
"Eh byy bisakah kau berikan aku pelayan mu yang bernama Amara itu untuk menjadi mainan ku?" ucap Alisya dengan memelas.
"$hit dia terlihat menggemaskan seperti itu pengen ku makan eh.... salep"
Kenzo langsung merogoh saku mencari salep yang di berikan Kriss untuknya ternyata masih ada di dalam saku.
"Mainan? mainan untuk apa baby?" tanya Kenzo yang berpura-pura tidak mengerti.
"Mainan nyawalah" jawab Alisya yang malah ngegas.
"Oke oke lakukan apa pun yang kamu inginkan baby aku tidak akan melarangnya" kata Kenzo mengelus lembut kepala Alisya.
"Kamu tunggu disini yah" ungkap Kenzo yang langsung berdiri berjalan ke kamar mandi.
Alisya yang melihat tingkah Kenzo hanya bisa mengernyitkan alis apalagi saat melihat Kenzo yang cepat sekali keluar dari kamar mandi membuat Alisya semakin mengkerutkan dahinya.
Grep
"Yaaaaaak apa yang kamu lakukan Ken.... turunkan aku" teriak Alisya yang sudah berada di gendongan lengan kekar Kenzo.
"Diamlah Baby dan jangan bergerak terus nanti perih mu nggak sembuh-sembuh" kata Kenzo sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
"Sekarang mandilah aku akan tunggu di luar" ucap Kenzo yang langsung keluar dari kamar mandi.
"Sebenarnya aku ingin memandikannya hanya saja aku tidak yakin bisa menahannya" guman Kenzo yang di balik pintu kamar mandi melirik sesuatu di bawah sana yang telah menonjol di balik celana.
Sedangkan Alisya di dalam hanya bisa terbengong-bengong akan kelakuan Kenzo yang menurutnya sudah berlebihan.
Tak mau ambil pusing Alisya langsung membuka seluruh pakaiannya lalu masuk ke dalam bathtub yang telah di siapkan Kenzo sebelumnya untuknya.
Alisya merasakan otot-ototnya rileks saat merasakan air hangat dan penuh akan aroma wangi memenuhi pernapasannya.
Sedangkan di luar Kenzo segera keluar dari kamar mereka dengan niat akan mandi di kamar sebelah namun sampai di luar dia malah bertemu dengan pelayan muda yang selalu menggodanya siapa lagi jika bukan Amara.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan" kata Amara dengan nada manja yang di buat-buat.
__ADS_1
Bukannya merasa tergoda atau terkesan Kenzo malah bergidik ngeri mendengar nada suara Amara.
"Kamu itu manusia atau bukan?" tanya Kenzo datar dan dingin menatap tajam Amara.
Amara yang melihat jika Kenzo menatapnya langsung besar kepala apalagi saat mendengar pernyataan Kenzo bahkan suara Kenzo membuat tubuhnya bergetar bahagia.
"Pasti Tuan berfikir aku bukan manusia tapi bidadari tapi aku tidak boleh terlihat sombong di depan Tuan" kata Amara dalam hati.
"Aku jelas manusia Tuan" jawab Amara malu-malu dengan menyelipkan rambutnya di belakang telinga.
"Jika kamu manusia bicara uang jelas jangan seperti kambing yang mau melahirkan tapi terjepit" kata Kenzo pedas.
Dhuarrrrr
Senyum Amara yang tadinya bermekaran langsung pudar berganti dengan wajah masam saat suara dia di samakan seperti kambing yang melahirkan kejepit.
Sedangkan Kenzo langsung berlalu pergi setelah mengatakan kalimat pedas itu bahkan tanpa menoleh sekalipun padahal dia tau jika kalimatnya itu membuat orang sakit hati tapi itulah Kenzo pria yang tak berperasaan dan simpati dia akan menjadi hello Kitty jika bersama istrinya ALISYA ARKANA DEMIAN ralat tapi Alisya Arkana Keano.
"Jika bukan karna Alisya ingin menjadikannya mainan sudah aku bunuh dia tadi" ucap Kenzo dalam kamar lain.
Di lain sisi Kevin sang ketua Black Rose menggeram marah melihat berita pernikahan Ke zo dan Alisya begitu megah sedangkan dia terjebak di negara orang karna padatnya pekerjaannya.
