Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Masa lalu Kevin dan Tomy


__ADS_3

"Kita tidak punya cara lain cara satu-satunya kita harus bertahan 2 Minggu lagi selama itu pastikan kamu menolak orang yang ingin memakai jasa ku apapun alasannya tolak" ucap Kevin dengan memijit pelipisnya.


"Kamu tenang saja semua itu menjadi urusan ku yang harus kita lakukan adalah segera menyelesaikan semua ini dan kembali ke Rusia untuk membalas dendam." ucap Tomy dengan tangan yang mengepal di bawah meja.


"Ya pergilah dan panggil seseorang untuk mengurus ini" usir Kevin.


Tomy yang mendengar pengusiran Kevin hanya bisa mendengus kesal lalu beranjak berdiri keluar dari ruangan Kevin dengan tangan yang mengepal.


"Jika saja aku sudah tidak membutuhkan mu aku akan segera menghabisi pria s*alan itu tapi a ku masih membutuhkan kekuasaannya untuk melancarkan rencana balas dendam ku pada Kenzo k*par*t itu" kata Tomy dalam hati.


Siapa bilang jika Tomy benar-benar setia menjadi bawahan Kevin. ternyata diam-diam Tomy menyembunyikan taringnya sendiri yang kapan saja bisa muncul.


Tomy memang menjadi bawahan Kevin tapi semua itu ia lakukan karna ada rencana lain yang dia persiapkan. selain itu Tomy juga dendam kepada Kevin karna sebagai seorang kakak semua ini salah Kevin karna mengenalkan Khanza dengan Kenzo.


Tomy punya rencana lain yaitu akan membunuh semua orang yang bersangkut paut dengan Khanza baik Kenzo maupun Kevin kedua orang itu adalah target empuk bagi Tomy tapi untuk sekarang dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menjadi kacung patuh untuk Kevin karna Tomy sadar dia tidak punya kekuasaan apa-apa jalan satu-satunya adalah dengan menjadi pesuruh Kevin.


Selama mengikuti Kevin kebencian dan dendam Tomy semakin besar pasalnya Kevin memperlakukannya seperti budak padahal waktu mereka berteman Kevin tidak seperti ini.


Sedangkan di ruangan Kevin tidak jauh berbeda dengan Tomy. Kevin juga bahkan menyembunyikan taringnya sendiri di depan Tomy.


"Jika bukan karna kemampuan bertarungnya begitu kuat aku sudah lama membunuhnya. berpura-pura mencintai Khanza he apa dia bodoh, dia fikir aku tidak tau jika semua ini ada sangkut pautnya dengan dia" desis Kevin yang menatap tajam pintu.


Kevin tidak bodoh sehingga tidak mengetahui siapa saja yang dekat dengan adiknya Khanza. Kevin sangat tahu jika Tomy begitu menyukai Khanza adiknya bahkan saking menyukainya Tomy malah terobsesi untuk memiliki Khanza.


Beberapa tahun lalu Kevin dan Tomy adalah teman dekat yang selalu kemana pun bersama. Kevin sangat mengetahui kebiasaan buruk teman dekatnya itu yang suka bergonta ganti wanita yang bahkan setiap malamnya dan Kevin membiarkan hal itu.


Hingga suatu hari Tomy datang bertamu ke rumah Kevin seperti biasa ternyata hari itu juga Adik Kevin yang bernama Khanza baru pulang dari luar negeri.


Dari pertemuan pertama dan pandangan pertama Tomy langsung jatuh cinta kepada Khanza. Tomy yang memang tak pernah menerima penolakan begitu percaya diri mendekati Khanza namun Khanza tidak menggubrisnya membuat Tomy kesal lalu melapor kepada Kevin.

__ADS_1


Tomy meminta bantuan Kevin untuk membuat dirinya dan Khanza dekat. awalnya Kevin mengiyakan dengan syarat Tomy berhenti mainan wanita lain. Khanza yang begitu menyayangi Kevin terpaksa mau dekat dengan Tomy karna permintaan Sang kakak.


