Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
IZIN OPERASI


__ADS_3

SRETT


" KAU SAHABATNYA ALISYA " tanya Suara Bariton di depan Maya


" Hiks iya Tuan Hiks " Jawab Maya seguguhkan


" Dimana Dia " Tanya Kenzo Datar. Percayalah jantungnya seakan ingin melompat dari tempatnya sejak ia memasuki Rumah sakit ini


" Hiks hiks hiks "


" Katakanlah Nona Tuanku butuh jawaban bukan Tangisan Nona " Kata Dirga menatap datar Maya yang menangis


" Hiks D......dia hiks ada hiks hiks " Maya tidak bisa melanjutkan ucapannya suaranya seperti tercekik di tenggorokannya. Maya hanya bisa menunjuk Ruangan ICU dengan Tangan gemetar dan tangisan yang semakin Pecah


Deg


" ICU " Guman Kenzo yang langsung mematung


" dia disana hiks hiks " Ungkap Maya terus menangis memeluk kedua lututnya. hidupnya bahkan Nyawanya di cabut dengan paksa saat beberapa menit yang lalu ia mendapat telfonan dari Rumah sakit menggunakan Ponsel Alisya. Di dunia ini dia hanya hidup sebatang kara Alisya adalah Sahabat saudara dan hidupnya bagaimana dia menjalani harinya jika dia harus kehilangan orang yang terdekatnya itu.

__ADS_1


" kenapa seperti ini " Guman Kenzo pelan terduduk di atas kursi tunggu depan ICU


" Apa Nona Alisya sebelumnya menemui mu Nona " Tanya Dirga kepada Maya yang mulai tenang walau air mata itu terus jatuh di pipinya


" kami hanya makan bersama....lalu dia izin untuk ke rumah orang tuanya. Entah apa yang mereka lakukan kepada Alisya ku hiks orang-orang itu bahkan lebih menjijikan dari seekor binatang. Binatang pun tidak membunuh anaknya tapi mereka.....mereka orang tua tapi berulang kali membunuh Alisya ku " Ucap Maya dengan tatapan tajam dan benci yang dapat di pastikan kepada Kedua orang tua Alisya


Dirga dan Kenzo langsung tertegun mendengar penuturan Maya apalagi tatapan mata Maya yang mengandung akan sebuah kebencian dan dendam yang membara.


" Mereka selalu menyiksa dan menelantarkan Alisya sedari kecil hingga dewasa....membuat Alisya hidup tanpa kasih sayang dari orang tua Sedangkan dia yang berperan sebagai kakak bukannya membantu adiknya ia malah selalu menjatuhkan Alisya " Lanjut Maya meremas ujung bajunya dengan Kuat


" Manusia-manusia itu......lihat apa yang akan aku berikan karna kalian berani membuat wanitaku begitu menderita " batin Kenzo


" Baik Tuan akan saya cari secepatnya " Jawab Dirga lalu berlalu meninggalkan Kenzo dan Maya


" Kamu tenang saja Alisya....kali ini aku akan membalaskan rasa sakit kamu melalui Tuan Kenzo....aku akan menjadikan dirinya Alat untuk membalas rasa sakitmu....aku tidak peduli jika pada akhirnya aku harus mati di tangan Tuan Kenzo yang penting rasa sakit kamu terbalaskan " Tekad Maya dalam hati.


kedekatan Maya dan Alisya membuat Maya mengetahui jika selain pewaris perusahaan besar Ke zo juga adalah salah satu ketua Mafia yang paling di takuti sehingga itu memacu keinginan Maya untuk memperalat Kenzo sebagai alat balas dendam Alisya


Baik Maya atau pun Kenzo tidak ada yang bersuara mereka sibuk dengan pikiran masing-masing

__ADS_1


Maya yang sedang menyusun rencana untuk membalas Alexa dan kedua orang tuanya Sedangkan Kenzo sedang memikirkan hukuman apa yang akan ia berikan kepada keluarga Alisya.


Beberapa menit pun berlalu namun belum ada tanda-tanda Alisya akan di bawah keluar Membuat Kenzo lagi-lagi menahan sesak di dadanya


Ceklek


" Dokter.... bagaimana keadaan teman saya " Maya yang melihat dokter pun langsung berdiri lalu menghadang dokter itu


" Dimana keluarga pasien " Tanya Dokter itu


" Dia tidak punya keluarga " jawab Maya


" Tapi kami membutuhkan seseorang dari pihak keluarga karna "


" SAYA SUAMINYA JADI KATAKAN APA YANG HARUS AKU LAKUKAN " sahut Kenzo tiba-tiba membuat Maya dan dokter kaget


" Kalau begitu Tuan Tolong tanda tangani ini....kami perlu izin tuan untuk melakukan Operasi bagian kepala belakang korban karna tertanam sebuah kaca di bagian belakang kepala korban "


DHUARRRRR

__ADS_1


__ADS_2