
" SIALAN........TAMAT SUDAH RIWAYAT PARA HAMA ITU...." jerit mereka semua. menatap ngeri kepada Tuannya itu.
beberapa menit kemudian berlalu terlihat Kenzo yang sudah siap dengan berbagai senjata andalannya di beberapa bagian tubuhnya
" Semua sudah Siap Tuan " lapor Ramos menunduk hormat kepada Kenzo
" Kita berangkat " Kenzo langsung menaiki motornya lalu melakukannya dengan kecepatan tinggi di ikuti beberapa orang di belakangnya.
Sampai di markas musuh tanpa Ba-bi-bu Kenzo langsung memerintahkan nak buahnya untuk menyerang markas itu dengan Brutal. Malam yang sunyi berganti dengan malam penuh Jeritan akan kesakitan setiap musuh Kenzo, Kenzo dengan Brutal menyerang mereka menembak memukul menyayat mensabet semua dia lakukan untuk melampiaskan amarahnya yang dari tadi sudah ia tahan.
Kenzo berjalan bagaikan malaikat maut di tengah-tengah para manusia yang sudah tidak bernyawa itu membuat musuh langsung mundur perlahan-lahan menjauh dari Kenzo tapi sayangnya Kenzo tak memberikan mereka waktu untuk kabur. Kenzo sekali lagi dengan brutal menyerang mereka tanpa memberi aba-aba hingga membuat puluhan kepala menggelinding jatuh di lantai yang telah berganti warna merah itu
__ADS_1
" hanya Hama kecil berani mengusik ku akan ku hancurkan Adan ku ratakan kalian sampai ke akar-akarnya " Teriak Kenzo di sela-sela sabetan pedangnya kepada para musuh.
Kenzo tidak memberi mereka peluang untuk membalas karna Kenzo hanya menyerang terus menyerang hingga memaksa mereka untuk tetap bertahan walau satu persatu orang-orang itu gugur di tangan Kenzo
Kenzo terus berjalan mengelilingi dan memasuki setiap Ruangan dalam markas itu jika menemukan musuh tanpa pandang bulu ia langsung tebas bahkan wanita malam pun menjadi tempat pelampiasan amarahnya
Hanya butuh 30 menit Markas musuh itu telah Kenzo porak-porandakan hingga tak berbentuk tidak sampai disitu Kenzo bahkan meledakan markas itu hingga benar-benar rata dengan Tanah
" Tuan....." Ramos mendekat ke arah Kenzo saat melihat Kenzo keluar dari kobaran api matanya langsung membulat melihat Kenzo yang bermandikan darah
" tidak Tuan.....paling hanya luka kecil " jawab Ramos
__ADS_1
" sudah kalau begitu kita kembali " perintah Kenzo lalu berjalan menuju Motornya dan segera menjalankan untuk meninggalkan lokasi itu. Iring-iringan Kenzo lalu mengikuti kemana Tuan mereka pergi dari belakang
Sampai di markas tanpa mengeluarkan satu katapun Kenzo berjalan masuk ke dalam markas langsung menuju ke kamarnya yang berada di lantai dua markas mereka. Kenzo hanya Diam dan memasang wajah datar membuat para anggotanya ketar ketir sendiri pasalnya ekspresi Kenzo yang seperti ini lebih berbahaya di bandingkan saat tuan mereka itu lagi marah.
Ceklek
Kenzo membuang sembarangan Jaketnya lalu masuk ke dalam kamar mandi. Guyuran air dingin di seluruh tubuhnya tak membuat pikiran Kenzo Dingin nyatanya sekarang pikirannya itu Mai bercabang apalagi jika mengingat apa yang terjadi tadi di kediaman Beatrix
" Maafkan aku Baby.....harusnya dari awal aku percaya sama kamu. harusnya dari awal aku menghentikan mu untuk pergi....jika saja waktu itu aku menghentikan kamu....kamu tidak akan mungkin berbaring disana " Sesal Kenzo dalam hati menarik kasar Rambutnya di bawah guyuran shower
Dia menyesal! Sungguh menyesal harusnya dari awal dia mengikuti apa yang hatinya katakan, harusnya dari awal ia mempercayai ucapan wanitanya bukan malah berpikir untuk main-main, Harusnya kecelakaan ini tidak terjadi jika saja ia langsung mempercayai ucapan Wanitanya.
__ADS_1
Sungguh....! Kenzo ingin menghantamkan kepalanya ke dinding karna kebodohannya itu membuat wanitanya Kritis Namun apa yang harus ia lakukan semua sudah terlambat Semua tinggal penyesalan membuat Kenzo makin terpuruk akan keadaan
Hay kakak-kakak, Adek-adek Author lagi nggak mood nih jadi ayo beri Author Vote And hadiah biar bisa Up lagi