Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kenzo yang Kesal


__ADS_3

" Jadi semua itu benar." Tanya Alya pelan yang di balas anggukan kepala Alvaro. Alya hanya bisa mengelus dada ternyata kisahnya bahkan lebih menyedihkan dari wanita yang terbaring di depannya ini.


setelah perdebatan itu ruangan itu Seketika senyap semua hanya diam Hingga tiba-tiba Dirga berdiri lalu berjalan keluar setelah mendapat Izin dari Kenzo walau lewat kode saja.


Ceklek


" Tuan...." Arga yang baru masuk menatap Kenzo dengan pandangan yang entah apa maksudnya


" Ada apa..." Kata Kenzo tanpa melihat Dirga karna dari tadi ia hanya sibuk melihat dan menggenggam tangan Alisya


" Itu.....Tuan Edric ingin bertemu dengan anda " ucap Dirga garuk-garuk kepala karna ia sendiri tahu jika Tuannya itu pasti akan menolak


" untuk apa Tua Bangka itu ingin menemui ku " Kenzo mengernyitkan alis lalu menatap Dirga dengan tajam


" Apalagi Tuan.....mereka pasti akan menjodohkan anda dengan Alexa putri kesayangan mereka " Timpal Maya tiba-tiba buka suara


Kepalan tangan Kenzo langsung mengerat, Rahangnya mengeras dengan jakung naik turun menahan amarah mendengar penuturan Maya dia langsung teringat jika yang menyebabkan Alisya seperti ini adalah mereka


" Saya tidak tahu Tuan tapi Tuan Edric ingin bertemu dengan anda bahkan mengundang anda untuk makan malam di kediaman mereka malam ini " papar Dirga


" Dasar orang tua Durhaka, Anaknya nggak pulang bukannya nyariin malah terlihat santai " gerutu Maya kesal


" Baiklah. Dirga setujui ajakan mereka " kata Kenzo dingin dengan Seringaian tipis membuat Dirga langsung tersenyum samar


" Dan kamu....jaga dia selagi aku pergi " Perintah Kenzo menunjuk Maya dan tentunya Maya hanya bisa menuruti lagian tanpa di suruh pun dia akan menjaga Alisya soal Restoran ada orang kepercayaannya yang akan mengurusnya.

__ADS_1


" dan kalian jalankan tugas kalian jangan Coba untuk menyakiti atau menghina wanitaku terima akibatnya " Ancam Kenzo menunjuk Alya dan Ariana yang hanya bisa tertunduk dalam. Setelah memberi peringatan kepada kedua bawahannya Kenzo lantas beranjak berdiri lalu mengecup dalam kening Alisya


" Aku pergi dulu....kamu boleh tidur sepuasnya jangan khawatir aku akan membalaskan rasa sakit kamu tapi jangan terlalu lama yah karna aku merindukan kedua mata ini terbuka " Ucap Kenzo pelan di telinga Alisya


" Aku pergi.....Tunggu aku ya Cup " Sekali lagi Kenzo mengecup kening Alisya lalu beranjak keluar dari ruangan itu di ikuti Alvaro dan Dirga di belakangnya


" ke Perusahaan " perintah Kenzo saat sudah masuk dalam mobil


" Apa yang anda lakukan Tuan.. " kaget Dirga karna tiba-tiba saja Alvaro masuk ke dalam mobil


" Nebeng " jawab singkat Alvaro


Mendengar itu Dirga yangalas berdebat langsung menjalankan mobilnya meninggalkan Rumah sakit. hanya butuh waktu 20 menit akhirnya Mobil itu berhenti di depan gedung pencakar langit dengan Tulisan Dewantara GROUP .


Kenzo berjalan masuk dengan wajah datar dan dingin. semua keryawan langsung menyambut penuh hormat akan kedatangan Bos mereka. beberapa orang karyawati bergosip dan berbisik membicarakan Kenzo tapi Kenzo hanya berjalan Acuh tanpa melirik atau menegur mereka juga.


