
Ando yang sudah melajukan mobilnya menuju rumah felix, sesekali dia tersenyum saat ingat kejadian reflek yang mendebarkan jantung, Ando sendiri pun tak menyangka kenapa dia bisa seberani itu tadi saat bersama felix, dan menurutnya ini awal menuju bahagianya dengan felix, dan semoga saja cintanya tak bertepuk sebelah tangan.
Ando pun sampai di rumah felix, dari dalam mobil Ando sudah melihat kedua adik felix berdiri di teras rumah dengan tangan bersidekap di dada, dan tampak rasa kesal terlihat di wajah kedua adik felix itu.
Wahhh,, sepertinya kakak akan dapat hukuman ini, sembari tersenyum karena gemas melihat tingkah bocah yang ada di hadapanya saat ini.
Kenapa kakak lama sekali!!!!! dan kakak sangat sangat telat tau.!!!!! sembari memonyongkan bibir, keduanya serempak bicara seoalah akan menyerbu musuhnya.
Maaf,,, tadi kakak menemui kak felix sebelum menjemput kalian, dan kakak kira tadi kak felix mau ikut dengan kita, ternyata kak felix menolak karena kak felix masih ingin bekerja.
Baiklah,,,, karena alasan kakak cukup jelas dan masuk akal, kakak kami maafkan tapi tidak untuk lain kali,!!! sahut faro dengan wajah garang yang di buat buat, tapi cukup menggemaskan.
Terimakasi jagoan kakak,, baiklah ayo kita berangkat, seraya mengulurkan tangannya pada faro dan merangkulnya menuju mobil.
Let's go brother,, tersenyum senang, karena mereka akan menghabiskan waktu yang tak pernah mereka rasakan sebelumnya.
Ando pun melajukan mobilnya,, dan akan menuju mall terbesar di kota tersebut, dan ia bermaksud sangat ingin menyenangkan kedua adik felix.
Hmm,, jagoan!! ice cream rasa apa favoritmu?? Ando sengaja mengajak mereka bicara agar tak bosan dalam perjalanan menuju mall.
Rasa coklat kak.!! semangat menjawab karena faro sudah membayangkan nikmatnya ice cream yang akan memanjakan lidahnya.
__ADS_1
Benarkah, kalau begitu kau harus menikmati sepuasnya nanti ok??
waahhh,, terimakasih kak, dengan wajah berbinar faro menyahut karena dia sangat senang dan tak pernah mendapatkan kesempatan bagus seperti saat ini, karena hidup dan ekonomi mereka terbatas, dan faro cukup sadar dengan hal itu, tak mau bamyak permintaan dan tak ingin menyusahkan kedua kakaknya, makan saja sudah cukup dan dengan kebutuhan lainnya, menurutnya dengan tak banyak merengek dan manja, faro setidaknya tak menyusahkan kedua kakak tercintanya dengan permintannya yang tak sanggup untuk di penuhi kedua kakaknya.
Kurang lebih satu jam perjalanan, mereka pun tiba di depan mall yang sangat besar dan mewah.
faro dan fero yang melihat sekitar pun tertegun melihat mall yang begitu megah itu.
Ayo turun,, katanya mau makan ice cream dan somay sepuanya, atau selerahnya sudah hilang ya??? Ando sengaja mengoda bocah polos itu.
Akhh, iya kak, membuka pintu mobil dan masih tetap tak percaya dengan keindahan yang ada di hadapannya.
Ando pun memegang tangan kedua bocah polos itu dengan posisi Ando di tengah.
Ando yang menyadari akan hal itu pun langsung memanggil salah satu kariawan mall tersebut, dan meminta maneger mereka untuk segera menemuinya.
Menejer yang sudah dapat panggilan itu, dan sudah tahu siapa yang memanggilnya pun lari terbirit birit karena tak ingin ada kesalahan, dan akan sangat berbahaya bila berurusan dengan seorang Ando Pratama Widodo itu.
Maaf tuan membuat anda menunggu,!
Ando hanya mengangguk, dan berkata pada manejer itu.
__ADS_1
buatkan aku ruang privasi, dan bawa segala jenis ice cream yang ada di mall ini, dan sajikan makanan somay yang palik enak, dan menu yang istimewa lainya.
Baiklah tuan, sesuai perintah anda, sembari menundukkan kepala tanda hormatnya, dan berlalu untuk memberi perintah pada seluruh pekerja pada stand masing masing sesuai keinginan Ando.
Kakak,, kenapa pria tadi sangat terlihat takut saat melihatmu.?? ucap faro yang mulai berjalan menuju ruangan yang sudah di sediakan manejer itu.
Benarkah??? apa dia terlihat takut tadi??
apa menurutmu kakak menyeramkan hingga dia takut pada kakak????
Entahlah tapi tadi aku lihat dia sangat takut padamu, dan kakak juga tidak menyeramkan,, kakak sangat tampan, sahut faro yang mendapat jitakan kecil dari fero kakaknya.
Auuu, kenapa kakak menjitakku sih, sakit tau, ucapnya.
makanya jadi orang itu jangan banyak tanya, dan lagi itu bukan urusanmu.!! sahut fero
Aku kan hanya bertanya, apa itu salah??? dan memang aku lihat tadi pria itu sangat takut setelah melihat kak Ando, sahutnya lagi.
Sudah,sudah, tak perlu berdebat, dan masalah meneger tadi bersikap demikian, dia hanya tak mau kakak kecewa dengan kinerjjanya sebagai meneger di mall ini, karena mall ini milik kakak. menjawab enteng tak merasa ucapanya bisa membuat kedua bocah tersebut akan terkejut akan pengakuan itu.
Dan faro serta fero yang mendengar penuturan Ando tadi terkejut dan berteriak serempak.
__ADS_1
Aaappppaaaaa!!!!!!!!!!!!
Laaaaaannnnnjjjjjjuuuuuuuttttttttttttt