Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Kedatangan Alisya


__ADS_3

Kenzo menatap datar bangunan di depannya yang merupakan sebuah hotel. 2 Minggu yang lalu wanita tua itu datang memberi alamat yang berupa rumah sakit untuk tempat pertemuan mereka. Namun baru tadi malam wanita tua itu kembali mengirimkan alamat padanya untuk menemuinya di tempat yang berada di depannya itu.


Dengan langkah lebar Kenzo masuk dalam gedung itu. Mata Kenzo langsung menyipit saat baru masuk dalam lobby sudah banyak orang dan wartawan. Namun Kenzo hanya acuh berjalan menuju tempat tujuannya yang berada di taman belakang hotel itu.


"Itu dia putra ku yang kita tunggu-tunggu" ucap Melinda dengan menunjuk Ke zo yang baru masuk dalam taman itu.


Wajah Kenzo langsung datar sedatar-datarnya saat para wartawan dan semua orang menoleh ke arahnya.


Cekrek


Cekrek


Blist kamera langsung menyorotnya ada yang memotret ada pula yang memvideo momen itu.


"Sialan, kenapa aku tidak menduga rencana wanita tua ini bisa sejauh ini" umpat Kenzo dalam hati yang berdiri mematung di tempat.


"Baby aku harap kamu tidak sedang memegang ponsel atau menonton TV. Karna jika itu terjadi kamu benar-benar akan meninggalkanku" kata Kenzo dalam hati dengan perasaan yang gelisah dan cemas secara bersamaan.


"Nak ayo kemari," Melinda langsung menuntun Kenzo untuk naik di atas panggung.


Di atas panggung sana Yoona berdiri dengan sangat percaya diri. Jangan lupakan dengan senyum yang tak bisa memudar dari wajahnya. Yoona menatap wajah Kenzo dengan penuh damba dan ambisi.


Sampai di atas panggung sana Kenzo langsung menatap tajam Yoona yang masih terus memasang senyum kepadanya.


"Tidak perlu menatapnya seperti itu. Sebentar lagi dia akan menjadi istrimu" ucap Melinda dengan senyum puas di bibirnya.


"Istri?" Beo Kenzo yang menatap tajam Melinda.


"Iya Nak. Bukankah kau ingin menepati janji mu pada papa mu? Anak dari sahabat papa mu adalah Yoona" kata Melinda dengan pelan takut di dengar oleh orang.


Yoona yang mendengar penuturan dari Melinda apalagi mendengar kata istri dari Kenzo langsung membuat pipi Yoona memerah.


"Aku tidak sabar menjadi istrinya dan menghabiskan malam bersamanya. Ah rahimku bahkan ikut bergetar hanya membayangkan dia menggagahi ku" kata Yoona dengan pikiran kotornya.


"Kalian....beraninya kalian merencanakan ini?" Kenzo menatap datar mereka semua yang hanya diam.


"Jika sampai istriku melihat ini maka jangan salahkan aku yang akan membunuh kalian berdua termaksud membuat kalian semua menjadi pengemis!" Ucap Kenzo yang penuh penekanan menatap datar dan penuh kemarahan pada keluarga besar Kim.


Deg


Sedangkan di tempat lain Alisya baru keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri dari sisa-sisa percintaannya dengan sang suami tadi malam.


Dengan langkah ringan Alisya menuju walk in close mencari pakaian baru yang akan di kenakan-nya.


Setelah menemukan pakaian yang di rasa cocok dengannya Alisya langsung melepas jubah mandinya. Alisya dengan santai memakai pakaiannya dan berjalan ke arah cermin melihat penampilannya.


Alisya berjalan ke meja rias mulai mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. Memoles wajahnya dengan make up sederhana.

__ADS_1


Tak


Tak


Tak


Alisya menuruni tangga satu persatu hingga keadaan yang sunyi membuat suara langkah kaki Alisya terdengar nyaring do mension itu.


Alisya duduk tenang di sofa sambil mencari berita yang ingin di lihatnya di TV hingga matanya membulat melihat suaminya yang berada di dalam sana.


"Sialan!" Umpat Alisya yang langsung berlari menaiki tangga.


Sampai di kamar Alisya langsung mencari ponselnya. Alisya langsung mengotak atik ponselnya.


"Hallo Nona"


"Bersiap Black shadow akan bergerak sekarang!" Perintah Alisya yang tak terbantahkan.


"Baik Nona!"


"10 menit kita bertemu di lokasi kejadian. Pastikan kalian membawa perlengkapan lengkap"


"Siap Nona"


Alisya langsung mematikan sambungan telfonnya dengan senyum miring di bibirnya.


Alisya dengan langkah lebar menuju walk in close mengganti pakaiannya yang tadinya dres kini telah berganti dengan pakaian yang siap tempur.


Baju tank top hitam di atas pusar, celana jens yang robek, sarung tangan hitam menghiasi tangannya dan sebuah pisau yang mengandung di pinggang Alisya.


