Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kevin Anggara


__ADS_3

"Selamat malam Tuan" sapa seorang pria yang memiliki kepala botak kepada pria yang sedang duduk di kursi Kebesarannya.


"bagaimana sudah kamu dapatkan?" tanya sosok duduk di kursi.


"Sudah Tuan, semua berada disini" kata kepala botak menyerahkan amplop coklat kepada pria di depannya.


"Jadi ini kelemahan dari seorang Kenzo Devandra Keano sang Raja Mafia?" ucap Pria itu dengan senyum meremehkan di bibirnya.


"Namanya Alisya Arkana Demian CEO perusahaan Beatrix Company" terang kepala botak


Pria yang duduk di kursi langsung mengernyitkan alis mendengar keterangan dari sang bawahan.


"Bagaimana bisa? dia bukan keturunan keluarga Beatrix kenapa bisa menjadi CEO di perusahaan itu?" tanya pria itu dengan dahi yang semakin mengerut dalam.


"Alisya Arkana Demian adalah anak dari Tuan Edric dan Nyonya Reva namun sebagai anak yang tak di inginkan hingga beberapa bulan lalu Nona Alisya melakukan aksi balas dendam dengan mengambil semua harta dari keluarga besar Beatrix. selain itu belum lama ini di kabarkan jika seluruh keluarga Beatrix menghilang menyisakan satu orang saja yaitu Nona Alisya." terang kepala botak.


"Jelas menghilang karna pasti ada campur tangan dari Kenzo, tidak mungkin pria itu akan diam saja saat wanitanya di usik" kata pria itu menatap tajam potret Kenzo sedang memeluk Alisya dengan senyum yang tercetak di wajahnya.


"Serang mereka malam ini pastikan b*deb*h s*al*n itu musnah malam ini jika perlu perkosa wanitanya di depan matanya sendiri" perintah pria itu.


"Baik Tuan"


Kepala botak segera keluar dari ruangan itu mencari para bawahannya untuk membantunya menyerang Kenzo malam ini. sebenarnya kepala botak takut tapi mau bagaimana lagi ia sangat membenci Kenzo karna dia dan para anggota yang lain menginginkan kelompok mereka yang di kenal seluruh dunia menjadi penguasa di dunia bawah.


"Aku tak akan pernah membiarkan mu hidup Kenzo setelah apa yang kamu lakukan pada adikku. akan aku renggut semua sumber kebahagiaan kamu termasuk dengan gadis itu." monolog pria itu dengan senyum miring yang terlihat menyeramkan.


Pria itu adalah salah satu musuh bebuyutan Kenzo baik di dunia bawah atau pun di dunia bisnis. pria itu adalah pimpinan atau ketua mafia dari Black Rose salah satu Mafia yang di takuti di Rusia.


Pria itu adalah Kevin Anggara dulunya Kevin dan Kenzo adalah bisa di katakan dekat hingga adik Kevin yang bernama Khanza menyukai Kenzo bahkan Kevin sendiri sering menawarkan Adiknya untuk di jadikan kekasih oleh Kenzo namun berulang kali Kenzo menolak secara halus.


Khanza merupakan adik semata wayang dari Kevin dari kecil mereka hidup berdua tanpa adanya orang tua karna mereka yatim dari kecil hingga Kevin yang sebagai Kakak terus menuruti keinginan apapun Khanza salah satunya yaitu mendekatkan Khanza dan Kenzo.


Khanza merupakan seorang model yang cukup terkenal pada waktu itu. Khanza yang selalu mendapatkan apapun yang dia inginkan meminta kakaknya Kevin untuk mendekatkan dirinya dengan Kenzo namun berulang kali Khanza harus menerima penolakan dari Kenzo.

__ADS_1


Khanza yang memang selalu beranggapan apapun yang dia inginkan harus dia dapatkan tak lantang arah terus mengejar Kenzo karna menurutnya Kenzo mempunyai rasa yang sama terhadapnya.


Kenzo yang kejam dan tanpa ampun tak pernah bersikap kasar kepada Khanza dan itu membuat Khanza semakin yakin jika Kenzo menyukainya sedangkan Kenzo melakukan itu semua karna menghargai Khanza dan menghormati Kevin sebagai temannya namun lambat lain Kenzo semakin pusing dan muak akan tingkah laku dari Khanza hingga membuat Kenzo menolaknya mentah-mentah bahkan tak segan untuk menolaknya di depan umum dengan tujuan gadis itu malu dan berhenti mengejarnya.


Sedangkan Khanza bukannya menjauh malah semakin gila mendekati Kenzo. Khanza yang terus menerima penolakan pada Kenzo membuatnya nekat menjebaknya dengan memasukan obat perangsang di minuman Kenzo yang membuat Kenzo langsung murka dan membalik keadaan hingga Khanza yang harus meminum minuman itu.


