Tuan Kejam Dan Gadis Misterius

Tuan Kejam Dan Gadis Misterius
Laporan Reiki


__ADS_3

Ceklek


Alisya yang sedang makan langsung menghentikan makannya lalu menoleh ke arah pintu.


"Kamu dari mana byy?" tanya Alisya yang melihat Kenzo masuk dalam kamar.


"Membeli sesuatu baby" jawab Kenzo yang meletakkan Paber bag di tangannya di atas ranjang lalu mendekati Alisya.


Cup


Kenzo mengecup kening sang Istri penuh kasih sayang dan cinta.


"Makanlah"


Alisya menyodorkan satu piring ke depan Kenzo menyuruh Kenzo untuk makan namun Kenzo tidak bergeming membuat Alisya mengernyitkan alis.


"Kenapa byy? nggak suka?"


"Suapin" ucap Kenzo manja yang langsung membuka mulut menunggu Alisya menyuapinya.


"Kok manja" kata Alisya walau begitu tangannya dengan telaten mulai menyuapi sang Suami.


"Apa enak" Alisya bertanya melihat Ke zo yang makan dengan senyum-senyum sendiri.


"Apapun makanannya akan terasa enak dan nikmat jika kamu yang menyuapi aku baby bahkan jika racun sekalipun" terang Kenzo.


Alisya bahkan sampai menjatuhkan rahang mendengar gombalan Kenzo yang begitu dramatis.


"Sejak kapan kamu pintar merayu byy?" tanya Alisya dengan mengangkat alisnya satu.


"Aku hanya merayu saja pada mu baby" balas Kenzo yang langsung mengecup pipi Alisya.


"Terserahlah"


Malas memikirkan jawaban Kenzo. Alisya kembali menyuapi Kenzo lagipula Alisya percaya jika hanya pada dirinya saja Ke zo seperti itu.


Kedua insan yang begitu di puncak kebahagiaan tak henti-hentinya melakukan kemesraan. hingga beberapa menit kemudian Kenzo dan Alisya telah menyelesaikan sarapan atau lebih tepatnya makan siang mereka yang penuh dengan drama.

__ADS_1


"Biarkan saja...! nanti pelayan yang membersihkannya" cegah Kenzo saat melihat Alisya ingin merapikan piring bekas makanan mereka.


"Tapi...." kalimat Alisya terpotong dengan ketukan pintu dari luar.


Tok


Tok


Tok


"Itu pasti mereka" kata Kenzo yang langsung beranjak membuka pintu.


Ceklek


"Bereskan" titah Kenzo kepada kedua pelayan di depannya.


Drett


Drett


Kenzo yang merasakan getar ponselnya segera menunduk lalu mengambil ponselnya yang ternyata pesan dari Reiki


"Byyy apa ini untuk ku?" teriak Alisya yang sedang membuka satu persatu Paber bag di atas ranjang setelah pelayan pergi.


Kenzo yang mendengar suara teriakan Alisya langsung tersadar lalu berbalik kembali masuk dalam kamar.


"Semua untuk mu. aku sengaja membelikannya tadi pagi untuk istri tercintaku ini" ucap Kenzo yang menarik gemes hidung Alisya.


Wajah yang tadi datar, mata yang tadi tajam, kini telah terganti dengan wajah hangat penuh senyum dengan tatapan mata yang lembut yang mampu menghanyutkan siapa pun yang memandangnya.


"Baby aku keluar sebentar ya ada hal serius yang aku urus" ucap Kenzo lembut.


"urusan apa?" tanya Alisya


"Maaf baby aku belum bisa memberitahumu untuk saat ini" jawab Kenzo mengelus rambut sang istri berharap Alisya bisa mengerti.


"baiklah. berhati-hatilah di jalan" balas Alisya.

__ADS_1


mendengar itu Kenzo langsung tersenyum sebelum pergi menyampaikan untuk mengajukan dan bibir Alisya setelah itu baru berlalu pergi.


kanza berjalan cepat keluar dari kamar setelah sampai di luar kamar wajah yang tadinya hangat dan tatapan mata yang lembut kini telah berubah menjadi wajah datar dan ketetapan mata yang begitu tajam.


Kenzo berjalan cepat menuju lift lalu menekan tombol lantai paling bawah.


Ting


dengan lengkap lebah dan tergesa-gesa menuju tempat yang ditentukan oleh Reiki yang berada di restoran hotel yang mereka tempati.


"Tuan"


Reiki yang melihat Kenzo berjalan mendekatinya segera berdiri ingin membungkuk namun di tahan oleh Kenzo melalui kode.


"Duduk saja" kata Kenzo segera saat sampai di depan Reiki.


Reiki yang mendengar penuturan dari orang yang dia hormati segera duduk di depan Kenzo.


"Katakan" titah Kenzo.


"Kami menemukan dia orang yang mencurigakan terus mengikuti Tuan bahkan salah satunya sampai mengikuti anda sampai di hotel ini" terang Reiki.


"Ini orang yang mengikuti Tuan sampai kesini bahkan mungkin dia masih berada di luar hotel" ucap Reiki yang menyodorkan beberapa foto orang yang mengikutinya.


"Dia bukan dari kelompok mana pun dia bekerja sendiri namun kinerja nya selalu berhasil hingga membuat orang-orang di negara ini jika ingin menyingkirkan atau mencari identitas hanya menghubungi dia karna dia juga adalah seorang mata-mata." terang Reiki.


Mendengar penuturan Reiki membuat Kenzo langsung menyeringai dengan tatapan yang entah apa artinya.


"Apa yang harus kami lakukan Tuan?" Reiki bertanya dengan menahan gugup setengah mati.


Semua Anggota Kenzo di dunia bawah tahu ketika Bos mereka Kenzo tersenyum seperti itu maka akan ada sesuatu hal yang terjadi. bukan suatu hal yang menyenangkan ataupun suatu hal yang buruk semua berada pada posisi di gantung masing-masing hanya Kenzo sendiri yang tau bagaimana nantinya.


"Tidak perlu melakukan apa-apa cukup kamu ketatkan penjagaan keamanan untuk istri ku dan ikuti pria itu agar kita tahu siapa orang yang menyuruhnya" titah Kenzo kepada Reiki.


"Saya sudah mencari tahu dalangnya Tuan ini fotonya" balas Reiki yang menyodorkan selembar foto di depan Kenzo.


Kenzo dengan malas mengambil foto yang terbalik itu lalu membaliknya melihat dengan jelas siapa orang yang memerintah pria itu untuk mengikutinya.

__ADS_1


Deg


__ADS_2