Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Alisya mengamuk


__ADS_3

Mentari pagi dengan malu-malu memancarkan Sinarnya memasuki sebuah kamar bernuansa Hitam. Kicauan Burung saling bersahutan membuat gadis cantik yang tertidur di atas ranjang empuk itu terusik


" Ihh burung jelek berhenti berkicau gue masih ngantuk " gadis itu berucap lirih menarik selimutnya hingga menutupi kepalanya sedangkan tak jauh dari sana terdapat seorang pria yang Terkekeh akan ulah gadis itu


" Menggemaskan " Guman pria itu mendekati gadis yang tertidur di atas ranjang itu.


" Baby wake up " Bisik pria itu di telinga sang gadis


Alisya yang masih asyik bermimpi indah langsung terlonjat kaget mendengar bisikan itu nyawanya seperti langsung di tarik paksa dari dunia mimpi. Alisya? yah gadis yang masih tertidur lelap tadi adalah Alisya dan pria yang membisikan sebuah kata manis itu adalah Kenzo. Alisya membelalakkan mata saat melihat Kenzo yang tersenyum manis di depannya namun itu menurut Alisya sangat menyebalkan


" kau......beraninya kau mengganggu tidur lelap ku ha....." Teriak Alisya lalu mendorong Kenzo hingga terjungkal kebelakang karna posisi Kenzo yang sedang di sudut Ranjang. belum puas akan itu ia juga melempar Bantal dan guling ke arah Kenzo


BRUKKK


Bugh


Bugh


Brak


Kenzo yang belum siap akan mendapatkan serangan seperti itu hanya bisa melindungi wajahnya dari lemparan Alisya


" Baby Stop....." Pinta Kenzo


" Apanya yang Stop ha.......berani sekali kau mengganggu tidurku. bosan hidup kau ha...." Amuk Alisya

__ADS_1


" Tapi ini kamarku Baby " balas Kenzo


Mendengar kata kamar Alisya langsung berhenti mengamuk dan melihat sekelilingnya sontak ia merasa malu namun karna tak ingin di ledek Alisya masih terus memasang wajah galaknya ke arah Kenzo.


" lalu kenapa kalau kamar mu ha...bukankah tadi malam kamu yang nggak mau aku pulang malah menyuruhku tidur disini ha...." kata Alisya menatap Sinis ke arah Kenzo. Tanpa Alisya ketahui ia berbicara menggunakan Aku kamu bukan Lo gue lagi yang membuat Kenzo mengulum senyum di sudut bibirnya.


" Sekarang keluar " perintah Alisya kepada Kenzo dengan menunjuk pintu kamar


" Ha...."


" Aku bilang keluar "


" Tapi....."


" Aku bilang keluar ya keluar " kata Alisya menarik Kenzo lalu membuka pintu syukur saja pintu sudah terbuka dan tanpa perasaan Alisya mendorong Kenzo begitu saja.


" mulai saat ini kamar ini kamar gue Lo mah yang lain di LARANG masuk TITIK "


Ceklek BRAK......


Kenzo hanya bisa menutup mata saat pintu di tutup dengan keras oleh Alisya di depan wajahnya.


" Bo...bos "


Kenzo langsung menoleh ke arah suara ternyata disana sudah berkumpul para Sahabatnya termasuk dengan Maya yang sedang berusaha menahan tawa karna melihat Alisya mengusir Kenzo dari kamarnya sendiri

__ADS_1


" Itu Tuan.......Alisya tidak suka jika tidurnya di ganggu. dia bisa mengamuk tanpa pandang bulu " Kata Maya menatap takut ke arah Kenzo


" dasar Ratu kebo itukan kamar Tuan Kenzo bukan kamarnya nggak takut di penggal tuh anak " Gerutu Maya menatap pintu kamar Kenzo dengan takut-takut


" dan hanya gue yang bisa menghadapi singa itu bila sudah mengamuk " Sombong Maya dalam hati


" kau.....ikut ke ruang rapat SEKARANG " Tekan Kenzo menunjuk Maya dengan tatapan mematikan. membuat Maya langsung gemetar


" Ta......tapi Tu...tuan " Tolak Maya terbata-bata


" Dirga Bawah " Perintah Kenzo berlalu pergi di ikuti yang lainnya Termasuk Dirga yang menyeret Maya. Maya yang tidak bisa beladiri di tambah ia masih lemah karna luka-lukanya hanya bisa pasrah mengikuti Dirga


" Mampus...Tamat sudah riwayat hidup ku " Batin Maya menangis pilu


Sesampainya disana ternyata si ruangan itu Bukan hanya ada mereka namun ada juga gadis yang ikut terculik bersamanya kemarin


gadis itu duduk di apit oleh seorang pria dan wanita yang umurnya mungkin sama Sepertinya


" Duduk "


Maya hanya bisa duduk dengan gelisah ia sangat takut akan aura intimidasi dari setiap orang di dalam ruangan ini menatapnya dengan tatapan Elangnya. Maya memang terlihat Bar-bar di luar tapi sebenarnya dia adalah sosok yang penakut Ia hanya berani bila di depan Alisya saja.


" Tu...tuan ini..."


" Sekarang katakan siapa kamu sebenarnya "

__ADS_1


__ADS_2