Akhirnya Tomy dan Khanza mulai dekat satu sama lain sampai suatu hari Kevin melihat Tomy yang masih terus bermain wanita membuat Kevin marah besar lalu menghajar Tomy sampai babak belur.


Sejak saat itu persahabatan mereka mulai renggang karna Tomy yang tak terima di hajar oelh Kevin dan Kevin yang tidak terima karna Adiknya di permainankan.


Khanza yang tau jika kakaknya habis berantem dengan Tomy karna Tomy main wanita membuat Khanza kesal dan menjauhi kembali Tomy.


Tomy yang di jauhi Khanza mulai kelipungan dan berusaha mendekati Khanza kembali namun Khanza menolaknya terang-terangan. Tomy yang tak pernah di tolak pun merasa marah.


Tomy terus mengejar Khanza karna Tomy bukan hanya mencintai Khanza namun juga sudah terobsesi untuk memiliki Khanza hingga suatu hari Tomi mengetahui jika Khanza mencintai pria lain dan pria itu adalah Kenzo.


Tomy mulai membenci Kenzo saat itu dan tambah marah dan dendam saat mendengar jika Khanza hamil anak pria itu tapi pria itu tidak mau bertanggung jawab membuatnya tersenyum penuh kemenangan.


Menikahlah dengan ku karna tidak akan ada yang Sudi menikah dengan wanita kotor seperti mu apalagi hamil di luar nikah selain diriku babe


Setelah di selidiki ternyata Tomy yang mengetahui Khanza hamil mulai meneror Khanza dengan pesan suara dan pesan-pesan yang menyudutkan Khanza sebagai wanita kotor yang membuat Khanza depresi dan bunuh diri.


Kevin yang mengetahui kesangkut pautan Tomy dalam kamatian Khanza berniat untuk membunuh Tomy tapi terhenti mengingat Tomy adalah petarung handal yang bisa di manfaatkan untuk melawan Kenzo nantinya.


Oleh karena itu Kevin menyebarkan berita jika Khanza bunuh diri karna Kenzo tidak ingin bertanggung jawab dan pancingan itu di makan oleh Tomy yang dengan suka rela datang menawarkan diri untuk bergabung dengan dirinya.


"Walau pun Kamu telah membunuh Kenzo aku tidak akan mengampuni mu keparat karna kamu adalah dalang yang sesungguhnya membuat adik ku bunuh diri. karna tekanan darimu, karna obsesi mu itu membuat Khanza depresi hingga bunuh diri." desis Kevin yang mengingat kematian tragis sang adik.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


"Masuk" sahut dari dalam.


Ceklek


"Sayang kamu datang?" Dirga yang sedang sibuk menatap Leptop langsung mengangkat kepalanya saat aroma yang dia kenali masuk di Indra penciumannya.


Dirga berdiri lalu mendekati Maya yang telah duduk di sofa ruangan Dirga dengan membuka rantang yang di bawahnya.


"Duduklah kita makan siang bersama. aku membawakan kmu bekal semua aku masak sendiri" ucap Maya menoleh ke arah Dirga lalu memberi senyum kecil.


Mendengar penuturan Maya bibir Dirga melengkung ke atas membentuk sebuah senyum tipis yang tak bisa Maya lihat.


Cup


"Maaf membuat mu repot" ucap Dirga yang mengecup pucuk kepala Maya dengan sayang.


"Jangan lakukan itu. i...ini kantor" ucap Maya yang langsung gugup dan malu secara bersamaan.


"Tidak ada yang lihat lagi pula apa salahnya mencium kekasih sendiri" ucap Dirga yang mencolek hidup mancung Maya.


Maya yang mendengar perkataan Dirga hanya bisa menunduk malu dengan terus mengeluarkan isi dari rantang yang di bawahnya.


"Terlihat lezat. terima kasih kekasih ku" bisik Dirga mesra di telinga Maya.


Dirga yang memang sudah lapar langsung mengambil piring dan mulai makan tanpa memperhatikan wajah Maya yang sudah memerah seperti kepiting rebus.


"S*al. si pria kaku ini ternyata bisa juga bersikap romantis tapi tidak aman dan baik untuk jantung ku" kata Maya dalam hati.


"Sayang

__ADS_1


__ADS_2