
Wanita itu atau Friska langsung terbang dan menghantam lantai dengan keras bahkan saking kerasnya Friska sampai memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
"Beraninya..... Siapa yang....."
Suara Friska langsung tercekat di tenggorokan melihat sosok di depannya yang sangat di kenali di seluruh dunia. Sosok itu terlihat begitu tampan dan gagah namun di lain sisi juga terlihat menyeramkan dengan mata yang menatap tajam dan wajah datarnya itu.
Tidak hanya Friska namun semua orang langsung kaget berdiri kaku bahkan sampai ada yang gemetar karna ketakutan akan amarah dari Sang Raja Bisnis itu. Beberapa orang bahkan sampai menahan napas apalagi orang-orang yang tadi membicarakan dan menghina Alisya kini mereka hanya bisa diam dengan tubuh yang gemetar takut.
"Tu.....Tuan Ke.... Kenzo...."
Friska berdiri memperbaiki dandannya lalu tersenyum menggoda kepada Kenzo yang tengah menatapnya.
"Tuan... Kenapa Tuan malah menendang ku? Tapi tak apa aku tau Tuan karna berfikir aku menyakitinya kan....?"
Friska semakin besar kepala saat melihat Kenzo yang tak bergerak atau menghentikan langkah Friska mendekatinya hingga kini Friska berdiri sempurna di depan Kenzo yang hanya diam menatap Friska.
"Sudah ku duga. Pesona ku memang kuat. Siapa yang bisa menolak pesona seorang Friska model internasional" kata Friska dalam hati dengan senyum sombong ke arah Alisya.
"Dan kamu wanita si4l4n, akan aku hancurkan kamu sekarang juga" batin Friska yang tersenyum licik.
Sedangkan Kenzo hanya diam namun jika bisa dia ingin sekali memakan hidup-hidup wanita penggoda di depannya itu. Bukan hanya menghina istrinya sekarang malah berani menggodanya secara terang-terangan membuat amarah Kenzo semakin meluap-luap.
"Wanita ini..... Apa dia sedang menggoda suami ku? Si4l4n beraninya dia menatap suami ku seperti itu" batin Alisya yang geram pada wanita di depannya yang telah berani menggoda Kenzo di depannya.
"Lihat saja akan aku cincang tubuh busuk mu itu" umpat Alisya dalam hati.
"Tuan...... Tuan salah sangka jika mengira aku akan menyakiti wanita ini.... Aku memang ingin memberinya pelajaran tapi itu karna dia berani memfitnah ku dengan tuduhan menjadi simpanan Wali kota" kata Friska dengan suara lemah lembut yang di buat-buat.
Namun wajah lembut Friska hanya di tunjukan pada Kenzo seorang karna setelah menatap Alisya wajahnya langsung berubah menjadi penuh akan kebencian menatap Alisya.
"Benarkah?" Tanya Kenzo dengan suara datar yang melirik Alisya tajam.
Alisya yang mendapat lirikan sang Suami hanya mengangkat bahu acuh tak acuh melipat tangan nya di dada menatap datar Kenzo dan Friska.
"Benar Tuan..... Tuan harus percaya padaku"
Grep
Kenzo langsung menangkap tangan Friska sebelum menyentuh rahangnya. Pembuluh darah Kenzo membengkak yang menandakan jika amarah Kenzo tak lagi di tahan.
Dirga yang melihat situasi langsung mendekati Alisya istri Tuan kejam itu. Dirga tak ingin di salahkan nanti jika Alisya terluka karena amukan amarah dari Kenzo sendiri.
Namun Dirga salah karena nyatanya istri dari sang Bos tidak ingin menyingkir malah mengatakan hal yang benar-benar membuat Dirga melongo.
"Aku ingin melihat pertunjukan" kata Alisya dengan santai.
"Tu.....Tuan Le....lepaskan tangan sa..saya." kata Friska yang meringis sakit karna pergelangan tangan nya di cekram dengan keras oleh Kenzo.
__ADS_1
"Apa sakit" Kenzo bertanya dengan seringaian dingin.
"Sa....sakit Tu...Tuan"
Mendengar ringisan kesakitan Friska bukannya berhenti Kenzo malah semakin mencekram pergelangan tangan Friska dengan sangat kuat.
"Ahhhh sa...sakit Tuan...." Teriak Friska saat tangannya di remas dengan kuat oleh Kenzo.
"Tidak ada yang boleh menyentuh ku selain istriku seorang" ucap Kenzo datar dan dingin penuh akan penekanan setiap kata perkatanya.
Deg
Jantung Friska berdebar dengan kencang saat mendengar penuturan dari Kenzo. Friska tak menyangka jika orang berpengaruh nomor satu di dunia itu langsung terpikat pesonanya dalam satu kali pertemuan.
"Apa Tuan Kenzo sedang mengatakan jika aku harus jadi istrinya? Hahaha Friska kamu memang cantik dan tentunya seksi siapa yang mampu menolak pesona mu Friska"
Friska bersorak serai dalam hati merasa telah mendapatkan harta karun karena Kenzo langsung melamarnya untuk menjadi seorang istri.
"Tuan jika Tuan menginginkan saya untuk menjadi istri tuan , maka dengan senang hati saya akan mengabulkannya "kata Friska dengan tersenyum malu.
