Istri Sholehah Milik Tuan Pemarah

Istri Sholehah Milik Tuan Pemarah
Bab 84.


__ADS_3

"Jadi saya dan suami saya menikah karena sudah menjadi kehendak dari sang maha pencipta," lanjut Asyifa.


"Nona Asyifa apa anda tau siapa mantan kekasih dari tuan Rafa?" tanya wartawan.


"Saya tidak tau dan saya juga tidak ingin mengetahuinya. Karena sebelum menikah dengan suami saya. Saya hanya berdoa dan meminta petunjuk dari Allah dan Allah tidak memberikan petunjuk masalah masa lalu suami saya yang artinya pernikahan kami di beri ridho dan masa lalu itu tidak penting," jawab Asyifa dengan cermat.


"Lalu bagaimana dengan berita yang ada sekarang ini. Kebersamaan tuan Rafa yang muncul bersama Miranda. Apa anda tidak mempertanyakan pada suami anda?" tanya wartawan.


"Saya tidak mungkin bertanya untuk dalam setiap hal. Karena masalah kebersamaan, pasti sangat banyak kebersamaan. Karena seperti yang saya katakan. Hal itu tidak penting dan tidak perlu di tanyakan," jawab Asyifa.


"Keluarga anda sendiri bagaimana menanggapi masalah berita ini?" tanya wartawan.


"Sebelumnya saya minta maaf, tapi kamu adalah orang-orang yang mengerti dengan agama dan juga terpelajar dengan didikan dan ilmu yang di tanamkan sejak dini. Dalam masalah ini sudah sangat jelas kami sekeluarga menyikapi ini hanya berita fitnah yang ingin menjatuhkan suami saya. Jika ayah dan ibu saya merestui pernikahan kami dan menerima kak Rafa dalam keluarga kamu itu artinya kak Rafa orang yang tepat dan masalah-masalah seperti ini tidak pernah ada," jawab Asyifa.


"Untuk tuan Rafa sendiri bagaimana dengan adanya berita ini apa hubungan anda dengan keluarga istri anda baik-baik saja?" tanya wartawan.


"Kami baik-baik saja dan sudah di jelaskan berkali-kali. Jika berita ini tidak benar dan tidak mempengaruhi hubungan saya dengan istri saya maupun keluarga kami. Karena saya tegaskan sekali lagi. Wanita yang berdiri di samping saya adalah istri saya. Orang yang di pilih orang tua saya untuk mendampingi saya dan saya tidak punya hubungan apa-apa dengan wanita manapun," tegas Rafa.


Mendengar pernyataan Rafa membuat Asyifa tersenyum. Begitupun dengan Shofia yang tersenyum. Sepertinya baru kali ini Shofia sangat bangga pada putranya itu.


Sama dengan Xander, Shania, Zee dan Ardi yang juga sangat terharu dengan penegasan Rafa.


"Jadi sudah di jelaskan jika berita ini tidak benar dan untuk rekan-rekan bisnis saya. Saya sangat berharap kalian profesional dan tidak menyangkutkan berita bohong yang murahan seperti ini dalam urusan pekerjaan. Karena saya di ini juga di fitnah," tegas Rafa dengan wajahnya yang serius.


Para wartawan mengangguk-angguk yang sepertinya percaya dengan Rafa yang sudah menjelaskan kronologi pernikahannya dan masalah hubungannya dengan Miranda yang beberapa kali di pertegas. Jika tidak ada hubungan apa-apa.

__ADS_1


"Satu pertanyaan terakhir tuan Rafa. Lalu apakah anda menikah dengan istri anda. Anda masih menjalin hubungan dengan kekasih anda Miranda sehingga berita ini muncul?" tanya wartawan.


Asyifa dan Rafa saling melihat. Jujur pertanyaan itu sebenarnya sangat di hindari Rafa. Karena jika jawaban yang sebenarnya adalah iya. Lalu bagaimana kalau dia mengatakan iya. Semakin berantakan keluarga Asyifa juga melihatnya.


"Tuan Rafa berikan penjelasan dengan masalah itu," sahut wartawan.