Khanza yang dalam pengaruh obat langsung menyerang Ke zo namun langsung di dorong hingga terjatuh lalu Kenzo memerintahkan anak buahnya untuk menggilir Khanza sampai puas.


Akhirnya malam itu Khanza di bawah di sebuah kamar lalu di gilir beberapa anggota Kenzo.


Besoknya Khanza sadar namun dia tidak mengingat jika yang menyentuhnya adalah orang lain yang dia yakini jika Kenzo telah menyentuhnya.


Sejak saat itu Khanza tidak lagi mengganggu Kenzo, Kenzo yang tidak lagi mendapat gangguan dari Khanza bernapas lega namun ternyata itu hanya trik dimana 2 Minggu kemudian Kevin kakak dari Khanza datang ke kantornya lalu memukulinya dengan brutal.


Bugh Bugh Bugh


"Apa yang kamu lakukan pada Adikku B******k" teriak Kevin memukuli Kenzo.


Kenzo yang tidak merasa berbuat salah langsung membalas pukulan Kevin hingga terjadi adu jotos.


"Apa masalahmu sebenarnya kenapa kamu malah menyerang ku seperti ini?" tanya Kenzo menatap datar Kevin.


"Masih bertanya apa yang aku lakukan? harusnya aku yang bertanya apa yang kamu lakukan kenapa kamu menghamili adikku?" teriak Kevin berusaha berdiri tegak walau rasanya semua tulang di tubuhnya remuk.


"Adik? Hamil? siapa?" tanya Kenzo datar dengan kepalan tangan yang mengepal sempurna.


"Siapa lagi adikku selain Khanza ha....? kenapa kamu menghamilinya lalu lepas tangan begitu saja?" teriak Kevin emosi.


"Yang menghamili adikmu siapa? aku bahkan tak pernah menyentuhnya" balas teriak Kenzo yang juga terpancing emosi.


"Jika bukan kamu lalu kenapa dia selalu mengucapkan namamu ha....?"


"Mana aku tahu yang jelas aku tak pernah menyentuhnya"

__ADS_1


"Kamu pikir aku akan percaya ha....?"


"Dimana dia kita temui dan tanyakan dengan jelas"


Mendengar itu Kevin tidak bisa apa-apa hingga langsung menganggukan kepala. akhirnya keduanya keluar dari ruangan dan perusahaan Kenzo dengan wajah yang babak belur terutama Kevin yang bentuk wajahnya sudah seperti babi yang habis di pukuli.


Sampai di lobby Kenzo dan Kevin masuk mobil masing-masing dengan Kevin yang berjalan di depan lalu di ikuti Kenzo di belakang.


Setelah berkendara hampir 30 menit akhirnya Kenzo dan Kevin sampai di mension Kevin. Kenzo berjalan di belakang tubuh Kevin.


Kevin berjalan menaiki lantai dua lalu menuju sebuah pintu warna putih lalu langsung membukanya.


"Khanza" panggil Kevin yang melihat adiknya sedang menatap keluar jendela.


"Kak Kevin"


"Lihat Kakak sudah membawa pria yang membuatmu seperti ini" kata Kevin menatap tajam ke arah Kenzo.


Khanza melirik Kenzo lalu tersenyum misterius tanpa di ketahui oleh Kevin namun Kenzo dapat melihat itu. Bagi Kenzo trik seperti ini sudah basi dan terus mereka pakai.


"Kali ini kamu akan menjadi milikku Kenzo. mau atau tidak mau kamu harus bertanggung jawab" kata Khanza dalam hati tersenyum licik.


"Sudah puas membawa-bawa namaku?" kata Kenzo tiba-tiba.


Khanza yang mendengar penuturan Kenzo langsung memasang wajah sedih dan takut membuat Kevin semakin meradang.


"Apa yang kamu katakan S*lan" teriak Kevin.


"Sepertinya waktu yang ku berikan beberapa hari ini tidak membuatmu merah maka jangan salahkan aku jika kamu harus menanggung malu sendiri" kata Kenzo penuh penekanan setiap katanya.


Ting


"Ambillah dan buka kamu akan melihat seberapa J*l*ngnya adik kesayangannya kamu ini" kata Kenzo menatap rendah Khanza yang kini hanya bisa menunduk dan menggigit bibirnya.

__ADS_1


Kevin merogoh saku celananya lalu mengambil ponselnya dan melihat jika Kenzo mengirimkannya sebuah video. Kevin dengan segala ke inginan tahuannya yang besar segera menekan kata play hingga kedua matanya membulat.


"KHANZAAAAAA"


__ADS_2