Sedangkan di tempat lain dua orang pria terlibat akan perdebatan di dalam Lift


" Untuk apa kau datang tidak maksudku untuk apa kau ikut masuk seharusnya kau langsung pulang ke markas atau tinggal di rumah sakit Tadi " Omel pria berjas hitam terhadap pria di depannya itu


" Cih....kau kira aku ini mesin kerja ha.....aku juga butuh waktu santai bukan hanya merakit dan menciptakan senjata saja setiap saat " Balas pria itu yang tak lain adalah Alvaro sedangkan yang satunya lagi adalah Dirga


" Cih lihat aku.....aku bahkan tidak bisa mengeluh sedikit pun bahkan 1 malam pun aku tidur hanya 2 atau 4 jam saja " Ungkap Dirga


" itu derita mu bukan deritaku lagipula kau kira merakit Bom itu gampang ha.... salah sedikit saja meledak " balas Alvaro sengit tidak mau kalah dengan Dirga

__ADS_1


" tetap saja aku yang paling menderita disini " kata Dirga dengan muka masam


" Itukan Resiko kamu jadi Asisten Tuan Kenzo "


Mereka terus berdebat hingga sampai lantai ke 50 lalu masuk ke ruangan Kenzo dengan Santai


" APA PERLU AKU MEMITONG TANGAN KALIAN YANG TAK BERGUNA ITU " Hardik Kenzo membuat Dirga dan Alvaro yang Baru saja duduk di sofa langsung berdiri kembali saat mendengar Suara menyeramkan milik Kenzo. Dengan kepala patah-patah Dirga dan Alvaro menoleh ke arah Kenzo yang kepalanya sudah keluar sebuah tanduk membuat Dirga dan Alvaro langsung menelan ludah


" Tamat sudah " batin keduanya dengan keringat yang sebiji jagung menetas di dahi mereka masing-masing


" Kenapa Diam.....mendadak Bisu " Kenzo bertanya dengan Datar dan penuh aura intimidasi membuat Dirga dan Alvaro menggigil ketakutan. Kenzo adalah tipekal orang yang membabi-buta dia jika sedang mengamuk tanpa pandang bulu akan menjadi pelampiasan kemarahannya


" Dan kau.......hukumanmu masih menunggu karna sudah berani menghina wanita ku " Tekan Kenzo menunjuk Alvaro yang sudah menegang dan mukanya sudah pucat


" kapan Tuan....sa....ya ti....idak me....menghi....hina wanita itu " dengan terbata-bata dan tubuh gemetar Alvaro membela diri


" Cih lalu tadi to dakan adik kamu dan kamu membelanya itu di sebut apa? APA PERLU AKU MENGHUKUM ADIK MU YANG LEMAH ITU " Sentak Kenzo membuat Alvaro hampir terjungkal karna takut tapi ia lebih takut lagi jika Alya adiknya yang di hukum


" Jangan Tuan......saya yang akan menggantikan hukuman Alya adik saya...." Kata Alvaro dengan Tegas berusaha lebih terlihat tenang walau kakinya sekarang sudah seperti orang yang di kerubungi Semut


" itu harus karna jika tidak aku tidak Segan-segan mencambuk tubuh adikmu itu dengan cambuk kesayangan ku karna berani menghina wanitaku seperti itu " Kata Kenzo dengan sorot mata tajam kedua tangannya mengepal dengan Erat di bawah meja


" Maafkan adik saya Tuan...saya berjanji akan mendidiknya lebih keras lagi untuk itu " Janji Alvaro walau begitu setiap Alya terluka maka dia akan menghentikan pelatihannya oleh karna hal itu pula sampai sekarang walau Alya adiknya termasuk pasukan tingkat S tapi ilmu beladirinya paling lemah dari semua anggota Mafia milik Kenzo hanya saja ia memiliki kelebihan yaitu pintar menyamar dimana selama melakukan misi menyamar tak pernah satu kali pun Alya Gagal sehingga karna kelebihan itu pula yang membuat Ke zo dan Dirga menempatkannya di pasukan paling tinggi selain itu ada Ariana yang selalu menjaganya bila mereka melakukan tugas.


" kembali ke markas dan melapor kepada Ramos untuk menjalankan Hukuman mu " perintah Kenzo Datar

__ADS_1


" Baik Tuan, permisi...... " Jawab Alvaro Patuh lalu berjalan dengan lesu keluar dari Kenzo


" Aku harus memperingati Alya untuk tidak mencari masalah dengan gadis itu " Batin Alvaro


__ADS_2