Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 11


__ADS_3

"Anda tak perlu membawa saya tuan, saya akan menemui sendiri nyonya besar.!!


"Baguslah kalau kau tahu diri, aku tak perlu repot untuk membawamu, karena aku juga jijik satu mobil dengan gadis sepertimu, yang memanfaatkan orang lain demi tujuanmu menguasai harta keluargaku,,!!!


Ando pun berlalu pergi dari kafe tersebut, karena dia sudah jengah berlama lama di sana.


felix pun berlalu menuju, kebelakang dan masuk kedalam toilet, di dalam felix nangis membayangkan apa jadinya dengan adiknya nanti bila dia menolak pria yang mengancamnya tadi.


Keluar dari kamar mandi tatapan kosong dan pikiran yang berlarian entah kemana sampai dia tak sengaja menubruk temannya yang sudah berdiri di depannya.


"Ehh maaf.!


"Ada apa felix, kenapa pria tadi marah dan menghinamu, nana bertanya.


"Tidak apa apa, hanya salah paham, sahut Felix lesu.


"Tapi kau menangis kan ditoilet, kalau tidak apa-apa, kenapa kau bersedih, dan tidak melawannya tadi saat dia menghina dan membentak mu.??


"Itu tak perlu nana,, dan juga buat apa menghabiskan tenaga buat orang yang tak penting, dan dalam hati felix nyeri saat ingat ancaman soal adiknya itu.


"Baiklah, apa kamu mau pulang sekarang??


"Yaa, aku masih banyak urusan, dan akan bekerja lagi nanti di pom bensin ujung jalan S.


Felix bekerja paruh waktu juga di sana, karena felix membutuhkan uang yang cukup untuk membeli rumah impiannya meskipun kecil, tapi akan nyaman bila sudah jadi milik sendiri..


"Apa kamu tidak lelah Lix??


"Lelah ya sudah pasti nana, tapi aku harus berusaha agar bisa membeli rumah untuk aku bernaung, juga adik-adik ku.


"Kamu yang kuat ya Lix.


"Baiklah, makasih kau sangat hawatir padaku, ayo kita pulang, ucap Felix.

__ADS_1


"Ayo, sahut Nana.


Felix pun langsung menuju rumah majikannya tak lain kediaman keluarga widodo


"Akhirnya kau datang juga nak, ucap maminya ando.


"kenapa kau tak datang pagi ini, ada apa?? apa ando menyakitimu??


"Ahh t tidak kok Ny, sahut Felix gugup.


"Terus kenapa kau tak datang, apa alasanmu??


"Maafkan saya Ny,, ss ssaya tidak lagi bekerja disini karana saya sudah ada pekerjaan yang baru Ny,, maaf.


"Loh kenapa?? kamu bekerja ditempat lain, kan kamu akan menikah dengan ando 3 minggu lagi


"Maaf Ny, untuk masalah itu saya tidak bisa, maaf, kalau anda kecewa dengan saya, dan saya tak mau membicarakan soal itu lagi, sekali lagi saya minta maaf Ny,


Maminya ando terbengong sendiri, dan tak menyangka atas ucapan felix barusan, seketika air matanya menetes dan pergi ke kamarnya,


dalam hati dia berpikir kenapa felix bisa bicara begitu, apa sebabnya??


"Halo,, Pih, dengan isak tangisnya,, papi dimana sekarang??


"Eh ada apa mami kok nangis??


"Felix Pih, dia tadi datang dan menolak untuk menjadi mantu kita, sambil nangis terisak


"Loh kenapa jadi begitu, apa mungkin ando menyakitinya.??


"Entahlah Pih, mami gak mau tau papi harus bicara dengan ando nanti di rumah.


"Baiklah kita bahas nanti di rumah ya Mih sudah mami jangan nangis lagi.

__ADS_1


"Baiklah, Papi cepat pulang.


Selesai makan malam papinya ando mengajak ando untuk bicara di ruang kerjanya


"Apa yang sudah kau perbuat terhadap felix?? langsung to the point'


"Ando tidak berbuat apa apa Pih, ucapnya berbohong.


"Annddooo..!!!!!!! suara menggema di dalam ruangan itu, bahkan ando yang tadinya duduk santai terkejut bukan kepalang.


"Kalau tidak ada yang kau perbuat, kenapa dia jadi bisa berubah pikiran??


"Mana ando tau Pih, yah itu terserah dialah Pih kalau dia menolak itu haknya,jawabnya enteng.


"Apa kau kira Papi sebodoh itu hem???


"Terserah papi, aku capek, dan berlalu.


"Selangkah lagi kau beranjak akan papi pastikan kau menyesal,, mengancam


ando yang sudah dekat di ambang pintu berbalik kembali dan duduk dihadapan sang papi.


"Kalau begini kau selalu menanggapi papi mu ini, tidak akan selesai masalah Ndo,, mami mu dari siang tadi nangis terus bahkan tak mau makan karena felix tadi datang kemari, menolak dan memutuskan tidak mau jadi mantu di rumah ini,, apa kamu tega dengan mami seperti itu, hanya itu balasan yang kau berikan untuk mami mu Ndo, dia begitu menyayangimu lebih dari dirinya sendiri, apa kau tidak merasa sudah menghancurkan harapan mami hem??


Ando hanya diam memikirkan ucapan papinya itu.


"Baiklah papi pikir, papi yang akan bertindak sendiri, dan pernikahan kalian dipercepat saja, seminggu lagi.!!


Ando tak bisa berkutik lagi dihadapan sang papi, dan hanya diam dan berlalu menuju kamarnya.


Jangan lupa jejaknya ya Guys.


Salam Arthor.

__ADS_1


__ADS_2