Istri Sholehah Milik Tuan Pemarah

Istri Sholehah Milik Tuan Pemarah
Episode 169


__ADS_3

"Kenapa kau diam hah! aku yang seharusnya bertanya kepadamu Abian. Kenapa kau memperlakukan aku seperti itu. Bahkan dia saat kita mendapatkan hukuman. Kau mengambil hukumanku, kau mengambil hukumanku di depan calon istrimu. Apa maksud mu melakukan itu hah! apa kau pikir semua yang kau lakukan tidak membuatku bingung hah! aku bingung dengan perlakuanmu dan sakit hati yang aku dapatkan saat kau mengatakan jika Syira calon istrimu. Kau sadar jika kau telah mempermainkan diriku sampai detik ini," tegas Zee yang berbicara dengan napasnya yang naik turun yang terasa sesak dan pasti air matanya yang jatuh.


"Dan sekarang apa maksudmu menjadikan ku di posisi yang seperti ini hah! menikahiku da tidak bertanggung jawab padaku dan kau bersama Syira. Apa maksud mu melakukan?" tanya Zee dengan suara rendahnya yang terlihat sangat lelah.


"Aku sudah cukup sabar Abian menghadapi dan bertahan selama ini. Aku diam dan hanya ingin melihat akhir ceritanya. Sudah cukup rasa sakit yang kau berikan kepadaku. Aku tidak mulai Abian. Jika kau tidak mempermainkanku," lanjut Zee lagi.


"Tapi sudahlah. Semua sudah terlanjur. Jika di tanya puas. Aku puas melakukannya, aku merasa lega yang bisa membuat hubungan mu berantakan dengan Syira. Karena kau yang sudah mempermainkan ku," lanjut Zee dengan menghela napasnya.


"Apa yang kau inginkan?" tanya Abian dengan suara rendahnya.


Zee diam sejenak dan melihat Abian dalam-dalam, "talak aku sekarang juga," jawab Zee yang membuat Abian terkejut dengan mata Abian yang terbelalak kaget mendengar permintaan Zee.


"Aku ingin bercerai darimu. Karena pernikahan ini tidak ada gunanya. Aku rasa kita sudah impas dan sebaiknya kita bercerai dan kau bisa bersama Syira," ucap Zee yang membuat Abian benar-benar terkejut sampai napasnya tidak teratur.


"Kenapa kau tiba-tiba meminta untuk berpisah?" tanya Abian.


"Hany untukmu, bukannya kau ingin menikah dengan Syira bukannya kau ingin bersamanya. Maka bersamanya lah dan kita harus berpisah. Karena aku tidak ingin di poligami olehmu," tegas Zee yang memang punya pikiran yang jauh dan tidak akan membiarkan semuanya terjadi kepadanya.


"Jadi jangan egois. Hubungan kita sudah selesai dan kita sudah impas," tegas Zee yang sudah berniat yang ingin mengakhiri pernikahannya dari Abian.


Zee menghela napasnya dan langsung pergi dari hadapan Abian yang membuat Abian tidak bisa berkata-kata sama sekali. Namun sangat terkejut dengan Zee akhirnya menyerah dan meminta cerai dari Abian.


*************

__ADS_1


Zee yang barusan bertengkar hebat dengan Abian dan bahkan meminta cerai. Zee pulang kerumahnya dan langsung menemui Asyifa yang langsung curhat dengan Asyifa yang menagis di pelukan Asyifa.


"Dia memperlakukan ku seperti itu selama pernikahan. Dia sangat manis berbicara pada mama dan semua orang. Tetapi nyatanya dia manusia yang sangat jahat yang memperlakukan ku seperti ini. Dia tidak menganggapku ada di di rumah. Kami tidak sekamar dan dia tidak menyentuhku seperti istri pada umumnya," ucap Zee yang menangis sengugukan dengan semua yang di rasakannya yang di adukannya pada Asyifa.


