
Jam makan siang pun tiba, Ando sudah bersiap meluncur kerumah felix dan akan menepati janjinya pada faro.
Sebelum Ando berangkat terlebih dahulu Ando menemui Rico di ruangannya.
Ric,,,, gue jalan dulu,, dan tolong handel semua pekerjaan hingga sore, dan satu lagi tolong belikan sofa juga kulkas dan antarkan ke alamat ini, ando memberikan alamat tersebut pada Rico.
Rico yang tidak tahu itu alamat siapa dan bertanya,, "Alamat siapa ini Ndo??
Itu alamat rumah felix!! bicara ketus karena Ando yakin Rico pasti mengejeknya lagi.
Bukannya felix tinggal di kontrakan??
Dia sudah pindah, dan tinggal bersama dengan adik adiknya.!
Ouhh, Rico yang paham pun hanya berohh ria.
Nanti gue tunggu disana, dan kalau gue belum kembali lo hubungi gue aja.!
__ADS_1
Baiklah sesuai perintahmu.!
Ando pun beranjak dari ruangan Rico setelah menyampaikan apa yang di inginkannya.
Ando pun meluncurkan mobilnya dengan kecepatan sedang, sebelum Ando tiba dirumah felix, Ando melihat felix di pinggir jalan dengan peralatan jualannya,, Ando pun menepi dan hendak menyapa felix sebentar.
Felixxx,,, Ando memanggil seraya melambaikan tangannya, felix yang di panggil pun dan kenal dengan suara yang memanggilnya menoleh kearah suara tersebut.
Ando??? felix berjalan mendekati Ando yang sudah semakin dekat dengannya.
Ada apa Ndo???
Hanya mampir aja kok, dan mau ijin sama kamu, soalnya aku mau ajak fero dan faro keluar jalan jalan sebentar, dan menepati janjiku pada faro.
Oohh, begitu ya,, ya sudah tak masalah, kamu langsung aja kerumah, mungkin mereka juga sudah bosan nungguin kamu, felix terkekeh karena membayangkan wajah kedua adiknya yang kesal saat menunggu seseuatu yang tak bisa sabaran.
Apa kamu ngak ikut sekalian?? Ando mencoba menawarkan agar felix mau ikut dan dia berharap felix mau.
__ADS_1
Maaf Ndo, bukannya aku ngak mau, aku lagi kerja juga, dan mungkin lain kali aku akan ikut.
mencoba menghargai ajakan Ando dan tak mau Ando kecewa karena penolakkannya.
Hmmm baiklah jika itu alasanmu, ngak pa pa kok, hanya menawarkan saja, karena menurutku klau kamu ikut pasti akan semakin seru, masih mencoba agar felix berubah pikiran.
Lain kali aja ya Ndo, aku janji.!
Oklah tak apa, aku pamit dulu ya, keburu mereka ngambek nanti dan terkekeh mengingat kepolosan faro yang menggemaskan.
Yaa,, hati hati Ndo, dan jangan terlalu memanjakan faro dan fero, ntar mereka merepotkab kamu loh.
Tak ada merepotkan, aku pergi ya, spontan Ando mendekati felix dan entah kekuatan dari mana Ando pamit dan mencium kening felix, felix yang mendapati hal tersebut pun melotot tak percaya apa yang barusan terjadi, dan hanya menatap Ando yang berjalan menuju mobilnya dan melirik felix sebentar dengan senyuman merekah dibibir Ando.
Deg,, deg,,deg,, jantung felix pun seketika tak beraturan, apa apaan sih Ando main nyelonong aja, bikin aku malu ihh, mana dilihatin banyak orang pula, akhhhhh Ando awas aja nanti aku akan balas kamu.
Jantung,, jantung ada apa denganmu, tenang, tenang, jangan berlebihan begini, dan kenapa aku jadi merasa aneh sih, tidak,tidak jangan mimpi felix ini masih siang bolong, ucapnya dalam hati dan menatap kearah teman teman seperjuangannya yang melototi felix tak percaya di cium sama pangeran tampan, felix yang ditatap pun sangat malu dan sedikit menjauh dari mereka karena felix tahu temannya akan menanyainya soal siapa Ando, lebih baik cari aman dari pada di serbu dengan pertanyaan yang sangat menggemparkan hati, pikirnya.
__ADS_1
Laaaannnnjjjjuuuuttttttttttt