Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kekesalan Alisya


__ADS_3

"Jika kamu tidak nyaman aku akan......" kalimat Kenzo terhenti saat jari telunjuk Alisya menempel di bibirnya.


"Biarkan saja ini untuk keselamatan kita juga apalagi disini bukan negara kita" potong Alisya.


"Syukurlah jika kamu mengerti" kata Kenzo.


"Hm lagi pula bisa untuk menjadi orang yang di suruh-suruh" kata Alisya dengan santai.


Selesai pembahasan itu kini di dalam mobil hanya di isi kesunyian dan keheningan karna tak ada satu orang pun yang membuka suara. hingga beberapa menit kemudian mobil berhenti di sebuah restoran membuat Alisya mengalihkan kepalanya ke arah luar.


"Ini dimana?" ucap Alisya.


"Ini di restoran yang terkenal akan makanannya begitu lezat Nyonya" jawab sang supir.


"Ah benarkah" tanya Alisya dengan wajah berbinar.


"Benar Nyonya" jawab Supir yakin.


"Kebetulan aku lapar sekali" ucap Alisya yang dengan semangat 45 segera membuka pintu lalu langsung membukanya dan keluar dari mobil.


Alisya bahkan tidak menunggu Kenzo turun dari mobil karna dia langsung berjalan cepat masuk ke dalam Restoran.


"Reiki kamu atur semua anggota kamu untuk berpencar melindungi istri ku dari seluruh penjuru pastikan keamanan istri ku terjamin aman. jika tidak akan aku penggal kepala kalian semua" ucap Kenzo penuh akan ancaman yang tak main-main.


"Baik Tuan. saya akan mengatur semuanya" jawab Sang Supir yang bernama Reiki salah satu orang kepercayaannya juga di dunia mafia lebih tepatnya dia adalah anggota yang paling handal menyamar dan petarung paling kuat.


"Baiklah. ingat jangan lengah aku akan masuk menyusul istri ku dulu" kata Kenzo yang langsung keluar dari mobil menyusul Alisya yang telah masuk terlebih dahulu.


Reiki menatap punggung Kenzo yang semakin menjauh dan masuk ke dalam Restoran itu.


"Saya berjanji akan selalu melindungi Anda Tuan apalagi menjaga Istri Tuan wanita yang Tuan begitu Cintai. nyawa saya akan saya pertaruhkan untuk keamanan Tuan dan Nyonya" Guman Reiki dengan tegas.


Reiki dulunya adalah seorang seorang jendral dalam kemiliteran di Jepang dia menjadi jendral tentara. di jepang selama 2 tahun namun dalam 2 tahun itu ia begitu terkenal dengan kesuksesannya menjalankan misi.


Hingga suatu hari di tahun ketiga tiba-tiba ada yang memfitnah dirinya dengan tuduhan bekerja sama dengan Mafia perdagangan anak-anak dan organ manusia yang pada saat itu dia memang sedang menjalankan misi itu tapi Reiki malah di jebak dan di fitnah.


Karna tuduhan itu membuat Reiki di pecat tidak hormat dan di penjarakan di tempat para orang yang melakukan perdagangan anak-anak dan organ.


Di dalam penjara itu Reiki di siksa begitu keji dan Reiki benar-benar tidak menyangka jika yang menjebak dan memfitnah dirinya adalah orang kepercayaannya sendiri yakni wakil dirinya.

__ADS_1


Dan karna siksaan itu Reiki di nyatakan meninggal dan di buang ke pinggir hutan dan di temukan oleh Kenzo sejak bangun dari jalan kematian Reiki bersumpah akan mengabdikan seluruh hidupnya pada Kenzo.


"Baby kamu meninggalkan aku" kata Kenzo di depan Alisya.


"Ish aku tuh lapar byy tunggu kamu tuh jalan kayak siput keburu mati kelaparan akunya" balas Alisya.


Kenzo yang mendengar balasan Alisya hanya bisa mengelus dada karna Alisya akan cerewet jika sedang lapar. belum selesai ocehan Alisya tiba-tiba Kenzo di kagetkan dengan datangnya 3 orang pelayan yang membawa makanan di atas meja Alisya dan dirinya.


Info : disini pake bahasa Korea namun karna Author nggak tau bahasa Korea maka kita pake tulisan bahasa Indonesia saja.


"Silahkan di nikmati Nyonya dan Tuan" ucap pelayan sebelum pergi.


