
Ando yang sudah tiba di kantor pun memasuki ruangannya dan dia menatap rico memberi isyarat agar ikut keruangannya.
Waahhh,, ada yang lagi senang nih,, romannya udah bucin, ucap rico mencandai ando.
Seneng banget keliatannya luh, dapat ciuman pagi yah,, ucap rico lagi karena ando tak menanggapi ledekannya tadi.
kalau lo udah bosan kerja,, tutup itu mulut ngk usah brisik lo, gue lama lama enek lihat lo.!!
Allllahhh,,!! jagonya ncam gue aja lo, giliran ada maunya lo pasti muji muji gue.! sahut rico tak mau kalah.
Lagian lo sih, gue baru nyampe aja udah terus pake ngeledekin gue, sebenarnya lo itu dukung gie ama felix ngk sih,?? ucap ando sambil berkacal pinggang.
Lah,,,, emang kenyataannya lo lagi seneng kan.?? tanya rico dengan menatap ando sok cool.
Gue emang lagi seneng, tapi milut lo itu tadi ngatain gue bucin, ngomong asal aja lo,! ucap ando kesal
Ok,, sory brow,! tapi emang pada alhirnya lo bakalan bucin kan, ucap rico lirih, namun masih bisa di dengar oleh ando
Sekali lagi lo ngatain gue "Bucin" gaji lo gue potong 20 %, ucap ando mengancam agar rico tak lagi meledeknya.
Maaff,, maaf,, gue ngk akan bilang lagi,, jangan yah,, yah, ucap rico dengan mengankat jarinya keatas dengan huruf V.
Ok,, inget janji lo,!! sahut ando lagi.
Gue ada tugas buat lo.!!! ando bicara serius namun yang di ajak bicara masih saja bercanda.
Apa,, apa itu,?? lo mau nyuruh gue jemput felix entar siang yah,, biar makan siang bersama iya kan?? sahut rico percaya diri.
Sialaaann lo.!!!
Gue belum selesai ngomong udah main jawab aja lo.!! jawab ando kesal
Lah terus apa dong.?? tanya rico dengan dahi mengkerut.
Urus semua masalah adiknya felix, dan usahakan mereka meninggalkan tempat itu dan bawa ke rumah mami dengan baik.!! ucap ando dengan tatapan serius pada rico
Bukannya mereka tinggal disana atas keinginan felix sendiri.??
Yah,, itu memang benar, namun akibat kejadian kemarin mami sama papi tahu bahwa felix dan adiknya mengalami hal yang tidak baik memutuskan untuk tinggal bersama kami.
__ADS_1
Apaaaaa.!!!
Siaalaann lo,!! kenapa berteriak segala sih, bikin gue kaget aja, lo mau ya gue mati muda, ucap ando jengkel sambil melemparkan pulpen pada rico.
Yah jelas gue kaget lah,, tuan besar tahu semua, bisa bisa gue juga kena amukan tuan, karena gue juga lalai dengan pesan tuan besar
kalau itu mah urusan lo sama bokap, biarin di tendang aja lo sekalian ma bokap biar itu mulut ngk selalu tahunya ngejek gue lo, huhh,,! ucap ando merasa senang karena rico juga akan menerima hukuman dari widodo.
Tega lo yah sama gue, kejam amat, ucap rico dengan wajah yang merengut
Hahaaa,,, lo kalau kaya gitu mirip spongbob, lucu tertawa terbahak bahak melihat sikap rico yang seperti anak kecil yang lagi ngambek.
Sekarang lo urus gih,, dan ingat jangan sampai ada kesalahan,, kalau lo ngk mau "Pak Tua" itu melempar kita ke kutub utara, ucap ando merinding sendiri dengan ucapannya, karena tahu kalau papinya tidak suka dengan pekerjaan asal asalan dan akan murka bila sesuatu terjadi pada keluarganya.
Ya udah,, gue pergi,, dan ingat lo nanti ada jadwal ketemu klien di restauran z, ucap rico mengingatkan dan berlalu pergi, di balas anggukan oleh ando.
