Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Calon pelakor


__ADS_3

"Mau merebut pria ku he....? lihat apa yang akan aku lakukan pada pelayan rendahan seperti mu" kata Alisya dalam hati mengepalkan tangannya yang tidak di pegang oleh Kenzo.


Sampai di meja makan ternyata telah di sajikan berbagai macam hidangan membuat mod Alisya yang tadinya buruk langsung membaik.


Kenzo yang melihat tingkah Alisya yang begitu berbinar melihat jenis makanan hanya bisa tersenyum lalu geleng-geleng kepala. kekasihnya itu akan semakin menggemaskan ketika mengeluarkan mata kucing seperti ini pikir Kenzo.


"Duduklah" kata Kenzo yang menarikan sebuah kursi untuk sang kekasih.


"Makasi byy" balas Alisya tersenyum senang langsung duduk di ikuti Kenzo yang juga duduk di samping Alisya.


"Dasar wanita manja, gara-gara kamu aku di tampar oleh Tuan lihat saja aku akan membalas perbuatan mu itu" kata Amara dalam hati menatap penuh kebencian kepada Alisya.


"Kamu ingin makan apa baby?" Kenzo bertanya dengan lembut sambil mengelus kepala Alisya yang berperilaku seperti anak kecil.


"Aku ingat Alisya belum sembuh dari sindrom Peter pan aku tidak perlu berhenti memanjakannya namun di ganti dengan mengenalkannya hal-hal dewasa" kata Kenzo dalam hati.


"Aku ingin makan itu, itu, itu, itu, dan itu di campur 1 piring" kata Alisya yang bergelayut manja di lengan Kenzo.


Kenzo tersenyum lalu berdiri mau mengambil menu yang di tunjuk Alisya namun di hentikan oleh Alisya karna salah satu makanan yang ingin di ambilnya berada di dekat Amara.


"Kenapa baby?"


"Mau kemana?"


"Aku akan mengambilkan mu makanan yang kamu inginkan"


"Tidak. kamu tidak boleh bergeser sedikit pun titik" kata Alisya cemberut.


"Baiklah aku akan mengambil dari sini" ucap Kenzo yang mengalah.


"Wanita ini.... benar-benar membuat ku muak" Guman Amara mengepalkan tangannya menahan amarah dalam dirinya.


Kenzo mulai mengambil lauk yang di tunjuk Alisya lalu meletakkan di atas piring Alisya.


"Sekarang makanlah" kaya Kenzo yang langsung di sambut anggukkan kepala oleh Alisya.


"Tuan ingin makan apa? biar saya ambilkan" kata Amarah tiba-tiba.

__ADS_1


Alisya yang sedang membuka mulut untuk makan langsung kicep kembali mengangkat kepalanya lalu menatap tajam Amara.


"Tidak perlu" tolak Kenzo datar.


Bukannya menyerah Amara malah merebut piring Kenzo lalu mengisinya dengan lauk pauk lengkap.


"Ini Tuan saya tau Tuan ingin di layani bukan melayani lagi pula Tuan itu....." kalimat Amara terhenti dengan apa yang di lakukan oleh Alisya.


WUSSH


Bugh


Prang.....


Aaaa


"Berani sekali kamu sebagai pelayan menghina ku he....?" teriak Alisya menatap tajam Amara yang sudah terduduk karna lemparan Alisya yang mengenai kepalanya hingga luka.


"Apa yang Nona lakukan? kenapa menyerang saya? saya hanya menjalankan peran saya sebagai pelayan lagi pula Tuan Kenzo adalah Tuan Rumah dan anda seenak jidat memerintah Tuan saya untuk melayani anda" balas Amara menatap sinis Alisya.


"S*akan" umpat Alisya.


Alisya yang emosi apalagi jiwanya yang sedikit ada gangguan membuat amarah Alisya semakin menjadi-jadi.


"Kamu benar-benar harus di musnahkan dari muka bumi ini" desis Alisya yang langsung berdiri dari kursinya lalu berjalan mendekat ke arah Amara.