"Terima kasih" ucap Alisya.


"Sama-sama Nyonya" jawab pelayan.


Selepas kepergian 3 pelayan itu Alisya langsung menyantap makanan di atas meja yang membuat Kenzo kaget.


"Kamu memesan semua ini baby" Kenzo bertanya dengan mata yang masih melotot.


"Iya. siapa lagi kan aku sudah bilang aku kelaparan byy" jawab Alisya dengan terus memasukan makanan dalam mulutnya.


Tak


Alisya yang sedang makan langsung meletakkan sendalnya dengan keras di atas meja lalu beralih menatap tajam Kenzo.


"Sepertinya aku salah bicara" guman Kenzo dalam hati.


"Jadi kalau aku gendut kamu mau cari wanita lain gitu ha......?" sentak Alisya menatap tajam Kenzo seperti elang yang menatap mangsanya.


"Mati aku" batin Kenzo yang langsung berwajah pucat pasi.


"Nggak gitu baby aku hanya...." kalimat Kenzo langsung terhenti saat Alisya memotongnya.


"Makan dan habiskan semua ini jika tidak.... malam ini kamu tidur di luar" ancam Alisya.


Skakmat


Wajah Kenzo semakin pucat saat mendengar ancaman sang istri dan Kenzo tau itu bukan hanya sekedar ancaman tapi benar-benar akan terjadi. Kenzo melirik makanan di atas meja yang masih sangat banyak walau Alisya telah memakannya sebagian.

__ADS_1


"Makan...!" kata Alisya yang di sertai dengan nada perintah dengan suara rendah.


"Harusnya tadi aku diam saja tidak usah banyak bicara. jika aku diam aku tidak mungkin akan mendapat hukuman seperti ini" kata Kenzo dalam hati.


K


Namun nasi sudah menjadi bubur mau bagaimana lagi. Dengan wajah masam dan setengah ikhlas Kenzo melihat makanan di depannya lalu mulai mengambil satu persatu dan memasukannya di mulut.


Alisya yang merasa orang-orang memperhatikan ke arah mereka segera mengedarkan pandangannya ke sekitar. Alisya mendengus kesal saat mendengar suara bisik-bisik orang yang sedang memuji ketampanan Kenzo.


"Makan yang benar kagak perlu tebar pesona sudah punya istri juga" kata Alisya dengan nada kesal.


Kenzo yang mendengar nada suara sang istri yang kesal hanya bisa menghela napas lalu kembali melanjutkan makannya.


"Apalagi salah ku Tuhan aku hanya makan dalam diam tapi istri ku malah mengatakan aku sedang tebar pesona." kata Kenzo dalam hati.


Alisya dan Kenzo fokus makan hingga tiba-tiba mereka di datangi oleh seorang wanita yang make upnya begitu tebal.


"Permisi Nona" kata wanita itu.


Alisya yang mendengar suara langsung mengangkat kepalanya sedangkan Kenzo langsung menundukan kepala dalam saat mendengar jika yang datang seorang wanita. Kenzo tidak ingin Alisya menambah hukumannya jadi lebih baik mencari aman pikir Kenzo.


"Ada apa?" Alisya bertanya dalam bahasa Korea.


"Bisakah kamu membiarkan aku untuk duduk disini karna aku tertarik pada kakak mu" ucap wanita itu sambil melirik Kenzo dengan pandangan menggoda.


BRAK


Alisya yang mendengar penuturan wanita itu langsung menggebrak meja dan berdiri menantang gadis itu.


"Dia kakak saya? saya adik dia?" kata Alisya menunjuk Kenzo dan dirinya sendiri.


"Ya. biarkan aku dekat dengan kakak mu aku akan menjadi kakap ipar yang baik untuk mu" kata wanita itu lagi.


Mendengar perkataan wanita itu membuat darah Alisya langsung mendidih karna amarah sedangkan Kenzo hanya bisa diam tapi percayalah wajahnya bahkan terlihat lebih tertekan.


"Oh Tuhan kenapa juga aku harus di pertemukan dengan wanita jadi-jadian ini sekarang aku yakin singaku ini akan marah dan pasti akan berdampak padaku juga" Kenzo hanya bisa berteriak dalam hati menatapi nasibnya yang entah kenapa malah menjadi sial.


"Dengar baik-baik ya wanita genit. dia itu suami aku dan aku adalah istrinya bukan Adeknya"

__ADS_1


__ADS_2