"Saatnya bereaksi" monolog Alisya yang tengah memainkan pisau kecil di tangannya.


Hingga di menit berikutnya terlihat Alisya yang keluar dari kamar dengan senapan panjang yang di letakkan di bahunya.


"Nyonya muda ingin kemana!?" Tanya kepala pelayan yang tak sengaja melihat Alisya.


Mata kepala pelayan itu membulat saat melihat apa yang di pegang nyonya mudanya itu.


"Nyonya mu....muda letak...kan sen....senjata itu. I....itu berbahaya Tuan bisa marah besar Nonya" kata kepala pelayan dengan panik.


"Tenang saja aku telah terbiasa melakukan hal-hal menyenangkan seperti ini" balas Alisya yang tersenyum tipis dan mengedipkan sebelah matanya ke arah kepala pelayan.


Alisya melenggang pergi begitu saja meninggalkan kepala pelayan yang hanya bisa melongo melihat gaya Badas sang Nyonya mudanya.


Sedangkan di tempat lain keadaan semakin memanas setelah Kenzo mengeluarkan ancaman yang tidak main-main.


"Kenzo aku mencintaimu aku hanya ingin menikah denganmu" kata Yoona dengan suara lembutnya.

__ADS_1


"Tuan terimalah Putriku menjadi istrimu lagi pula itu adalah amanah dari papa mu untuk menikahi anak sahabatnya" ucap pria paruh baya yang menjadi ayah tiri Yoona.


"Cih menerima wanita murahan sepertinya? Apa anda becanda Tuan?" Sarkas Kenzo.


"Saya tidak sebodoh anda yang dengan bodohnya mengkhianati istrinya dan anaknya hanya demi wanita lain. Yang dengan teganya mengusir istri dan anaknya dari rumah yang memang gak mereka hanya karna adanya wanita lain"


Sontak ucapan lantang Kenzo langsung membuat wajah pria paruh baya itu pucat pasi. Pasalnya selama ini pria paruh baya itu menutup rapat-rapat aib itu. Justru pria paruh baya itu membalik jika yang berselingkuh adalah istri pertamanya dengan kepala pelayan mensionnya dulu. Oleh karena itu pula pria paruh baya itu mengusir istri pertamanya.


Apa yang di lakukan pria paruh baya itu di percayai oleh publik. Tapi perkataan Kenzo barusan langsung membuat pria paruh baya itu pucat. Sedangkan wartawan terus mengabadikan momen itu.


"Dan ternyata buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya. Terbukti dengan wanita yang berada di samping anda yang juga seorang perebut suami orang. Kini anaknya juga mengikuti jejak ibunya yaitu merusak rumah tangga orang lain" ucap Kenzo dengan lantang.


"Kenzo aku melakukan karna aku mencintai kamu" ucap Yoona dengan memasang ekspresi wajah sedih berharap publik takluk padanya.


"Apa ini putri dari seorang pengusaha besar di Korea yang terkenal sifat lugu dan polosnya? Ciba kalian lihat dimana kepolosan dan keluguannya? Yang ada hanya wanita yang merusak kebahagiaan wanita lainnya demi ambisi semata"


"Kenzo hentikan!" Bentak Melinda dengan suara tertahan menatap tajam Kenzo.


"Kenapa aku harus hentikan ha....? Kamu dan kalian semua merencanakan ini bukan? Akan aku buat semakin meriah dengan terbongkarnya kebusukan kalian di muka publik"


Deg


Sontak Melinda dan yang lainnya langsung menegang saat mendengar penuturan Kenzo yang tidak main-main.


"A......apa yang ka...kamu ke...ketahui....?" Ucap Melinda terbata-bata.


"Apa yang aku ketahui? Tentu semuanya" jawab Kenzo dengan senyum miring.


"Tidak bisa. Ini tidak bisa dibiarkan aku harus mencegah Kenzo untuk membongkar yang kemungkinan semua tentang kelakuanku ataupun kelakuan yang lain di masa lalu di muka publik." Kata Melinda dalam hati yang merasakan perasaan gelisah dan waspada.


"Kenzo kamu harus menuruti keinginan terakhir papa kamu yaitu dengan menikahi anak yang menjadi cinta pertama sekaligus sahabatnya!" Bentak Melinda yang menatap tajam Kenzo.


"Mana buktinya!" Ucap Kenzo yang penuh penekanan.


"Lihat ini baik-baik wanita itu adalah sahabat dan cinta pertama Papa mu" kata Melinda yang melemparkan sebuah foto kehadapan Kenzo.


Kenzo yang melihat itu langsung memungut foto yang berada di depan kakinya itu.


"Wanita ini" Batin Kenzo yang menyatukan alisnya.


"Kamu harus menikah dengan Yoona karna Yoona adalah anak dari wanita itu!" Kata Melinda yang terdengar tegas.


Dor


"Siapa yang berani menikahkan suamiku?"


Hayoooo coba tebak apa yang akan di lakukan Alisya😀 pasti ngamuklah singa betina😂😂🤭

__ADS_1


__ADS_2