"Nona Asyifa tolong berikan tanggapannya?" tanya wartawan lagi yang membuat ketegangan. Padahal sebelumnya tadi sudah baik-baik saja. Rafa menelan salavinanya dengan melihat ke arah Asyifa.


"Ya Allah bagaimana ini," batin Asyifa.


"Mungkin memang aku harus mengatakannya. Walau aku akan mengecewakan keluarga Asyifa," batin Rafa.


Padahal Asyifa sudah berusaha menutupi aib itu. Namun Rafa tidak punya pilihan. Justru dengan dia mengelak semakin membenarkan adanya berita.


"Kenapa Miranda ada di sini. Sial dia bisa membuat kekacauan," batin Rafa yang terlihat sangat panik.


"Wanita ini benar-benar tidak tau diri. Berani sekali dia datang," ucap Shofia.


"Bagaimana ini mah?" tanya Shania.


"Kita tenang dulu. Kita serahkan kepada Rafa. Papa yakin dia bisa menghadapinya," sahut Xander yang berpikir positif.


Wartawan jadi ikut menyorot Miranda dengan Miranda tersenyum dan melangkah cantik menghampiri Rafa dan juga Asyifa dengan percaya dirinya.


"Rafa jujurlah pada mereka. Jika kita masih berhubungan saat kamu menikah dengan dia. Bahkan kita semakin dekat dan juga kamu punya niat untuk menceraikan istrimu dan menikah denganku," ucap Miranda tersenyum pada Rafa.

__ADS_1


"Apa benar itu tuan Rafa. Apa anda berselingkuh di belakang istri anda?" tanya seorang wartawan.


"Bukan berselingkuh tetapi kami memang saling mencintai dan sering bersama di belakang istrinya. Kesannya terlihat diam-diam. Namun namanya juga cinta pasti kalah dengan status pernikahan," jawab Miranda yang tersenyum kemenangan.


"Tutup mulutmu Miranda," desis Rafa yang sejak tadi mengepal tangannya.


"Kenapa Rafa kamu tidak mau mengakuinya. Kamu hanya menjawab satu pertanyaan dan jawab dengan 1 kata saja. Dari pada aku akan mengatakan hal yang lebih banyak lagi," ucap Miranda dengan mengedipkan sebelah matanya pada Rafa.


"Tuan Rafa Nona Asyifa tolong beri penjelasannya," sahut salah seorang wartawan.


"Saya yang akan menjawab pertanyaan itu," sahut Asyifa yang mengambil alih pertanyaan itu dengan tenang dan tersenyum Asyifa melihat ke arah Miranda.


"Setelah dengan berita yang ada yang simpang siur sehingga suami saya mendapat fitnah dan mengalami kerugian besar. Saya jadi bisa menarik kesimpulan jika Nona Miranda seorang model terkenal sangat tergila-gila pada suami saya sampai dia menimbulkan fitnah dan mempengaruhi media-media untuk menaikkan berita ini," jawab Asyifa dengan tenang yang membuat Miranda terkejut.


"Apa kau bilang aku tergila-gila pada Rafa. Asyifa aku yang pertama mengenal Rafa dan aku mencintainya dan kau jangan mengatakan aku yang membuat fitnah. Karena sebenarnya itu kebenarannya," tegas Miranda yang tidak terima.


"Untuk para media di sini, saya rasa dengan jawaban Miranda tadi sudah jelas. Jika dia begitu mencintai suami saya, mencintai seorang pria yang sudah beristri dan sudah jelas jawabannya bukan. Berita ini ada karena adanya ketidak senangan dari wanita yang menggilai suami orang," sahut Asyifa yang mana Miranda terjebak sendiri.


"Nona Miranda apa anda berusaha untuk menjadi orang ke-3 dalam pernikahan tuan Rafa dan istrinya?" tanya wartawan.


Miranda melebarkan matanya yang benar-benar terkejut dengan kata-kata itu sampai Miranda tidak bisa berkata apa-apa lagi dan Asyifa tersenyum dengan Miranda yang panik sendiri.


"Kurang ajar kau Asyifa," umpat Miranda di dalam hatinya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2