"Kemarilah dengan begitu Tuan Kenzo akan melihat sifat asli kamu dan aku akan menjadi sosok yang lemah dan pantas di lindungi oleh Tuan Kenzo. hanya aku yang boleh memiliki Tuan Kenzo,hanya aku yang pantas menjadi Nyonya muda Keano" kata Amara dalam hati tersenyum licik menatap Alisya yang semakin mendekat ke arahnya.


Amara tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya akan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.


SREKK


Alisya langsung menarik rambut Amara dengan kasar lalu menariknya dengan paksa menuju suatu pilar kokoh dalam ruangan itu.


"Nona... lepaskan saya Nona Hiks" Amara mulai menjalankan aktingnya yang menjadi sosok lemah agar Kenzo menolong dan melindunginya.


"Hentikan akting kamu yang begitu buruk kamu fikir aku akan percaya he...? SREKK...." kata Alisya yang menambah kekuatan menarik rambut Amara.

__ADS_1


"Aaaaa sakit.... Nona tolong lepaskan saya Nona......" teriak Amara kesakitan.


Alisya yang mendengar teriakan kesakitan Amara bukannya berhenti malah semakin menarik keras rambut Amara membuat Amara semakin berteriak kesakitan tapi tidak ada yang berani menghentikannya mengingat sekarang ini ada Kenzo yang sedang menatap mereka semua seakan-akan sedang memberi mereka ancaman untuk tidak menolong Amara.


"S*alan.... kulit kepala ku sepertinya terkelupas karna wanita manja ini tapi aku tidak bisa apa-apa jika aku membalas Tuan Ke zo akan semakin curiga padaku" kata Amara dalam hati bimbang antara melawan atau pasrah.


"Kenapa diam he? mana tuh muka songon kau tadi" kata Alisya menarik kuat rambut Amara hingga Amara.


"Bagaimana ya rasanya jika kepala kamu aku bentor ke tiang ini?" kata Alisya menunjuk tiang di dekat Amara.


Sontak Amara langsung membulatkan mata dengan wajah yang menjadi pucat pasi menatap ngeri tiang di depannya.


"Wanita ini benar-benar mau membuat ku mati ya.... tapi jika itu terjadi aku yakin Tuan Kenzo akan datang menolongku lagipula wanita manja ini mana berani dia melakukan itu" kata Amara dalam hati tersenyum licik namun sangat berbeda dengan dunia nyata.


"Jangan Nona.... sa...saya pas....pasti mati ji...jika Nona mem...Ben....tur kepala saya di....disana" kara Amara terbata-bata.


Walau hanya akting tapi tetap saja Amara merasa ngeri membayangkan kepalanya di benturkan disana.


"Bagus donk kalau mati karna itu yang aku cari hihihi" balas Alisya tertawa senang namun di telinga orang lain terumata Amara terdengar begitu mengerikan.


Amara langsung menegang mendengar Alisya sengaja membenturkan kepalanya disana dengan tujuan dia akan mati atau tidak. Amara sudah berkeringat dingin akan hal itu menoleh ke arah Kenzo dengan tujuan meminta tolong namun tampaknya Kenzo juga malah terlihat menikmati apa yang di perbuat oleh Alisya sekarang.


"Bagaimana ini..... wanita manja ini benar-benar mau membunuhku. kenapa Tuan belum juga bergerak" kata Ara dalam hati bergerak gelisah.


BUGH


AAAAAA


"AMARA......"


**Ayo Readers ku tercinta ramaikan novelku yang bungsu ini😭😭 ceritanya juga nggak seru kok ke greget, Bucin sudah pasti, dan Karakter utama wanita nggak lemah atau cengeng disini juga anda unsur fantasinya jadi makin seru lho😘👍


Bercerita tentang Seorang putri kerajaan ala modern jatuh cinta pada pria yang berprofesi sebagai Mafia kelas kakap. hingga membuat sang putri meninggalkan kerajaan untuk mengejar sang Pria pujaannya.


Ayo Ramaikan💪💪💪**


__ADS_1


__ADS_2