Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 67


__ADS_3

Ando yang penasaran dengan keadaan felix, langsung menemui sopir yang menjemput felix tadi.


Apa yang terjadi pak??


kenapa felix terlihat baru menangis??


Apa terjadi sesuatu dengan kedua adiknya??


Atau felix sedang ada masalah???


Aduh tuan muda tanyanya satu satu dong, kalau bertanya begitu saya harus jawab yang mana diluan, batin pak sopir yang mendapat pertanyaan beruntun dari tuan mudannya.


A,,anu tuan muda, non..


belum selesai pak sopir bicara ando sudah memotong pak sopir dengan bentakkan karena tak jelas bicara.


Jangan anu anu!!! apa yang terjadi.?? apa untuk bicara saja kau jadi sangat bodoh!!!bentak Ando yang tak sabaran karena hawatir dengan keadaan felix.


Tadi waktu saya menjemput non felix, saat hendak masuk kedalam mobil, non felix di hina para ibu ibu tetangga non felix, mereka menghina dan mencaci non felix, dengan... ucapan sopir terpotong karena tak punya nyali untuk mengatakan calon istri tuan mudanya menjual diri dan sebagai wanita murahan.


Dengan apa maksudmu??? cepat katakan..!!!! bentak ando lagi.


Mereka mengatakan demi hidup senang dan bisa membiayai hidup kedua adik nona, non felix jual diri pada orang kaya seperti tuan muda, dan mengatakan bahwa non felix sebagai wanita murahan tuan, maaf ucap pak sopir yang sudah merasa lancang mengatakan calon istri tuan mudanya dengan ucapan buruk.


Ando yang mendengar penuturan sopirnya itu pun, merasa geram dan enosi menyelimuti hatinya, beraninya mereka mengatakan hal itu pada felix, mereka tidak tahu sudah membuat kesalahan pada siapa dan aku tidak akan membiarkan kalian sebebasnya bicara tidak baik pada felix,!!!


namun saat kata kata sopir itu terlintas kembali dalam ingatan ando, seketika ando merasa sesak di dadanya, ia kembali mengingat sikap kasar serta ucapannya dulu pada felix yang serupa dengan hinaan ibu ibu teangga felix itu.


maafkan aku felix, apa sesakit inikah kau rasakan saat aku juga pernah mengatakan hal itu padamu?? batin Ando, yang menyesali sikapnya pada felix yang kasar dan menghina kala itu.


Mengapa waktu itu hati dan mataku tak bisa melihat ketulusanmu hingga aku menolak dan melepaskanmu waktu itu, disaat aku menyadari betapa penting dan berharganya kau dalam hidupku juga keluargaku, aku semakin sulit dan takut untuk menggapaimu kembali padaku, kumohon,,, semoga kau masih mau menerima dan memberiku kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahanku.batin Ando.


------------------------------------------------


pagi pagi sekali felix sudah bagun dari tidurnya, karena itu kebiasaan yang sudah ia wajibkan dalam dirinya.


felix sibuk di dapur membuat sarapan pagi, untuknya juga ando.


Non,,, harusnya tak perlu repot,,, kan ada bibi dan itu sudah kewajiban dan tugas bibi non, ucap bibi.

__ADS_1


Tak apa bik,,, jangan sungkan lagian aku suka melakukannya bik, dan bibi jangan hawatir dengan papi dan mami juga Ando, mereka tak akan memarahi bibi kok, mereka tahu kalau felix tidak akan mau diam saja, tersenyum menatap bibi, seolah tahu maksud dari ucapannya.


Orang baik akan menuai kebaikan, itu memang sudah petuah dalam hidup.


Nyonya dan tuan besar sangat baik dan tak pernah menyombongkan apa pun dalam hidup mereka, jadi wajar Tuhan berbuat adil pada tuan dan nyonya besar, mereka mendapatkan calon mantu yang juga sangat baik dan sopan lagi, ucap bibi terharu.


bibi doakan non felix dan tuan muda kelak jadi pasangan dan keluarga yang bahagia, seperti tuan dan nyonya besar,, ucap bibi bahagia.


Amin,,,, makasih bik


semoga Ando bisa menerima felix dengan apa adanya, walau pun felix ragu akan hal itu, felix masih belum sepenuhnya percaya,,, apakah Ando sudah bisa menerima felix sebagai istrinya, ucapa felix sendu.


Jangan berpikir begitu non,,,


tuan muda sudah sangat banyak berubah, ketika non felix meninggalkan tuan muda waktu itu. ucap bibi lagi.