"Aku diam saja kak Asyifa. Karena aku tidak mungkin bercerita pada keluarga kita. Aku diam memendam semua perlakuannya kepadaku. Aku sudah tidak sanggup harus menahan ini sendiri dan maknanya aku meminta untuk bercerai," lanjut Zee yang mengeluarkan semua uneg-unegnya yang bercerita pada Asyifa.


"Aku sangat mengerti Zee apa yang kamu rasakan," ucap Asyifa mengusap-usap pundak Zee.


"Sangat sakit kak Asyifa. Dia membuat luka yang begitu sakit. Apa lagi dia membawa Syira untuk masuk kedalam kehidupan kami dan dia selalu membela Syira," lanjut Zee yang sudah tidak menutupi apa-apa lagi.


Ternyata Zee yang diam-diam bercerita pada Asyifa di dalam kamar Asyifa. Ternyata ada Rafa yang berdiri di depan pintu yang mendengarkan semuanya dengan wajah Rafa yang sendu yang pasti tidak menyangka selama ini pernikahan adiknya seperti itu.


"Apa ini karma dari perbuatanku," batin Rafa.


Bahkan dari setiap perbuatannya pasti ada yang menanggungnya dan dia yang dulu yang jahat pada Asyifa dan sekarang adik perempuannya di perlakuaan Pria yang menikahinya seperti itu. Jadi Rafa merasa pantas di salahkan atas apa yang terjadi pada Zee.


***********


Zee istirahat di kamarnya setelah lelah menangis dan tidak ada yang tau masalah Zee kecuali Asyifa dan Zee mengatakan kepada Asyifa untuk tidak memberitahu yang lain. Karena Zee pasti sangat malu dengan rumah tangga yang di hadapinya.


Setelan Zee istirahat. Asyifa langsung kekamarnya dan di kagetkan dengan keberadaan suaminya yang sudah ada di kamar.


"Kak Rafa kapan pulangnya?" tanya Asyifa heran dan memasuki kamar. Karena memang masih siang dan Rafa sudah pulang.

__ADS_1


"Zee ada di rumah?" tanya Rafa.


"Oh iya kak, dia sedang ada di kamar sedang beristirahat," jawab Asyifa.


"Apa yang terjadi padanya?" tanya Rafa. Asyifa diam saja yang jika tidak mengatakan pada suaminya takut malah berbohong.


Rafa menghela napasnya dan langsung menghampiri Asyifa dan memeluk Asyifa dengan erat.


"Ini semua salah ku dan Zee harus menanggung semua karma ini. Aku yang salah Asyifa. Aku yang salah dan Zee harus menanggung semuanya," ucap Rafa.


"Apa yang kak Rafa katakan?" tanya Asyifa.


"Aku dulu memperlakukan mu seperti Abian memperlakukan Zee dan sekarang Allah telah membalas semua perbuatan itu kepada Zee. Semua karena kesalahan ku kepada mu," ucap Rafa yang menyalahkan dirinya sendiri.


Asyifa menghela napasnya dengan melepas pelukannya dari suaminya.


"Kak Rafa tau masalah pernikahan Zee dan Abian?" tanya Asyifa. Rafa menganggukkan kepalanya.


"Dan semua ini terjadi karena kesalahan ku. Aku yang salah. Ini adalah karma dan Zee yang menanggung karma itu," ucap Rafa.


"Kak Rafa ini bicara apa. Apa yang terjadi pada Zee tidak ada hubungannya dengan masalah rumah tangga kita waktu itu," ucap Asyifa.


"Kak Rafa, kak Rafa sudah berubah dan dulu hanya masa lalu dan kita tidak seharusnya mengungkit hal itu. Hal itu sudah menjadi cerita dulu dan sekarang apa yang terjadi pada Zee tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi dulu kak Rafa. Kita hanya berdoa saja semoga yang terbaik untuk Zee dan juga kak Abian," ucap Asyifa yang berusaha untuk menenagkan suaminya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2