Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 34


__ADS_3

Haloo,,, Feronsia,, bagaimana kabarmu, apa semua baik baik saja?? felix menghubungi adik perempuannya yang bernama feronsia, dia berada di kota D, dan bekerja sebagai pelayan rumah makan.


Halo kak felix,, fero baik kak, oh ya kak bagaimana keadaan faro,, apa dia masih jadi anak yang cengeng sambil tertawa karena mengingat tingkah adik laki lakinya itu yang sangat cengeng menurut mereka.


Baik,,, hmm kamu itu masih saja bicara begitu, kalau faro mendengar dia pasti sudah menangis dan mengaduh pada kakak karena kau mengejeknya sambil tersenyum manis felix sangat bahagia saat ini karena dia mendapat kabar kalau adiknya ini baik baik saja.


Hahaa,, aku hanya menggodanya sedikit, faronya aja yang cengeng..


Ahh,,, sudah,,sudah kau memang selalu begitu, kapan akan menemui kakak,?? kakak rasa rencana kita sudah bisa kita lakukan bagaimana menurutmu???


Ahh, iya kak,,, fero akan pulang dan sepertinya tabungan kita sudah cukup untuk membeli rumah itu, dan mungkin tiga hari lagi fero akan kembali kak, karena fero harus ijin dulu sama bosnya fero kak


Baiklah,, kakak menunggumu,, dan baik baaik disana, jaga kesehatanmu dan jangan melupakan makan.


Siappp bossss,,, heheee kakak memang yang terbaik, aku menyanyangimu kak, terdengar suara fero sedikit sedih, karena dia sangat salut dan bangga memiliki seorang kakak seperti felix yang berjuang mati matian demi mereka berdua adik adiknya.

__ADS_1


Hemm,, baiklah,, jangan bersedih kakak tahu kau akan menangis setelah ini, ingat kakak tetap menyanyangi kalian apa pun yang terjadi apa kau paham fero.???


Iya kak,, fero bahagia kakak yang terbaik untuk kami.


Ya sudah kakak tutup dulu ya, kakak juga mau kerja


Tut,, sambungan terputus,, felix pun beranjak keluar kontrakkannya dengan peralatan jualanya yang selalu ia bawa walau pun itu sangat berat menggantung di lehernya,, tapi demi mimpinya itu tak membuat felix mengeluh, dan terus semangat.


Beberapa hari kemudian,, sebuah ketukan pintu di kontrakkan felix, membuat felix merasa aneh dan siapakah sepagi ini sudah bertamu pikirnya,


tokk,, tokkk


Feroooo,,, ahh, kakak merindukanmu,,


Fero juga kak, sambil berpelukan mereka melepas rindu.

__ADS_1


Aya kedalam,, kakak sedang sarapan,, apa kamu sudah sarapan??


Belum kak, fero sangat laparrr, hem nampaknya masakan kakak lezat, dan aku sudah sangat rindu dengan masakan kakak, dan menatap kakaknya dengan mata berbinar, Yah setiap kali fero bertemu dengan kakaknya fero selalu saja terlihat sedih, bahkan terkadang dia pura pura terlihat bahagia, karena tak ingin membuat kakaknya sedih,


Felix yang menyadari fero yang sudah berkaca kaca pun bicara lembut pada sang adik.


Fero,,, jangan seperti itu sayang, kakak sangat bangga memiliki adik seperti kalian, jangan sedih, kakak tahu kau sangat menghawatirkan kakak, dan kakak tidak akan pernah meninggalkan kalian berdua kakak janji, bukankah kita akan mewujutkan mimpi kita agar kita bisa bersama lagi, dan kita tidak akan menyianyiakan hasil kerja keras kita, iya kan sayang,, sembari mengelus kepala fero lembut.


Iya kak,, fero sudah gak sabar lagi kita akan tinggal bersama dan tak terpisah lagi, aku sangat merindukan faro kak,


Ya setelah ini kita akan mengunjunginya, dan kita juga akan bicara dengan ibu panti tak lama lagi kita akan membawa faro bersama kita dan tinggal bersama.


Baiklah kak,, fero yakin kakak bisa melakukan yang terbaik untuk kita.


Terimakasih fero, karena sudah membantu dan menyemangati kakak ya.

__ADS_1


Fero tak menjawab hanya menganggukkan kepala saja, dan tersenyum manis pada sang kakak.


Laaaaaannnnnjjjjjjjjjjuuuuuuuutttttttttttt


__ADS_2