
" Tuan Alvaro maafkan saya karna tidak bisa menjaga Alya " Kata Ariana merasa bersalah. Walau ia terkenal Licik dan sadis dalam hal membunuh bahkan membunuh wanita-wanita yang tak bersalah hanya karna mencoba mendekati Kenzo tapi Ia begitu Menyayangi Alya layaknya seorang Sahabat dan saudara.
" tidak Apa-apa Bersiaplah kita akan menyelamatkan Alya " kata Alvaro mengulus rambut Ariana bagaimana pun juga Ia tidak akan bisa membenci Gadis di nya ini karna buka satu atau dua kali ia mempertaruhkan nyawanya untuk Sang Adik
Mendengar itu ARIANA hanya bisa mengangguk anggukan kepala lalu beranjak pergi meninggalkan Alvaro dan Ramos di dalam Ruangan itu
" Sudah ayo kita bersiap walau kelompok mereka hanya Gangster tapi jangan Remehkan karna Mucikari yang melakukan Transaksi adalah salah satu kelompok mafia di Rusia " Kata Ramos mengulurkan Tangannya yang langsung di sambut Oleh Alvaro.
Sedangkan di tempat Lain Alisya Sedang mengotak Atik Leptopnya
" Sial Coba gue nggak tidur dari tadi Maya Nggak akan dalam bahaya seperti ini " umpat Alisya sambil memainkan tangannya di atas Leptop
Tak
Alisya menekan kata Enter lalu terlihat Lokasi merah sebagai tanda keberadaan Maya.
" Tunggu tunggu, Ini kan...." jeda Alisya sambil berfikir
BRAKK........
" SIALAN....itu tempat Transaksi Mucikari untuk mencari Pelacur....." Umpat Alisya Emosi
" Gangster mana yang berani berbuat seperti ini aku bersumpah jika sahabat ku kenapa-kenapa maka keluarga mereka yang harus menanggung semuanya " Lanjut Alisya Mengepalkan tangannya Berlalu pergi.
******
" Siap "
" Siap Tuan " jawab mereka
" kita Berangkat "
Kenzo lalu Naik ke atas Motornya lalu berjalan paling depan. Kenzo hanya membawa sekita 20 orang karna yang mereka hadapi kali ini hanyalah sebuah Gangster bukan Mafia
Skip .......
" Berpencar " Perintah Kenzo kepada bawahannya
" mana Ketua Gansternya " tanya Alvaro mencari keberadaan Adiknya Namun dia tidak ada di barisan para wanita di depan sana
" yang Baju abu-abu " Jawab Ramos Sedangkan Dirga dan Kenzo sibuk memantau keadaan
" Penjagaan mereka lumayan Ketat " Ucap Dirga tiba-tiba
__ADS_1
" Yah kau benar penjagaan ini sekita 100 orang. Kita kalah Jumlah " Sahut Ramos
" Gue nggak peduli tapi dimana Alya " kata Alvaro
" Alya masih di dalam karna biasanya yang perawan atau yang masih suci di pisahkan " jelas Ramos
" Sial.....Apa kita harus masuk ke dalam gedung Tuan " Tanya Ariana karna tidak melihat keberadaan Alya disana Ia takut Alya di apa-apain di dalam
" tunggu sebentar lagi " Jawab Ramos
" ****....Mereka itu Musuh atau kawan. " Gerutu gadis bercadar yang berada di belakang Kenzo dkk
" Nggak punya Cara Lain " Guman Gadis itu lalu panjat pohon tepat ia bersembunyi lalu berpindah satu pohon ke pohon lain seperti monyet.
" Itu Alya " Pekik Ariana Tertahan melihat keadaan Alya yang di rantai di kaki dan tangannya
Melihat adiknya di perlakukan seperti itu membuat Alvaro mengepalkan tangannya. darahnya mendidih melihat keadaan adiknya yang Wajahnya lebam yang dia yakini pasti di pukul dan di tampar sedangkan gadis di sebelahnya tidak berbeda jauh dari kondisi Alya
" Ken Gadis itu.... " Kata Ramos menunjuk Gadis di samping Alya.
Sontak Kenzo langsung menoleh dan matanya langsung membulat ia masih mengingat gadis itu adalah pelayan Restoran yang memberinya informasi tentang gadis bercadarnya.
