Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 61


__ADS_3

Setibanya Ando di kantor, ia tak terlihat baik baik saja, fikiranya terus memikirkan felix.


Sementara rico yang sudah menjalankan perintah ando tersenyum senang karena dia sudah berhasil menemukan keberadaan felix.


rico pun bergegas menuju kantor untuk menemui Ando, ia tak mau bicara lewat sambungan telpon agar lebih jelas bicara pada ando.


Setibanya rico di kantor secepat mungkin ia menemui ando di ruangannya.


Tok,,tok,,


masuk,,, sahut ando dari dalam ruangan, ketika ando melihat rico yang datang, ando mendadak tegang apakah rico berhasil menemukan Felix.


melihat wajah dan senyum di bibirnya rico, ando merasa yakin rico berhasil menemukan felix.


Bagaiman????


ando bertanya dan tak sabar dengan hasil yang di bawa rico.


Tenang bos, semua sudah beres, nona felix ternyata bekerja sebagai Art di kediaman pak Baskoro Dwijaya, dan saya sangat terkejut juga dengan kabar ini, gerangan siapa yang bisa membawa nona bekerja disana, sementara kita tahu sendiri bagaimana sikap keluarga Baskoro yang sangat sombong dan munafik itu, ucap rico tidak senang menatap ando yang sudah sangat terlihat dia kesal.


Apa karena felix bekerja di rumah Baskoro kau takut dan tak ingin kita menemui felix disana??? tanya ando dengan tatapan yang sulit di artikan.


Sejak kapan kau melihatku takut,??? hanya seorang Baskoro tidak membuat aku gentar dan takut sedikit pun,!! apa kau lupa siapa aku bos??


Baiklah kalau begitu kita langsung kesana, dan aku tak ingin mengulur waktu, mami membutuhkan felix, ucap ando seraya beranjak dari duduknya, dab akan pergi menuju kediaman Baskoro Dwijaya.


Anda dan rico sudah berada di perjalanan menuju kediaman Baskoro, walau apa pun resikonya Ando akan membawa felix agar bisa bertemu dengan felix, pikirnya dalam hati dengan sedikit gelisah, dan rico yang melihat reaksi Ando pun berkata,, Jangan dipikirkan bos, aku akan berusaha dan melakukan sesuatu agar nona felix bisa kita bawa pada nyonya besar, ucap rico meyakinkan keraguan rico yang terlihat jelas dari raut wajah dan kegelisahannya.

__ADS_1


Ando hanya mengangguk menanggapi rico, dan tetap hanya diam.


Tak terasa mereka pun tiba didepan rumah kediaman Baskoro, saat satpan penjaga gerbang melihat siapa yang bertamu, tanpa basa basi dan bertanya, satpam tersebut langsung membuka gerbang dan mempersilahkan mereka masuk.


Ando yang sudah bertekad bulat dan tak mai tahu siapa pun yang menghalanginya akan ia singkirkan demi sang mami tercintanya.


Setibanya di depan rumah, seorang pelayan menyambut mereka.


Apakah tuanmu ada??? tanya rico


ada tuan, tuan sedang berada di taman belakang, mari saya antar sahut Art itu.


sepanjang menyusuri taman belakan Ando malah tak fokus menuju taman, namun ia mencari cari sosok seseorang yang sangat ingin ia lihat saat ini, namun ia tak kunjung bisa melihat felix.


Di taman belakang Baskoro yang sedang bicara dengan seseorang lewat telpon langsung mengakhiri sambungan tersebut, saat ia melihat sang ceo terkenal bertamu kedalam rumahnya.


Tak perlu anda segitu sambongnya menyambut seorang tamu tuan Baskoro, dan kedatangan kami kemari hanya sesuatu hal yang sangat tidak bisa kami abaikan, jadi jangan pasang sikap aroganmu itu pada kami, karena itu sama sekali tak berlaku pada kami, ucap rico tajam.


Oohh baiklah tuan asisten yang setia, kau memang sangat bisa diandalkan oleh tuanmu ini. ada apa kalian kemari?? tanya Baskoro


kami tak perlu basa basi dan tolong panggilkan salah seorang Artmu yang bernama nona Felix, karena kami tak banyak waktu dan rumahmu ini sangat tidak nyaman bagi kami, ucap rico dengan sombongnya.


ada kepentingan apa kalian dengan Art saya??? apa dia melakukan kesalahan???


atau jangan jangan tuanmu ini jatuh cinta pada Art itu, hahahahaaa, tertawa mengejek.


Sekali lagi kau bicara yang tidak jelas, maka tempat ini akan rata dalam hitungan menit acam ando.

__ADS_1


sementara ando yang tadinya tak ingin meladeni kegilaan Baskoro dia hanya diam saja, tapi kali ini ia sudah sangat banyak membuang waktuku, pikir ando.


Cepat kau panggil atauu....


ucapan ando terputus karena Baskoro langsung menjawab.


Baiklah,, sambil memberi isyarat pada pelayan yang berada di antara mereka pelayan tersebut langsung paham dan segera menuju dapur dan akan memanggil felix.


setibanya pelayan itu di dapur ia langsung bicara pada kepala pelayan dan menyampaikan sesuai yang di katakan oleh tuannya tadi.


kepala pelayan yang paham pun langsung segera menemui felix.


Felix,, kemari!!!


ah iya ada apa pak Dodo memanggil saya , ada yang bisa saya bantu pak?? tanya felix.


Kau tak perlu melakukan apa pun, tapi tuan sekarang menunggumu di taman belakang, dan segeralah, jangan buat tuan marah karena lama menunggu ucap dodo pada felix.


Baiklah kalau begitu saya permisi kesana dulu, berjalan menuju taman belakang.


dan felix yang tak tahu menahu siapa yang berada di taman belakang sama sekali tak punya firasat aneh, karena baginya di panggil tuannya itu sudah sangat biasa disertai dengan mulut kotornya yang selalu menghina.


Apakah felix mau pergi bersama Ando??


dan bagaimana reaksi felix dan ando saat bertemu ya, penasaran???


Ditunggu ya gaes kelanjutannya

__ADS_1


__ADS_2