siapa pun apalagi wanita yang ia cari selama ini sekarang ini sudah Ia temukan.


" Alisya BANGUN...Lo tahu nggak Tuh nenek lampir akan membongkar kuburan Nenek dan Kakek lo " Teriak Maya Tiba-tiba membuat ARIANA dan Alya langsung terlonjat kaget


" Nona...."


" Alisya BANGUN JIKA TIDAK INGIN KUBURAN MEREKA DI HANCURKAN SAMA ALEXA " Teriak Maya lagi kali ini Alisya merespon tangannya bergerak dan itu di lihat Oleh Maya


" Ayo bangun...." kata Maya dengan Semangat Namun senyumnya pudar saat Tubuh Alisya malah kejang-kejang


" Alisya kamu kenapa....." Maya langsung panik hingga menahan kejang-kejang Alisya. Ariana yang melihat situasi itu langsung berlari keluar memanggil dokter. beberapa saat kemudian Ariana datang bersama dokter di belakangnya


" Nona Keluarlah biar kami yang menanganinya " ungkap Dokter itu mulai memeriksa Alisya.


Mendengar perkataan Dokter Alisya langsung menarik tubuh Maya dengan kasar lalu menyeretnya keluar. Sampai di luar Ariana menghempaskan Maya hingga terjatuh duduk di lantai


" Sialan....apa yang kau lakukan ha....karna ulah mu itu nyawa kita bertiga sekarang dalam bahaya. jika ingin mati yah mati saja penuh tabrakan dirimu di kereta api tapi jangan ajak-ajak kami berdua kami masih ingin hidup. Tuan Kenzo tidak akan segan-segan memenggal kepala kita jika ia tahu keadaan Nona Alisya memburuk dan semua itu karna ulah kecerobohan anda Nona " Umat Ariana menatap tajam Ke arah Maya yang hanya bisa terdiam mematung dengan pandangan kosong bahkan saat di hempaskan oleh Ariana, Maya belum beranjak sama sekali


" Kenapa bisa seperti itu....padahal tadi tangannya bergerak " Guman Maya antara Syok dan Heran


" Cih..... sekarang kita hanya menunggu waktunya tiba untuk Raja Neraka menjemput kita semua " kata Ariana Ketus tapi Maya hanya Acuh atau ucapan Ariana tak ia dengar satupun karna pikirannya masih berada di dalam ruangan Alisya


" Alya hubungi Tuan...." kata Ariana memberi perintah kepada Alya untuk menghubungi Kenzo


" Tapi Ari....bagaimana jika Tuan mengamuk atau sedang sibuk " kata Alya yang sebenarnya ragu untuk menelfon Kenzo bukan karna takut Kenzo lagi kerja atau rapat tapi karna ia takut akan amarah Kenzo nanti saat tau keadaan Alisya yang kejang-kejang bahkan belum ada kabar sama sekali dari Dokter


" laporkan saja....Kita harus siap menerima Hukuman itu. Kamu juga tidak bisa untuk terus bersembunyi di bawah Ketek Kakak mu karna akan ada saatnya mungkin kami tidak bisa membantu kamu nanti " kata Ariana membuat Alya terdiam.


*****


Tok


tok


tok

__ADS_1


" Masuk "


" Tuan.....kita ada pertemuan dengan klien penting di Restoran XV "


" Hm kita berangkat " Kenzo berdiri lalu beranjak berjalan di ikuti Dirga.


Kenzo berjalan dengan lebar menuju Lift lalu masuk dan menekan lantai bawah. sampai di bawah Kenzo langsung keluar dari Lift lalu berjalan keluar dengan datar para karyawan langsung memberi hormat kepada Kenzo saat Kenzo melewati mereka


Sampai di mobil dengan sigap Dirga membukakan pintu mobil untuk kenzo setelah itu baru Ia masuk ke dalam mobil lalu menjalankan mobil meninggalkan perusahaan.


Sepanjang perjalanan hanya terjadi keheninangan karena baik Dirga maupun kenzo tidak ada yang membuka obrolan.


sampai di lokasi pertemuan Lagi lagi Dirga dengan sigap keluar dari mobil lalu membuka pintu mobil jok belakang untuk kenzo. Setelah kenzo keluar, mereka berdua lalu masuk ke dalam Restoran dengan wajah datar.