" Maju " Kata Kenzo
DOR DOR DOR
10 menit kemudian bawahan Kenzo sudah terkapar ternyata para Mucikari itu memasang penembak jitu akhirnya Bawahan Kenzo Tumbang Kini mereka hanya tersisa 6 orang yaitu Kenzo Dirga Kris Ramos Alvaro Dan Ariana
prok prok prok
" wah wah Ternyata aku kedatangan tamu tak di undang " kata Mucikari itu sambil bertepuk tangan melihat Kenzo berdiri di depannya
" apa Tuan Kenzo ingin Berpesta dengan kami. kebetulan kami punya 2 gadis cantik yang masih Suci " Kata Mucikari itu mengelilingi Alya dan gadis di sampingnya
" Tapi tuan hanya bisa Menikmati yang ini " kata Mucikari mendorong Alya hingga terduduk
Brukk
" Ssst " desis Alya
" karna Ini adalah milikku " mucikari itu membelai wajah gadis itu yang hanya bisa menangis
" JAUHKAN TANGANMU DARINYA BRENGSEK " teriak Seseorang yang berada di belakang kumpulan Kenzo
__ADS_1
Sontak semua langsung menoleh ke arahnya . Mata sosok bercadar itu memerah melihat keadaan sahabatnya yang berantakan, Mata sembab, pipi kiri kanan bengkak, bibir sobek, dan rambut acak-acakan membuat darah sosok bercadar itu mendidih
" Siapa Kau......" Teriak Mucikari
" malaikat Maut mu " Ingin sekali berkata Seperti itu tapi Ia berusaha tahan
" Kenapa tidak bermain bersama ku daripada bermain gadis yang sudah lebam seperti itu " Kata Sosok itu berjalan mendekat ke arah Mereka.
Sedangkan Kenzo sudah menegang dari tadi ia sangat yakin sosok di depannya ini adalah sosok yang sama yang dia temui 3 bulan lalu
" Hahahaha Sayangnya Aku lebih tertarik kepadanya " Kata Mucikari itu meraba-raba pinggang dan meremas Pantat gadis itu
" BRENGSEK."
DOR DOR DOR SRETTT SRETT
Dengan amarah yang membuncah sosok itu menyerang mereka semua dengan membabi buta. Melihat Itu Kenzo dan para sahabatnya tak tinggal diam mereka mulai ikut menyerang karna sebenarnya itu hal mudah untuk mereka tadi mereka berhenti karna takut melukai Sandera tapi karna kedatangan sosok bercadar itu mereka akhirnya menyerang
" Gue sudah bilang jangan sentuh dia Brengsek tapi masih saja Lo sentuh " Teriak Sosok itu yang terus menyerang dengan Pistol dan Katana di tangan kirinya yang terus berusaha mengejar Mucikari yang selalu menjauh darinya Alhasil Sosok itu selalu di keroyok oleh bawahan Mucikari
Setelah 15 menit saling Menembak dan saling memukul akhirnya Kubu Kenzo-lah yang berdiri tegak sebagai pemenang dan Satu orang dari pihak musuh yaitu Mucikari dari Rusia
" JANGAN SENTUH DIA. DIA MILIKKU " Teriak Sosok itu saat melihat Ariana bergerak maju mendekati Mucikari.
" May....Maya hey berhenti menangis lihat gue disini Lo aman " Sosok itu bersimpuh menyamakan duduknya dengan sosok gadis yang dari tadi menangis padahal ikatannya sudah terlepas
" LO SIAPA HA.... SOK KENAL " Kata gadis itu yang ternyata adalah Maya
" LO NGGAK KENAL GUE....MATA LO KATARAK YA..." Teriak Sosok itu
" MATA GUE NGGAK KATARAK TAPI GUE NGGAK KENAL LO "
" WOY GUE INI ALISYA MAYA DUGONG...." Teriak kesal Alisya membuka Cadarnya tanpa melihat keadaan sekitar
" LO BUKAN ALISYA. GUE NGGAK KENAL LO "
" LO BUTA YA....GUE DI DEPAN LO SEENAK JIDAT LO BILANG NGGAK KENAL GUE "
" SAHABAT GUE TUH KALEM NGGAK BAR-BAR KAYAK LO "
" GUE NGGAK BAR-BAR MAY.....GUE KALEM "
sedangkan semua orang yang berada di lokasi itu hanya bisa menjatuhkan rahang mereka masing-masing karna ulah kedua gadis di depan mereka yang terlewat bar-bar
__ADS_1
" kalem apaan kalian itu dua gadis terbar-bar yang pernah gue temui " Kata dalam hati semua orang