Yahhh,, semoga saja ya bik, felix hanya berharap yang terbaik dan menjalani hidup felix dengan bahagia dan seterusnya, ucap felix sambil menghela nafas panjang yang menyesakkan dadanya bila memutar memori saat Ando begitu membencinya.


Eehh,,,, kok jadi kita ngobrol panjang ya bik, sampai lupa dengan waktu.


bibi tolong hidangkan makanannya ya bik, aku mau mandi dulu, bentar lagi Ando juga akan turun sarapan mau ke kantor, ucap felix dan bergegas pergi ke kamarnya.


Ando yang sudah menuruni anak tangga, menuju meja makan yang telah terhidang sarapan disana.


selamat pagi tuan muda, menunduk hormat,,


pagi bik,,


apa felix belum bangun bik???


sudah tuan, bahkan yang memasak sarapan non sendiri, bibi kagum sama non felix, orangnya baik juga ramah dan sopan, ucap bibi


Ando yang mendengar penuturan bibi barusan, menyunggingkan senyumnya, dalam hatinya berkata,,, Dia memang sangat baik bik, juga tulus, dia wanita yang berbeda dari wanita yang lain, sikap sabar dan ketegarannya banyak merubah semua orang termasuk aku sendiri,, tersenyum sendiri.


Ando yang tak menyadari felix sudah ada di hadapannya, sementara felix heran melihat ando seperti menghayalkan sesuatu dan senyum senyum sendiri.


Eehemm,,, felix sengaja berdehem agar ando sadar dengan kelakuannya yang seperti orang bodoh itu.


Ando yang mendengar pun tersentak kaget, dan merasa malu dengan perbuatan bodohnya, pagi pagi sudah menghayal.

__ADS_1


Selamat pagi,,, ucap felix


Hemm,,,, selamat pagi ucap ando canggung masih dengan rasa malunya yang kepergok tadi.


.mari sarapan, nanti kamu telat kekantor, ucap felix, sembari mengambil makanan untuk ando.


Saat makan mereka hanya diam, dan curi pandang satu sama lain.


Apa yang kamu lihat,,?? felix bicara saat ando tertangkap mata felix menatapnya,


Cepatlah makannya, nanti kamu telat, ucap felix lagi.


Apa kau tak bisa melihat pakaiyanku?? apa menurutmu aku ke kantor dengan pakayan begini apa??


Felix pun memperhatikan, dan benar saja Ando hanya mengenakan pakayan santai dan sangat casual.


kenapa tak bekerja,apa kamu kurang enak badan,?? tanya felix lagi


Tidakk,,, aku hanya mau mengajakmu pergi keluar, agar kau tak bosan dirumah terus, apalagi waktu mami masih sakit kamu tak pernah keluar sama sekali, sahut Ando dengan santai.


Aku sedang tak ingin keluar, lagian kemarin juga aku sudah mengunjungi adik adikku, itu sudah cukup bagiku, ucap felix berbohong. karena ia masih takut keluar apa lagi dengan Ando pasti akan semakin banyak orang mempermalukannya dan menghinanya nati, dan ia tak ingin dipandang orang semakin buruk, pikirnya.


Melihat raut wajah felix yang sedikit murung dan ando tahu felix berbohong dengan ucapannya.


Apa kau takut,??? orang orang akan menghinamu lagi??? tanya ando sarkas


felix yang mendengar ucapan Ando terkejut, dan menundukkan kepalanya cepat. Darimana ando tahu soal itu, apa pak sopir itu mengadu padanya??


ando yang melihat felix menunduk dan sedih pun bicara.


Apa kau berpikir aku mengetahui itu dari mana?? dengan melihatmu pulang dengan wajah sembab semalam apa aku tidak penasaran,?? bahkan menyapaku saja kau tak sempat karena terlalu sedih memikirkan ucapan sampah orang yang tak punya otak itu, ucap ando dengan sedikit nada suara tinggi karena ia terbawa emosi mengingat ucapan yang di katakan sopirnya semalam.


Kita akan kerumahmu nanti, aku ingin lihat siapa yang sudah berani menghina calon istiriku,,!!!!


Felix yang mendengar pun kaget, dan tak percaya, disatu sisi ia bahagia dengan ucapan ando barusan mengatakan ia calon istrinya, di disi lain ia merasa takut karena Ando akan berbuat dengan kuasanya, dan nasib ibu ibu itu akan hancur seketika, karena ando tidak punya toleran dengan siapa pun bila ada yang mmengusik miliknya...


Semoga kalian bahagia gaesssss


kasih dukungan thor biar arthor semangat

__ADS_1


__ADS_2