Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kekesalan Kakek xu


__ADS_3

"APAAA...."


Dirga melototkan kedua matanya mendengar penuturan Kakek XU bahkan matanya hampir keluar saat mendengar teriakan Kakek XU berikutnya.


"BIMA.....AYO HAJAR PRIA B*NJINGAN ITU JIKA PERLU PATAHKAN KAKINYA ITU BIAR LUMPUH SEKALIAN" teriak Kakek XU dengan semangat tepuk tangan layaknya anak kecil.


Beberapa menit kemudian terlihat Kenzo dan Bimo (Bima) keduanya sudah babak belur dengan napas yang terengah-engah.


Hosh hosh hosh hosh


Suara napas keduanya bahkan saling bersahutan baik Bimo maupun Kenzo kondisi keduanya bisa di bilang tidak baik-baik saja.


"Cih untung saja aku tidak membawa pistol jika tidak aku sudah tembak otak bodoh mu itu" umpat kakek xu menatap tajam Kenzo.


"Bimo ayo kita pergi" kata Kakek Xu beranjak pergi tapi di hentikan oleh Kenzo.


"Kek dimana Alisya?" tanya Kenzo kepada Kakek Xu.


Kakek XU yang kesal pun langsung melayangkan tongkatnya di kepala Kenzo.


Tuk


"Harusnya aku membunuh mu gara-gara kamu cucu ku menghilang dan entah dimana sekarang" kata Kakek XU menatap tajam Kenzo.


"Apa maksud Kakek? jelas-jelas dia yang mengantar Alisya pulang waktu itu" kata Kenzo menunjuk Bimo dan menatap tajam ke arah Bimo.


"Aku memang mengantarnya tapi aku hanya mengantarnya ke apartemennya setelah itu aku tidak tau dia dimana" balas Bimo.

__ADS_1


"Lalu jika dia tidak bersama kalian dimana Alisya sekarang" kata Kenzo menahan amarah.


"Kau pikir aku akan Sudi jauh-jauh datang ke sini jika Alisya berada di tangan ku he...?" balas Kakek XU yang benar-benar dongkol kepada Kenzo.


"Bimo ayo kita pergi berada disini membuat ku ingin membunuh bocah tengil ini" ucap Kakek XU menatap sinis ke arah Kenzo.


Setelah kepergian Kakek XU dan Bimo dalam ruangan Kenzo langsung melirik Dirga yang diam seperti patung.


"Dirga menurut mu jika Alisya tidak bersama mereka lalu Alisya berada dimana selama ini" tanya Kenzo melirik Dirga.


"Jika Nona Alisya tidak ada bersama mereka berarti ada kemungkinan bersama Nona Maya" kata Dirga menerka-nerka.


"Tunggu apalagi ayo cepat cari ke tempat si Maya itu" kata Kenzo.


"Tapi Wajah Tuan...."


"Kamu segera pergi ke tempat Maya itu aku bisa mengurus diriku sendiri."


Dirga segera berjalan keluar dari perusahaan Kenzo lalu masuk ke dalam mobil menghidupkan dan pergi meninggalkan halaman KEANO GROUP.


Beberapa menit kemudian Dirga berhenti di depan restoran Maya tanpa ba-bi-bu Dirga langsung masuk ke dalam.


"Apa Nona Maya ada?" tanya Dirga kepada penjaga kasir.


"Nona Maya ada di dalam ruangannya Tuan" ucap penjaga kasir yang sudah mengetahui jika Maya dan Pria di depannya ini berteman.


Dirga segera melangkah kakinya menuju ruangan Maya tanpa di antar karna dia sudah tau dimana letak ruangan pribadi milik Maya.

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


"Masuk" sahut dari dalam.


Ceklek


"Selamat siang Nona Maya" ucap Dirga.


Maya yang mendengar suara seorang pria langsung mengangkat pandangannya dari Leptopnya hingga matanya sedikit menyipit melihat keberadaan Dirga berada di dalam ruangannya.


"Silahkan duduk Tuan" ucap Maya yang mempersilahkan Dirga untuk duduk di kursi depannya.


"Terimah kasih Nona" balas Dirga yang langsung duduk di depan Maya.


"Apa apa Tuan datang kemari?" tanya Maya dengan menatap penuh tanda tanya ke arah Dirga.


"Begini Nona saya ingin bertanya apa Nona Alisya berada bersama anda?" Dirga bertanya dengan menatap tajam Maya.


"Maksud Tuan Dirga apa?" tanya balik Maya dengan nada dingin.


"Nona Alisya menghilang karna Tuan dan Nona Alisya sedang marahan" jawab Dirga.


"BAGAIMANA BISA?" teriak Maya.

__ADS_1


**Untuk part ini sampai sini dulu ya sebenarnya Author capek tapi demi kalian reader Author paksain buat mikir dan Nulis walau part pendek setidaknya menambah rasa penasaran kalian😂😂😂 jangan pada kabur yah😁


Sampai jumpa di episode besok😀**


__ADS_2