" Maaf kami terlambat...." kata Dirga kepada klien mereka


" Aaaah. tidak apa tuan Kamin juga berarti sampai lima menit yang lalu " Pria seumuran dengan kenzo itu menyahut sambil tersenyum ramah kepada Dirga dan kenzo.


" Silahkan duduk Tuan " Pria itu mempersilahkan Kenzo untuk duduk di depannya. Kenzo yang diam dan memasang wajah datar lantas berjalan dan duduk di depan pria itu


" Ah maaf Tuan " kata Pria itu lalu menatap tajam wanita di sampingnya hingga terlihat wanita itu menahan kesal tapi berusaha untuk tersenyum.


Pria itu menyodorkan sebuah berkas di depan Kenzo, lalu mulai menjelaskan satu persatu tentang isi di dalamnya baik Kenzo atau Dirga mereka dengan serius mendengarkan penjelasan pria di depan mereka itu.


Di tengah-tengah penjelasan tiba-tiba ponsel Kenzo bergetar tapi Kenzo acuhnya belum satu menit Ponsel Dirga yang berada di saku celana pun bergetar Namun Dirga juga hanya mengacuhkan tanpa mihat nama sang penelepon Namun Ponsel Dirga terus bergetar membuat Kenzo yang sedang Fokus mendengar terganggu dan membuatnya Menatap tajam ke arah Dirga


" Angkat...." Satu kata perintah Kenzo yang tak ingin di bantah mbuat Dirga langsung berdiri lalu berjalan keluar dengan tergesa-gesa


" Lanjutkan " Kata Kenzo kepada pria yang tadi Menghentikan penjelasannya karna perkara Dirga


" Aah iya maaf Tuan..." Pria itu mulai lagi menjelaskan dan di dengar serius oleh Kenzo


5 menit kemudian


" Tu....tuan..." Arga berkata dengan gemetar di depan Kenzo. mendengar nada bicara bawahannya yang lain dari biasanyabuat Kenzo mengalihkan pandangannya dari berkas di tangannya ke arah Dirga


" Ada apa...."

__ADS_1


" I.....itu Tuan ...No....nona Alisya kejang-kejang "


Sret


Tanpa bertanya Ulang Kenzo langsung berdiri lalu berlari secepat kilat keluar dari Ruangan


" Maaf Tuan.....nanti kita bahas kembali kami harus pergi kekasih Tuan saya berada di Rumah Sakit sekarang " kata Dirga lalu berbalik berlari mengejar Kenzo yang sudah menghilang


Brak


" Cepat Dirga....." Teriak Kenzo yang sudah berada di dalam mobil


Dirga dengan cepat langsung masuk ke dalam mobil lalu menarik pegal Gas sehingga kendaraan Roda empat itu meleset dengan Cepat membelah jalanan.


Kenzo duduk gelisah di jok di belakang keringat dingin mulai terlihat di dahinya. kedua tangannya Dingin seperti Es


Brak....


" Dirga lebih Cepat " perintah Kenzo menendang Jok tempat duduk Dirga


" Ini sudah cepat Tuan.....tapi ini memang lagi Macet " Kata Dirga yang terus membunyikan kelason mobil tapi karna memang lagi Macet akhirnya jalanan penuh dengan bunyi Klason kendaraan yang saling menyahut-yahuti


" Apa tidak bisa kamu cari jalan lain " Kenzo memijit pelipisnya dengan Frutasi pikirannya hanya ingin Cepat menuju Rumah sakit dan melihat keadaan Alisya


" Tidak bisa Tuan....bahkan untuk berbalik arah pun kita tidak bisa " jawab Dirga


" Berapa jarak dari sini ke rumah sakit " Tanya Kenzo


". sekitar 2km lagi Tuan "


" Damt " Umpat Kenzo lalu tiba-tiba ia melirik pengendara motor di sampingnya. Kenzo langsung keluar dan berlari ke pengendara motor Itu


" Tuan....bisakah kau meminjamkan motor ini untukku....aku harus ke rumah sakit istriku mau melahirkan...." Pinta Kenzo dengan Nada Khawatir membuat pria paruh baya pengendara motor itu menatap Kenzo dengan Intens


" Tuan bisa naik mobil itu untuk menyusul ku ke rumah sakit " Ucap Kenzo menunjuk Mobilnya


" Aah baiklah.. silahkan Tuan " Pria paruh baya turun dari motor. Kenzo dengan secepat kilat menaiki motor butut itu lalu menjalankannya melewati kendaraan lain

__ADS_1


__ADS_2