
Dalam suasana haru dalam kamar sang nyonya besar itu, akhirnya felix mencoba membujuk nyonya itu untuk makan agar sang nyonya tidak terbaring lemah lagi dan sang tuan besar tidak akan sedih dengan keadaan sang istri tercintanya itu..
"Ny, anda harus makan biar saya suapi ya?
"Saya akan makan bila kamu benar-benar setuju menjadi menantu saya, berjanjilah nak kau mau jadi menantu kami.
"Ny saya sudah berjanji tadi dengan tuan besar, jadi Ny makan dulu, apa Ny tak ingin melihat pernikahanku nanti??
"Baiklah nak, kalau memang kamu sudah setuju, saya akan makan,, dan satu lagi,, jangan panggil kami dengan nyonya dan tuan lagi, tapi panggillah kami dengan sebutan layaknya orang tuamu nak.
"Baiklah ma,,mami, dengan gugupnya.
Nyonya besar itu pun tersenyum lemah, demikian juga tuan besar itu.
Sebelum felix pulang Widodo sudah mengatakan bahwa pernikahannya akan di percepat dalam minggu ini, dan tinggal 3 hari lagi
"Baiklah Pih, felix pulang dulu.
"Biar kamu diantar supir ya nak, dan jangan menolak papi.
"Baiklah Pih, felix pamit dulu.
__ADS_1
"Ya,, hati hati di jalan dan beristirahatlah, jangan bekerja lagi di pom bensin itu
"Iya Pih, dan felix pun pergi dan memasuki mobil yang sudah siap mengantarnya pulang.
Hari pun tak terasa berlalu cepat,, tibalah saatnya, hari yang menentukan felix dan aliando resmi sebagai suami istri,, awal yang menentukan nasib felix selanjutnya akankah berujung sesuai harapannya atau malah lebih menyakitkan dari harapannya
karena sesuai permintaan felix pernikahan ini tidak perlu meriah dan di publikasikan, maka acaranya hanya sederhana saja sesuai keinginan felix, karena dia merasa minder dan tak pantas, dan menurutnya pernikahan ini hanya sebagai balasan dan permintaan orang tua yang sudah sangat baik dengannya..
Acara pernikahan pun selesai,, dan ando meminta pada orang tuanya membawa felix ke apartemennya,, dan mereka akan tinggal di sana saja,, dan permintaan itu disetujui kedua orang tuanya, dan menurut mereka juga supaya ando lebih bertanggung jawab dengan keluarga barunya itu,
dan tak berpikir negatif akan permintaan anaknya itu
Setibanya di apartemen,felix pun masuk dan berdiri matung di diruang tamu karena ando tidak memperdulikannya sama sekali, dan berlalu pergi ke kamarnya.
karena lelah felix pun, membersihkan dirinya dikamar mandi sebelah ruangannya itu dan berdekatan dengan ruang dapur apartemen itu..
setelah membersihkan diri felix yang merasa lapar pun bergegas kedapur untuk memasak makanan dan memeriksa apa ada bahan makanan yang akan dia masak, karena dia sangat lapar saat ini
felix pun memasak dan tak dia sadari, harum masakanya itu merambat hingga ke penciuman ando,, ando yang merasa aroma itu berasal dari arah dapurnya pun, bergegas turun dan melihat siapa yang memasak di dapur apartemenya itu...
karena begitu lapar felix pun menyantap makanan itu,, masih 3 suap dia menikmati makanannya itu, tiba tiba suara menggelegar mengejutkannya
__ADS_1
"Heeiiii.!!! apa yang kau lakukan hahh.!!!
hebat sekali kau ya,, seolah olah ini rumahmu, dan bisa sesuka hatimu berbuat apa pun di tempat in.!!
berjalan cepat menuju meja makan, ando yang sudah dalam kemarahan memuncak,mengambil piring yang berisi makanan itu, dan melemparkannya hingga berantakan berkeping keping.
"Ku peringatkan kau.!!! jangan coba coba memasak apa pun dirumah ini,, bila kau lapar cari makananmu sendiri, karena kau hanya seorang pembantu dan wanita miskin yang tak pantas untuk tinggal di tempat ini, dan ingat.!! kau harus bekerja setiap hari membersihkan tempat ini, dan jangan pernah kau ulangi hal tadi di apartemenku, apa kau pahammm..!!!!!
"Baiklah tuan, saya tidak akan mengulanginya lagi,, jawab Felix lirih.
Pandangan ando pun teruju pada ruangan yang ada disamping kamar mandi terbuka lebar, ando beranjak dan melihat tempat tersebut sudah rapi dan sudah terbentang karpet yang usang dan sudah robek di ruangan itu, dia tersenyum sinis,, dan berkata
"Sepertinya kau tahu di mana tempat yang layak untukmu, baguslah karna kau hanya pantas tidur dilantai atau dijalanan.!!
"Bersihkan semua kekacauan ini, dan ingat jangan pernah melakukannya lagi, dan berlalu pergi kekamarnya.
Dengan sabar felix membersihkan tempat tersebut,, sebelum dia bersihkan,, dia sempat memungut makanan tadi dan di simpannya agar bisa dia makan kembali, karena dia masih sangat lapar,, meskipun makanan itu layaknya harus dibuang ke tempat sampah,, tapi bagi felix, itu sangat berharga dan sangat sulit untuk mendapatkannya
Setelah selesai felix pun bergegas untuk istirahat dan dia pun akhirnya terlelap karna begitu lelah seharian ini.
Jangan lupa jejaknya ya Guys.
__ADS_1
Salam Arthor.