" Menjadi istriku? "
"Ya menjadi istri Tuan pasti akan sangat AA......."
Kalimat Friska langsung terpotong dengan teriakan yang memilukan karena Kenzo langsung meremas keras pergelangan tangan Friska sehingga Friska merasakan rasa ngilu pada pergelangan tangannya.
"Tuan...."
Krek
AAAAAAA
Kenzo tanpa perasaan langsung mematahkan tangan Friska membuat Friska langsung berteriak kesakitan sedangkan orang-orang yang berada dalam kerumunan itu langsung bergidik nyeri saat mendengar suara retakan tulang pada pergelangan tangan Friska.
Bruuk
Srekk
Tak puas hanya dengan mematahkan tangan Friska, Kenzo tidak elit dan gaungnya robek seketika membuat orang-orang yang melihatnya antara ingin tertawa dan takut karena akan ada keberadaan Kenzo.
"Kamu menghina dan mengatakan istri ku ******? Siapa dirimu yang berani membuka mulut kotor mu itu untuk menghina istri ku?" Bentuk Kenzo kepada Friska.
"Jawab sialan" teriak Kenzo yang menatap tajam Friska hingga pembuluh darah di leher Kenzo terlihat saking marahnya.
Kerumunan orang-orang itu langsung bergetar mendengar teriakan Kenzo yang penuh amarah. Bahkan beberapa dari mereka langsung pingsan di tempat karena saking takutnya.
"Kamu menghina istriku sebagai ******, wanita kampungan dan wanita miskin? Apa matamu buta sehingga tidak bisa melihat mereka apa yang di kenakan oleh istri ku" kata Kenzo sinis.
__ADS_1
"Baby kemari" kata Kenzo yang mengulurkan tangan ke arah Alisya yang dari tadi hanya berdiri diam menonton pertunjukan.
Alisya yang melihat kode sang suami segera berjalan mendekat ke arah Kenzo. Yang melihat Alisya sudah mendekat tanpa membuang-buang kesempatan segera memeluk posesif pinggang sang istri. sedangkan Alisya hanya diam namun tersenyum penuh kemenangan pada Friska yang kini tengah menatap ke arahnya dengan mata melotot Namun, bukan Alisya namanya jika tidak membuat ulah.
"Kalian tidak ingin merekam? Dia itu model internasional loh, kalau kalian merekam tentangnya dan mengunggah videonya kalian akan langsung terkenal" kata Alisya dengan santai namun tidak dengan Friska yang sudah memerah karena amarah yang semakin mengguncang.
"Kamu...... Apa yang kamu katakan? Kamu ingin menghancurkan karir ku ha.....?" Teriak Friska di depan wajah Alisya.
"Kalau iya, emang kenapa? masalah?" Balas Alisya santai.
"J4l4ng sialan"
Plak
" Berani kamu menyeriaki istriku?" Bentak Kenzo yang telah murka.
Friska langsung pucat saat sadar jika di sini masih ada Kenzo. Riska yang marah tak sadar jika Kenzo masih ada hingga melampiaskan dan membentak Alisya.
"Sial. Aku lupa kalau Tuan Kenzo masih ada di sini. Aku harus memikirkan rencana bagaimana bisa lepas dari kemarahan Tuan Kenzo" Kata Friska dalam hati.
"Tuan, saya tidak bermaksud seperti itu namun Nona ini yang lebih dulu menghina saya selain itu, Nona ini juga merebut barang yang saya inginkan bahkan Nona ini dengan tidak tahu malunya merebut kekasih saya dulu. andaikan Tuan tahu jika nona ini sebenarnya......"
Friska berucap dengan nada lembut dan mata memerah menahan air mata layaknya seperti wanita yang benar-benar baik dan polos. Kenzo yang melihat itu bukannya percaya malah ingin segera menembak kepala Friska namun di tahan oleh sang istri yang mencubit lengannya dengan begitu keras.
Sedangkan Alisya hanya dia menerima tuduhan wanita itu tanpa melakukan apapun namun sebenarnya Alisya tengah mencubit beras perut Kenzo sebagai memberi kode.
Kenzo yang merasakan cubitan sang istri yang semakin sakit langsung menoleh ke arah Alisya yang tengah menetapnya tajam.
" Ada apa? "
Arti tatapan Kenzo namun Alisya hanya membalas melirik Friska dengan ekor matanya. Kenzo yang melihat kode sang istri Hanya bisa menarik nafas dalam-dalam sebelum mengeluarkannya.
"Sebenarnya apa?" Kenzo bertanya dengan datar.
"Sebenarnya sebelum nona ini menikah dengan Tuan, Nona ini adalah wanita simpanan walikota Saya bahkan beberapa kali memergoki mereka yang sedang melakukan check in hotel" Terang Friska yang jelas memfitnah Alisya
"APA...."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Untuk para pembaca ku maaf yah Author terlambat up😁 soalnya lagi sibuk banget😔 tapi tak apa demi kalian Author Up kok😄 jadi jangan lupa beri dukungan kalian buat karya ini😉😁😁😁👍
***Oh ya🤭 jangan lupa mampir di karya baru Author yah🤣🤭
Judul : Gadis Hutan kesayangan Tuan Amesia***
__ADS_1