"Sialan. gara-gara kertas-kertas tak berguna ini membuat aku tidak memiliki peluang untuk menghancurkan di b*jingan itu padahal pernikahan itu adalah waktu yang pas" teriak Kevin kesal yang langsung menggebrak meja dan menghamburkan puluhan kertas yang berada di atas mejanya.
Bugh
BRAKK
Srasssh
"Kamu belum menang Kenzo dan aku belum kalah tunggu aku kembali aku akan menghancurkan kebahagiaan kamu itu. sial sial sial kenapa aku bisa terjebak di negara ini dengan pekerjaan yang selalu menumpuk tiap harinya" gerutu Kevin yang mengeluh karna banyaknya berkas yang harus dia tanda tangani
Tanpa Kevin ketahui itu semua rencana Dari Kenzo dan Dirga yang telah merencanakan semuanya yaitu membuat Kevin sibuk hingga tidak bisa kembali di tanah air.
Perlu di ketahui Kevin selain Mafia, pemilik perusahaan besar Kevin juga merupakan seorang model internasional jadi tidak mengherankan jika jadwalnya padat.
__ADS_1
"TOMY........." teriak Kevin memanggil manajer sekaligus temannya juga di dunia bawah alias Mafia.
"Ada apa Tuan?" tanya Tomy sopan.
"Carikan aku cara agar aku bisa kembali ke Rusia dalam waktu dekat" titah Kevin yang duduk di kursi kerjanya memijit pelipisnya.
"Tapi Tuan.... jadwal Tuan disini selama 1 bulan full tidak ada istrahat jadi dalam waktu 1 bulan ke depan Tuan tidak bisa pulang ke Rusia tidak tahu jika 2 bulan ke depan" terang Tomy.
Brak
Kevin yang mendengar penjelasan Tomy langsung menggebrak meja dengan keras karna emosi yang tidak dapat di tahan lagi.
"Bagaimana bisa jadwal ku sepadat itu aku tak pernah....." kalimat Kevin langsung di potong oleh Tomy.
"Tak pernah apa? bukannya selama ini aku tidak keberatan walau pun harus tinggal 6 bulan di negri orang lalu kenapa sekarang kamu kaget seperti itu" ucap Tomy dengan nada meledek.
"Itu dulu s*alan sekarang nggak lagi. aku harus segera pulang untuk membalaskan dendam Khanza kepada pria B*j*Ngan itu" ucap Kevin berapi-api.
"Lalu sekarang bagaimana kamu sudah menanda tangani surat perjanjiannya mau di cancel bisa-bisa kita bangkrut" balas Tomy yang ikutan kesal.
"Lagi pula kamu masih punya banyak waktu untuk membalas dendam kepada Kenzo keparat itu tapi sekarang fokus dulu sama pekerjaan kamu disini kita akan bergerak setelah waktunya tiba sekalian mencari sekutu untuk menghancurkan Kenzo itu" kata Tomy penuh akan rencana.
Mendengar itu Kevin yang sedang emosi perlahan-lahan mulai tenang walau masih dengan napas yang memburu.
"Tenangkan dirimu, kamu tenang saja aku akan membantu dirimu untuk menuntaskan dendam Khanza kepada pria itu" kata Tomy menepuk punggung Kevin.
"Karna aku begitu mencintai Khanza tapi karna laki-laki s*alan itu aku kehilangan Khanza untuk selamanya." lanjut Tomy dalam hati.
Tomy salah satu teman Kevin yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Adik Kevin yaitu Khanza namun cintanya harus di tolak mentah-mentah kalah Khanza hanya melihat Kenzo seorang tanpa meliriknya padahal selama ini tidak ada orang yang menolaknya.
Kecewa? tentu itu yang di rasakan Tomy tapi semenjak itu Tomy selaku mengejar Khanza hingga suatu hari Tomy mendengar jika Khanza mati bunuh diri karna hamil anak pria yang dia sukai tapi pria itu menolak tanggung jawab.
Tomy yang dulunya orang baik walau terkenal akan playboy cap badak tapi dia begitu baik kepada orang-orang yang pantas untuk di baiki karna masalah Khanza Tomy memutuskan masuk di dunia bawah dengan menjadi anggota Kevin.
Sedangkan di tempat lain Kenzo Barus saja keluar dari kamar mandi dengan Alisya yang berada di gendongannya.
__ADS_1
"Ah.... baby apa yang kamu lakukan?"