Setelah kepergian rico,, ando pun mulai bekerja dengan serius,, saat ia berkonsentrasi dengan berkas berkas di meja kerjanya tiba tiba telponnya berdering.
tring,, tringg, tanda panggilan masuk, namun sebelum ando mengangkat ia bingung karena tak ada nama di daftar panggilan. sejenak ia mengacuhkan pangilan tersebut dan tak ingin menganggkatnya dan telpon itu pun berhenti berdering.
tak ada lima menit, telpon itu kembali berdering,,
kring,, kring,,
Ya hallo,,, ini siapa.?? ando
hallo,, ini aku ndo,, apa kamu sudah melupakan aku,,?? ucap si penelpon dengan lembut.
Ando yang mendengar suara dari seberang pun mengkerutkan dahinya,, karena ia tidak mengenali suara itu.
Kamu siapa.?? dan ada urusan apa dengan saya, ucap ando jengkel
ternyata kamu benar benar sudah melupakanku yah, sahut di penelpon lagi dari seberang.
Jangan bertele tele, cukup katakan siapa kamu, dan saya tidak punya banyak waktu untuk meladenimu dengan waktu berhargaku, ucap ando semakin kesal
Hahaaa,, kamu ngk berubah sama sekali yah,, dan itu yang membuat aku sampai tak bisa melupakanmu dan aku selalu kangen dengan ucapan aroganmu itu, kata si penelpon itu lagi
Deg,,,
__ADS_1
Seketika dada ando bergetar dan terlihat sedikit gelisah karena dia sudah tahu siapa yang menelponnya saat ini.
Ada perlu apa kau menghubungiku hah.!! sahut ando dengan suara sediki meninggi.
Ternyata kau sudah mengingatku sayang,,, aku yakin kau masih mengingatku, ucapnya senang.
Aku tak butuh ucapan manismu, dan jangan panggil aku sayang karena aku tak pernah menganggapmu sebagai yang istimewa, ucap ando marah.
Aku sekarang berada di kafe depan kantormu, temui aku disini atau....
Tut,,, ando langsung memutuskan panggilan telpon itu.
Untuk apa dia selalu mengangguku, dan kenapa setiap kali aku akan memulai kebahagianku dia selalu hadir disaat yang tidak tepat,, akkhhhhhh,, ando berteriak memukul meja kerjanya karena emosi.
Ando pun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruangannya menuju kafe di sebrang kantornya.
Aku akan membuatmu menyesal karena masih menampakkan dirimu di hadapanku, dan aku tak ingin gagal untuk yang kesekian kalinya batin ando dengan emosi yang menmuncak.
Ando yang sudah berada di luar gedung kantornya, menyusuri jalan menuju kafe tersebut.
Saat tiba di kafe itu, ando mengedarkan pandangannya mencari sosok yang dia cari
Tap,,,,
Tatapan ando tertuju di meja di sudut ruangan kafe itu, dan benar saja, seorang wanita cantik dan sexy sedang duduk manis menampilkan senyuman indahnya saat melihat siapa yang datang mengjampirinya.
Ando yang mendekati wanita itu pun terlihat sangat dingin dan datar dengan sorot mata tajamnya,, dan ia sudah terlihat sangat jijik dengan melihat wajah wanita yang sedang menunggunya itu.
Aku tak akan membiarkanmu merusak kebahagiannku kali ini, sudah cukup selama ini aku berbaik hati dan tertipu dengan wajah polosmu itu, batin ando yang sudah sangat geram dan ingin menendang wanita itu jauh jauh dari hadapan dan kehidupannya.
Ando yang sudah tiba dihadapan wanita itu, menatapnya dengan tatapan membunuh dan umpatan dalam hatinya dan tanpa basa basi ando langsung bicara tanpa duduk, karena tak ingin duduk semeja dengan wanita ular itu.
Katakan apa tujuanmu.!!!!??!!
Yang di tanya hanya menampilkan senyum sinisnya dan tak memperdulikan sikap tak suka ando pada dirinya.
Aku merindukanmu.!!!
Wakwauuuuuu,,,,
__ADS_1
pelakor mulai bertebaran gaes.!!
semoga kalian bahagia, dan dukung terus ya gaess